3-5 TAHUN
8 Juli 2019

5 Ciri Anak Kekurangan Gizi, Perhatikan Ya Moms!

Kurang gizi bisa menyebabkan Si Kecil gagal berkembang
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, pernahkah khawatir melihat Si Kecil tak kunjung bertambah tinggi dan berat badannya? Terlebih jika dibandingkan dengan teman-teman sebayanya, Si Kecil tampak paling mungil. Bisa jadi, Si Kecil mengalami kegagalan untuk berkembang.

Banyak hal yang dapat menyebabkan Si Kecil gagal berkembang, di antaranya penyakit dan gangguan makan.

Gagal berkembang sendiri bukanlah sebuah penyakit, melainkan tanda bahwa anak kurang gizi.

Secara umum, anak-anak yang gagal berkembang, tidak menerima atau tidak bisa menerima, menyimpan, atau menggunakan kalori untuk membantu mereka tumbuh dan menambah berat badan yang cukup.

Dan ironisnya, anak kurang gizi bukan karena mereka tak mendapat cukup makan. "Banyak anak makan dengan buruk, mengonsumsi junk food, makanan olahan, dan gula rafinasi. Semua itu dikonsumsi sangat banyak," jelas dokter anak, Dr. Jack Maypole dari The Goddard School.

Menurut Maypole, anak yang picky eater mungkin rentan mengalami kurang gizi, tetapi biasanya tidak berbahaya. Justru anak-anak yang dengan lahap mengonsumsi junk food setiap saat, berisiko mengalami kurang gizi. Secara umum, inilah 5 ciri anak kurang gizi yang harus Moms waspadai.

Baca Juga: Dukung Perkembangan Otak Anak Dengan 5 Nutrisi Ini

1. Penurunan atau Peningkatan Berat Badan

anak kurang gizi

Ciri anak kurang gizi yang pertama adalah perubahan berat badan yang drastis. “Peningkatan atau penurunan berat badan yang drastis adalah gejala yang mengkhawatirkan pada anak dari segala usia,” kata Katherine Noble, MD, dari Sound Beach Pediatrics.

“Ini dapat terjadi akibat asupan gizi yang buruk, malabsorpsi nutrisi, atau kondisi kesehatan yang meningkatkan metabolisme,” katanya lagi.

Jika Si Kecil mengalami kondisi ini, pastikan Moms untuk membawanya ke dokter segera.

2. Lesu

anak kurang gizi

Anak-anak seharusnya memiliki energi berlebih. Tetapi jika Si Kecil mendadak lebih tertarik menonton televisi di sofa sepanjang hari dibanding bermain di luar, bisa jadi pertanda bahwa ia kekurangan zat besi atau bahkan mengalami anemia.

“Tanda-tanda awal kekurangan zat besi ditunjukkan dengan adanya kelelahan, kurang motivasi, apatis, atau bahkan depresi," kata James M. Greenblatt, Chief Medical Officer di Walden Behavioral Care.

Segera bawa Si Kecil ke dokter agar status gizinya dapat dipantau dan mendapat diagnosis yang tepat.

Baca Juga: Yuk, Berikan 9 Makanan Kaya Zat Besi Ini untuk Anak

3. Sulit Berkonsentrasi

anak kurang gizi

Jika Moms kerap kesulitan membuat Si Kecil berkonsentrasi terhadap sesuatu, bisa jadi ini adalah sebuah pertanda ia kurang gizi, terutama kekurangan makanan yang mengandung zinc.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa kadar seng yang rendah pada anak-anak dapat dikaitkan dengan kesulitan berkonsentrasi.

Makanan kaya zinc, termasuk daging, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, tampaknya memang termasuk dalam jenis makanan yang sering ditolak oleh anak-anak.

4. Kulit Kering

anak kurang gizi

Ciri anak kurang gizi selanjutnya adalah kulit Si Kecil kering dan bersisik, dan tidak membaik meski Moms mengoleskan lotion berkali-kali.

Jangan berasumsi bahwa cuaca musim dingin adalah penyebabnya, karena ini bisa jadi tanda Si Kecil kekurangan vitamin.

Kulit kering artinya Si Kecil mengalami dehidrasi kronis, atau itu berarti ia perlu meningkatkan asupan asam lemak esensial, vitamin A, dan asupan vitamin E.

Jangan lupa periksakan Si Kecil ke dokter anak sebelum Moms memutuskan untuk memberinya suplemen apa pun.

Baca Juga: Bolehkah Memberikan Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Anak?

5. Sembelit

anak kurang gizi

Buah hati kerap menolak sayur, sehingga besar kemungkinan ia mengalami sembelit. Terlebih, beberapa orang tua kerap merasa baik-baik saja selama Si Kecil mau minum susu.

Padahal, anak yang terlalu banyak minum susu sering mengalami sembelit, mengalami penurunan nafsu makan, dan membuat mereka mudah marah.

Jangan biarkan kondisi sembelit berlangsung lama dan konsultasikan pada dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen serat, atau memberikan trik-trik seperti menambahkan buah segar dan sayuran ke dalam smoothies atau milkshake yang disukai Si Kecil.

Itulah ciri-ciri anak kurang gizi yang harus Moms waspadai. Bila anak mengalami tanda-tanda di atas, segera hubungi dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(VAN)

Artikel Terkait