DI ATAS 5 TAHUN
4 September 2020

Ini Penyebab dan Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut pada Anak

Mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan mulut merupakan langkah awal untuk mencegah bau mulut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Bau mulut merupakan kondisi medis yang biasa disebut halitosis. Beberapa faktor bisa menyebabkan halitosis. Di antaranya, makanan dan minuman seperti bawang putih, bawang bombay, keju, dan soda.

Kondisi bau mulut pada anak bisa juga karena tidak rutin menggosok gigi, menyebabkan sisa-sisa makanan yang ada di dalam mulut, jika tidak dibersihkan akan membusuk dan menimbulkan bau.

Makanan yang terselip di sela gigi menjadi sarang bakteri yang menyebabkan mulut anak Moms memiliki wangi tak sedap.

Ada banyak hal yang menjadi penyebab bau mulut pada anak, yuk cari tahu penyebab dan cara mengatasinya berikut ini, Moms.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Bau Mulut yang Menganggu

Penyebab Bau Mulut pada Anak

penyebab bau mulut pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab dari bau mulut pada anak. Berikut ini beberapa penyebabnya.

1. Sinusitis Kronis

Sinusitis kronis adalah peradangan yang terjadi pada hidung. Kondisi ini bisa menjadi penyebab bau mulut pada anak. Hal ini ditandai dengan flu berkepanjangan, hidung selalu tersumbat, batuk, sakit kepala, dan nyeri pada wajah.

Saat terjadi, hidung Si Kecil biasanya akan mengeluarkan cairan berwarna hijau yang agak berbau. Saat memburuk, cairan ini akan menjadi sangat mengganggu dan bau.

2. Adanya Kondisi Gastrointestinal (GI)

Gastrointestinal atau yang lebih dikenal dengan perdarahan saluran cerna ini juga bisa menjadi penyebab bau mulut pada anak dan balita. Meski tidak sering, hal ini tetap harus diperhatikan.

Jika Moms mengetahui Si Kecil mengalami sakit perut, mual dan muntah, bisa jadi gastroesophageal (GERD) penyebabnya. Dalam kondisi ini, kemungkinan asam lambung anak akan naik ke kerongkongan dan keluar melalui mulut.

Penyebab bau mulut pada anak karena GI bisa juga infeksi helicobacter pylori, bakteri yang menginfeksi lambung dan menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya bau mulut.

Biasanya ditandai dengan campuran antara sakit perut, mual, mutah atau bersendawa. Tetapi, infeksi ini biasa lebih banyak terjadi pada orang dewasa. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan untuk terjadi pada anak juga.

Baca Juga: Bau Mulut Setelah Makan, Karena Terlalu Cepat Menghabiskan Makanan?

3. Bernapas Lewat Mulut

Hal lainnya yang bisa menyebabkan bau mulut pada anak adalah bernapas melalui mulut.

Meski terlihat sepele, tetapi melakukan pernapasan dari mulut dapat mengeringkan mukosa mulut, menyebabkan penurunan air liur, dan menyebabkan pelepasan bakteri yang berbau busuk di dalam mulut.

Moms pun harus tahu apa penyebab anak bernapas melalui mulut. Bisa jadi karena hidung tersumbat, alergi, hingga adanya gondok besar.

Bahkan Si Kecil yang baru tumbuh gigi bisa mengalami bau mulut karena tidur dengan mulut terbuka. Cara sederhana untuk mengatasinya adalah dengan menyikat gigi.

"Menyikat gigi setidaknya sebanyak 2 kali sehari, terutama sebelum tidur," ujar Dr. Geogina Roa-Remulla, dokter gigi anak dan Direktur Philippine Pediatric Dental Society, Inc (PPDSI).

4. Gigi Berlubang

Hal umum penyebab bau mulut pada anak adalah gigi berlubang. Sudah menjadi rahasia umum, gigi berlubang menyimpan banyak bakteri yang membuatnya mengeluarkan bau mulut.

"Penyebab utama terjadinya bau mulut pada anak adalah karena bakteri yang tumbuh dan menempel pada mulut dalam waktu yang lama," kata Dr. Carina Los Reyes, dokter gigi anak.

Karena itu, Moms harus benar-benar memperhatikan kesehatan gigi Si Kecil. Penting juga untuk memerhatikan apa yang dikonsumsi anak, seperti tidak membiarkan anak mengonsumsi permen terlalu banyak.

