PARENTING
21 Agustus 2017

5 Cara Terbaik Mengajarkan Keberagaman Pada si Kecil

Ajarkan keberagaman agar si kecil punya rasa empati tinggi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Melihat aneka budaya di dunia yang terus berbaur satu sama lain, menuntut orangtua untuk mulai mengajarkan keberagaman pada balita. Hal ini memang harus ditanamkan sejak dini, agar si kecil bisa menyikapi dengan bijak serta mengerti indahnya perbedaan.

Menjadi pribadi yang toleran dan sanggup menghargai nilai perbedaan menjadi kualitas diri yang wajib dimiliki balita saat tumbuh dewasa nanti. Untuk mengajarkan keberagaman pada balita, Mama bisa coba 5 cara terbaik berikut:

1. Baca cerita dari luar budaya kita

baca cerita dari luar budaya kita

Mama pasti pernah dengar cerita tentang Qorun, seorang pemilik harta yang sangat banyak hingga hartanya ditelan dengan bumi. Cerita yang berasal dari Timur Tengah ini sarat dengan budaya khasnya, seperti memakai sorban, gaya berbahasa, hingga warna kulit yang berbeda.

Saat si kecil mendengar cerita dari luar budaya Indonesia, dia akan belajar bahwa tidak semua orang sama seperti yang dia lihat. Tak semua memiliki kulit sawo matang, suara yang lembut, atau postur tubuh seperti orang tuanya.

Ajarkan juga pada si kecil bahwa tidaklah penting melihat seseorang dari rupa fisiknya, karena yang terpenting adalah niat baik dan perilaku seseorang.

2. Gunakan globe atau peta dunia

gunakan globe atau peta dunia

Mama juga bisa menggunakan bola dunia atau atlas untuk mengajarkan keberagaman. Jelaskan kalau dunia ini sangat luas, dan diisi oleh banyak orang dengan latar belakang budaya yang berbeda tergantung dengan tempat tinggalnya, serta tempat mengagumkan yang tak ada di Indonesia.

Berikan penjelasan semenarik mungkin, agar ia tertarik dan terdorong bertanya untuk mendengar cerita Mama lebih lanjut.

3. Sering jalan ke banyak tempat

jalan ke banyak tempat

Maksud jalan disini bukan traveling keluar negeri ya, tapi cukup menyusuri beberapa daerah di dalam kota yang kental dengan budaya tertentu. Misalnya, Mama bisa mengajak si kecil ke daerah pecinan untuk budaya khas yang identik dengan Tiongkok disana, atau ke tempat budaya lain seperti museum TMII, serta mengikuti acara adat.

Ini juga bisa menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mengajarkan kearifan dan kebaikan dari budaya tersebut, agar si kecil tahu bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang tak baik

4. Ikuti acara budaya

acara budaya

Ya, salah satu cara mengajarkan keberagaman pada balita adalah dengan memperlihatkan secara langsung pada si kecil. Kalau Mama berada di kota yang kental dengan budaya daerah, coba deh ajak si kecil menonton langsug pergelaran budaya tersebut. Jangan khawatir kalau Mama tinggal di kota besar dimana acara seperti itu jarang ditemukan, Mama tetap bisa mengajaknya menonton di Internet.

Katakan padanya bahwa berbagai budaya yang berbeda akan memperkaya dan melengkapi dunia, jadi jangan takut dengan perbedaan tapi justru merawatnya.

5. Berikan contoh toleransi yang nyata

contoh toleransi yang nyata

Melihat begitu banyak orang dewasa yang sepertinya tak bisa mempraktekkan toleransi, tak salah kalau Mama juga mengajarkan contoh toleransi secara nyata. Lain kali saat Mama berbicara atau mengobrol dengan orang yang berbeda budaya, jelaskan pada si kecil bahwa semua orang itu pada dasarnya sama.

Tanamkan juga bahwa sudah menjadi tugas kita sebagai sesama manusia untuk berlaku baik pada orang lain, dan tak pernah menghakimi seseorang hanya karena mereka berbeda.

Mengajarkan mengenai keberagaman sepertinya memang belum dianggap penting oleh orang tua. Percaya deh Ma, masa depan dunia akan menjadi jauh lebih baik bila balita bisa mengerti indahnya toleransi dan keberagaman sejak kecil. Budaya mana yang akan Mama kenalkan lebih dulu pada si kecil?

(WA)

Foto : Shutterstock

Artikel Terkait