BAYI
20 Februari 2020

5 Cara Menyapih Anak dari Botol Dot, Gampang Banget!

Konsisten adalah kunci sukses menyapih Si Kecil dari botol dotnya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Orami

Sebagian besar orang tua memberikan ASI perah melalui botol dot. Hal tersebut bukan tindakan yang salah, tetapi apakah Moms tahu bahwa terlalu lama membiarkan Si Kecil menggunakan botol dot juga bukan hal yang disarankan oleh ahli kesehatan atau dokter?

Sebuah studi dalam jurnal Pediatrics baru-baru menemukan bahwa usia 9 bulan mungkin merupakan usia optimal untuk menyapih Si Kecil dari botol dot, terlepas dari apakah botol dot itu berisi susu formula atau ASI yang dipompa.

Jonathon Maguire, MD, salah satu peneliti jurnal pediatrik tersebut sekaligus Dokter Anak di Rumah Sakit St. Michael di Toronto, mengatakan anak dengan orang tua yang memulai proses menyapih botol dot sejak mereka berusia 9 bulan, biasanya berhasil meninggalkan botol dotnya pada saat usia 2 tahun.

"Selain itu, membiasakan menyapih anak dari botol dot sejak dini juga cenderung membuat orang tua bebas stres. Berbeda dengan orang tua yang menunggu sampai usia diatas 1 tahun, tampaknya akan mengalami masa yang lebih sulit," katanya dikutip dari parents.com.

Selain itu, Dokter Anak Laura Jana, MD, mengatakan anak yang minum dari botol dot terlalu lama cenderung mengkonsumsi lebih banyak susu daripada yang diperlukan. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, konsumsi terlalu banyak kalori dari cairan, bahkan risiko gigi berlubang.

"Usia 12 - 15 bulan adalah usia di mana bayi dapat minum dengan cukup baik dari cangkir. Jika Anda menunggu lebih dari 18 bulan, menggunakan botol dot akan menjadi kebiasaan dan anak Anda akan semakin memiliki ketergantungan," katanya.

Cara Menyapih Anak dari Botol Dot

Berikut ini adalah beberapa cara menyapih anak dari botol dot yang juga disarankan oleh para ahli, sehingga Si Kecil tidak selalu tergantung pada botol dot yang mereka sayangi.

Baca Juga:Balita Sakit Gigi, Cari Tahu Penyebab dan Solusinya

1. Perkenalkan Gelas Sippy

Sippy Cup

Foto: Yourbestdigs.com

Cara menyapih anak dari botol dot yang utama adalah memperkenalkan penggantinya yaitu gelas sippy. Biasakan Si Kecil menggunakan gelas sippy yang diisi dengan asi perah atau susu formula, tidak hanya air atau jus.

Dikutip dari Kids Health, dokter merekomendasikan untuk mulai mengenalkan anak pada gelas di usia 6 bulan. Pada awalnya, Moms mungkin akan meihat banyak tumpahan. Namun, menginjak usia 12 bulan, banyak bayi sudah mulai bisa memgang dengan baik dan menum langsung dari botol.

Beli cangkir yang memiliki pegangan, tutup atau cangkir bayi dengan sedotan agar proses minum Si Kecil menjadi lebih mudah. Lakukan ini setiap hari sampai Moms benar-benar bisa melepas botol dot dari Si Kecil.

Ketika itu terjadi, buat hal tersebut sebagai tonggak penting dalam hidup Si Kecil dan bantu dia memahami bahwa hal itu merupakan hal yang baik dan tanda bahwa dia semakin besar.

2. Ganti dengan Makanan

Bayi Makan

Foto: KenaViral.com

Dikutip dari sebuah blog tentang keluarga blog.babycubby.com, seorang ibu melakukan cara menyapih anak dari botol dot dengan meningkatkan pola makan. Itu artinya, jatah botol dot berisi susu yang diberikan juga menjadi lebih sedikit.

Misalnya pada pagi hari, alih-alih memberikan botol susu, Moms hanya perlu memberikan sarapan lezat dengan jumlah yang lebih banyak. Hasilnya, terkadang Si Kecil lebih menginginkan makanan dibandingkan botol dotnya.

Baca Juga: Bayi 4 Bulan, Sudah Bisa Apa Moms?

3. Beri Objek Pengganti

Mainan Anak

Foto: Stocksnap.io

Cara menyapih anak dari botol dot yang juga bisa Moms coba adalah mencari objek lain. Mengisap bisa menjadi cara bagi Si Kecil untuk mencari kenyamanan, jadi tawarkan pengganti seperti selimut, boneka binatang, alunan musik, buku, atau hal lainnya yang bisa membantu Si Kecil menemukan zona nyaman lainnya.

4. Mengencerkan Susu

Mengencerkan Susu

Foto: Liputan6.com

Seseorang menyarankan cara menyapih anak dari botol dot dengan mengencerkan susu di dalam botol dot mereka dengan banyak air.

Selain itu, siapkan minuman menarik pada gelas sippy atau cangkir biasa agar menjadi lebih diinginkan Si Kecil daripada botol dotnya.

5. Konsistensi adalah Kunci

Konsistensi Adalah Kunci

Foto: think360studio.com

Cara menyapih anak yang satu ini memang terdengar klise, tetapi tentu saja penting untuk tetap berpegang pada senjata Moms. Meskipun, mereka mungkin memohonnya di tengah malam dan sebenarnya Moms tahu mereka akan kembali tidur jika bendera putih akhirnya dikibarkan.

Dalam jangka panjang, hal ini hanya akan memperpanjang proses dan akan ada malam yang lebih keras di depan nanti. Ingatlah bahwa konsistensi adalah kunci keberhasilan penyapihan.

Ketika semua berakhir pada waktunya atau Si Kecil sudah beralih pada gelas sippy-nya, pastikan Moms tidak membiarkan Si Kecil mengulangi polanya dan terlalu melekat pada cangkir barunya.

"Banyak anak-anak suka membawa atau tergantung gelas sippy-nya juga, jadi yang terbaik adalah memberikan gelas terbuka saat mereka menikmati camilan dan makanan. Ini juga akan membantu mendorong konsep minum hanya ketika duduk," kata Katie Mulligan, RD, seorang ahli diet anak-anak di Warwick, Rhode Island.

Baca Juga: 7 Cara Menyapih Anak dari Empeng Kesayangan

Itulah beberapa cara menyapih anak dari dotnya yang bisa Moms coba. Selamat mencoba!

(RIE/ERN)

Artikel Terkait