5. Tidak Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Dalam Journal of Natural Science, Biology, and Medicine, kesehatan gigi yang buruk adalah penyebab paling umum dari bau mulut pada anak. Mencegah penumpukan plak adalah kunci untuk menjaga kesehatan mulut.

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mengajari anak agar selalu menjaga kebersihan mulut. Moms bisa mengajari Si Kecil untuk menggosok gigi dengan benar sejak usia dini.

Pilih pasta gigi anak yang cocok dan memberikan manfaat maksimal untuk pertumbuhan gigi mereka. Dengan begitu, dalam keadaan normal, anak tetap akan memiliki bau mulut yang segar.

Baca Juga: Patut Tahu! Ini 5 Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Berlubang Pada Anak

Cara Mengatasi Bau Mulut pada Anak

mengatasi bau mulut pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa cara untuk mengatasi bau mulut pada anak. Yuk, baca lebih lanjut berikut ini, Moms. Mari atasi bau mulut pada anak dengan cara-cara berikut:

1. Menjaga Kebersihan Mulut

Mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan mulut merupakan langkah awal untuk mencegah bau mulut pada anak. Pastikan anak Moms menyikat giginya secara rutin dua kali dalam sehari dan melakukan flossing satu kali sehari.

Kedua cara ini berguna untuk menghilangkan sisa-sisa makanan dalam mulut. Atau, Moms juga bisa meminta mereka untuk berkumur-kumur setiap selesai makan.

Gunakan penyegar mulut (tanpa kandungan alkohol) yang direkomendasikan oleh dokter.

2. Minum Air Putih yang Banyak

Minum air putih membantu tubuh memproduksi air liur lebih banyak sehingga mulut tidak kering. Ini juga menjadi cara terbaik untuk 'menyiram' sel-sel mati dalam mulut yang membantu menghilangkan sumber bau mulut pada anak.

Jurnal National Library of Medicine menunjukkan, bahwa kekeringan mulut seringkali menyebabkan bau mulut. Cegah mulut kering dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Ajak Si Kecil minum air putih (bukan minuman berkafein atau bergula) sepanjang hari untuk membantu mendorong produksi air liur. Usahakan setidaknya delapan gelas air per hari.

3. Beri Makanan Bergizi

Beri Si Kecil makanan yang sehat setiap hari. Konsumsi makanan yang meningkatkan produksi air liur seperti nasi merah, jeruk, sayuran, buah, kacang-kacangan dan ikan.

Kurangi asupan gula pada anak, dan hindari minuman dan makanan manis, termasuk cokelat dan permen untuk mencegah bau mulut pada anak.

Baca Juga: 4 Tips Mencegah Bayi Bau Mulut, Bahaya Bila Dibiarkan!

4. Periksa ke Dokter Gigi

Jika Moms khawatir dengan bau mulut pada anak, katakan kepada dokter gigi. Bau mulut pada anak merupakan tanda ada yang salah pada mulut Si Kecil.

Bisa karena masalah ringan seperti salah makan. Namun, bisa juga karena kondisi medis. Terkadang, penyakit sinus dan ginjal bisa menyebabkan bau mulut. Ajak anak memeriksakan giginya ke dokter secara rutin.

5. Konsumsi Parsley

Selain ke dokter, Moms juga bisa mengatasi bau mulut pada anak dengan bahan-bahan alami seperti parsley, yang merupakan penyegar napas alami dengan antiseptik ringan.

Dalam jurnal National Library of Medicine, ditunjukkan bahwa peterseli dapat secara efektif memerangi senyawa belerang busuk. Tetapi, studi ini tidak dilakukan pada manusia.

Parsley memperlancar pencernaan dan mengurangi gas di usus yang menyebabkan halitosis. Semangati anak untuk mengunyah parsley setelah makan, namun pastikan tidak berlebihan mengonsumsinya.

6. Cairan Kumur dengan Cuka Sari Apel

Bisa juga menggunakan cuka sari apel, yang membantu membersihkan tubuh dari racun. Cuka sari apel juga efektif untuk menghilangkan bau mulut.

Caranya, campur satu sendok cuka sari apel dengan segelas air, lalu minta Si Kecil kumur-kumur menggunakan air tersebut dan muntahkan dalam waktu sepuluh detik.

Baca Juga: Inilah 6 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Tubuh

7. Campur Air dengan Baking Soda

Soda kue, yang juga dikenal sebagai natrium bikarbonat, dapat secara efektif membunuh bakteri di mulut dan mengatasi bau mulut pada anak. Bahan alami ini mengubah kadar pH pada mulut anak.

Untuk membuat obat kumur dari soda kue, tambahkan 2 sendok teh soda kue ke dalam 1 cangkir air hangat. Kumur-kumur setidaknya selama 30 detik sebelum meludahkannya.

Cara lain, tambahkan sedikit baking soda saat anak menyikat gigi untuk membantu membersihkan bakteri di mulut.

8. Jus Nanas

Banyak orang percaya bahwa jus nanas adalah pengobatan tercepat dan paling efektif untuk bau mulut pada anak. Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung teori ini, laporan anekdot menunjukkan bahwa teori ini berhasil.

Minumlah segelas jus nanas organik setelah setiap makan, atau kunyah irisan nanas selama satu hingga dua menit. Penting juga untuk diingat untuk membilas mulut dari gula dalam buah dan jus buah sesudahnya.

9. Teh Hijau yang Efektif

Teh hijau adalah obat rumahan yang efektif untuk bau mulut pada anak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau memiliki sifat desinfektan dan penghilang bau yang dapat menyegarkan nafas untuk sementara.

Seduh dua cangkir teh sebelum tidur dan dinginkan semalaman. Tuangkan teh dingin ke dalam botol air dan biarkan bekerja. Minumlah perlahan sepanjang hari.

Baca Juga: 5 Resep dan Manfaat Yogurt untuk Anak

10. Yogurt, dengan Kandungan Bakteri Sehat

Yogurt mengandung bakteri sehat yang disebut lactobacillus. Bakteri sehat ini dapat membantu memerangi bakteri jahat di berbagai bagian tubuh, seperti usus.

Penelitian menunjukkan bahwa yogurt juga dapat membantu mengurangi bau mulut pada anak. Sebuah studi menemukan setelah enam minggu mengonsumsi yogurt, 80 persen partisipan mengalami penurunan bau mulut.

Untuk menggunakan yogurt untuk melawan bau mulut, makan setidaknya satu porsi yogurt tanpa lemak tanpa lemak per hari.

11. Apel, Dapat Melawan Bau Bawang Putih

Satu studi menemukan bahwa apel mentah memiliki efek kuat melawan bau mulut bawang putih. Senyawa alami tertentu dalam apel menetralkan senyawa berbau busuk pada bawang putih.

Ini sangat berguna dalam yang napas bawang putihnya masih ada, karena menetralkan senyawa dalam aliran darah, bukan hanya menghilangkan bau mulut pada anak.

12. Konsumsi Jeruk

Jeruk tidak hanya menjadi makanan sehat, tetapi juga meningkatkan kebersihan gigi. Bau mulut pada anak terjadi karena tidak menghasilkan cukup air liur untuk membasuh bakteri yang berbau busuk.

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C membantu meningkatkan produksi air liur, yang dapat membantu menghilangkan bau mulut. Jeruk kaya akan vitamin ini.

Baca Juga: 8 Manfaat Kulit Jeruk yang Baik untuk Kesehatan dan Kecantikan

Pengobatan Medis Bau Mulut pada Anak

pengobatan medis

Foto: Orami Photo Stock

Diagnosis yang tepat untuk bau mulut pada anak akan mencakup pemeriksaan fisik kepala dan leher serta pemeriksaan gigi dan mulut. Dokter mungkin menggunakan alat yang disebut halimeter untuk mendeteksi gas sulfida dalam napas.

Hampir 90% dari semua kasus, bau mulut atau halitosis disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak tepat yang menyebabkan gigi berlubang dan masalah gigi lainnya.

Sementara, untuk perawatan medis bau mulut pada anak, karena penyebab bau mulut bervariasi, perawatan untuk kondisi tersebut bergantung pada penyebabnya.

Jika halitosis disebabkan oleh mulut kering, Si Kecil harus minum banyak cairan tanpa gula untuk meningkatkan jumlah produksi air liur di mulut. Dokter mungkin meresepkan pengganti air liur buatan.

Halitosis yang disebabkan oleh infeksi di mulut mengharuskan penyebabnya diobati terlebih dahulu melalui pengobatan atau pembedahan tergantung pada sifat dan tingkat infeksi.

Langkah pembedahan akan diperlukan untuk memperbaiki kerusakan gigi atau adanya abses.

Kondisi medis lain yang menyebabkan bau mulut harus ditangani sebelum dokter menjelaskan cara menyembuhkan bau mulut pada anak.

Artikel Terkait