DI ATAS 5 TAHUN
19 Mei 2019

5 Dampak Kurang Perhatian Orang Tua Bagi Perkembangan Anak

Kebahagiaan dan kesuksesan anak juga dipengaruhi perhatian orang tua
Artikel ditulis oleh -
Disunting oleh -

Sebagian besar orang tua mungkin sudah tahu kalau asupan gizi dan pendidikan itu penting untuk mendukung perkembangan anak, tapi apa itu saja cukup?

Ternyata tidak, Moms. Perhatian orang tua juga berperan sangat penting dalam perkembangan anak, terutama bagi perkembangan kognitif, sosial, emosional, serta karakter pribadinya.

Sayangnya, aktivitas harian orang tua zaman sekarang yang begitu padat seringkali membuat anak kurang perhatian positif. Belum lagi ditambah kehadiran smartphone dan gawai yang cukup menyita perhatian Moms dan Dads.

Untuk mengingatkan Moms akan pentingnya waktu berkualitas dan perhatian positif bagi perkembangan anak, mari simak dulu beberapa dampak kurang perhatian bagi anak berikut:

1. Kurang Rasa Percaya Diri

dampak kurang perhatian orang tua bagi perkembangan anak 1

Foto : Verywellfamily.com

Anak kurang perhatian memiliki kepercayaan diri serta penilaian diri yang jauh lebih rendah ketimbang anak yang sering diberikan perhatian positif oleh orangtuanya, lho, Moms.

Ini terjadi karena kurangnya ucapan maupun tindakan yang menunjukkan perhatian, apresiasi, maupun pengakuan dari orang tua membuat anak selalu merasa dirinya tidak cukup baik untuk dicintai, dihargai, dan diberikan perhatian.

Baca Juga : 3 Perkembangan Anak yang Butuh Perhatian Serius

2. Meningkatnya Risiko Gangguan Kesehatan Mental

dampak kurang perhatian orang tua bagi perkembangan anak 2

Foto : Catalincucu.ro

Moms, dampak kurang perhatian bagi anak juga bisa dirasakan secara mental dan emosional.

Menurut artikel yang dilansir oleh Scientific American, anak kurang perhatian memiliki tingkat kortisol atau hormon stres yang lebih tinggi ketimbang anak yang diperhatikan dengan baik oleh orang tuanya.

Ditambah dengan kurangnya kadar oksitosin atau hormon bahagia, anak kurang perhatian lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, kepribadian narsistik maupun borderline personality disorder.

Baca Juga : Moms, Lakukan Ini Bila Balita Sering Mencari Perhatian Secara Negatif

3. Perkembangan Otak dan Kognitif Kurang Optimal

dampak kurang perhatian orang tua bagi perkembangan anak 3

Foto : Thejournal.ie

Perhatian orang tua, terutama dalam bentuk sentuhan penuh kasih sayang seperti pelukan, kecupan, atau belaian, dapat sangat mendorong perkembangan otak anak.

Sebuah studi yang mempelajari efek sentuhan juga mengindikasikan bahwa sel otak dan hubungan syaraf otak anak akan berkembang lebih cepat bila anak tumbuh dengan perhatian positif dari orang tua.

Maka otomatis bisa disimpulkan bahwa dampak kurang perhatian bagi anak adalah perkembangan otak serta kemampuan kognitif yang kurang optimal.

4. Beresiko Terjebak dalam Hubungan Abusif

dampak kurang perhatian orang tua bagi perkembangan anak 3

Foto : Independent.co.uk

Perkembangan kemampuan sosial emosional anak kurang perhatian cenderung tertinggal jauh dari teman sebayanya yang berasal dari keluarga penuh perhatian.

Mereka cenderung kesulitan membaca isyarat non-verbal, mendengarkan lawan bicara, mengekspresikan perasaan secara positif, membedakan sentuhan baik, dan sentuhan buruk, maupun mengenali batasan pribadi.

Dampak kurang perhatian bagi anak ini bukan hanya membuatnya kesulitan berinteraksi dan menjalin hubungan positif dengan orang lain lho, Moms.

Mereka juga menjadi lebih rentan terjebak dalam hubungan abusif, karena sedari kecil tidak diberikan contoh dan standar hubungan yang sehat dari orangtuanya.

Baca Juga : Efek Buruk Kurang Gizi bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

5. Mengganggu Kesehatan Fisik

dampak kurang perhatian orang tua bagi perkembangan anak 5

Foto : shutterstock.com

Menurut peneliti di Cousins Center for Psychoneuroimmunology, anak kurang perhatian juga berisiko lebih tinggi terkena kolesterol, penyakit kardiovaskuler, sindrom metabolik serta berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Hal ini diperkirakan terjadi karena adanya perubahan respons syaraf, akibat fisik dan emosional anak selalu waspada sebagai respons atas kurangnya perhatian orang tua.

Yuk, Moms, dukung perkembangan anak dengan memberikan lebih banyak curahan perhatian positif.

Menemani tanpa gangguan pekerjaan, smartphone, atau aktivitas lain, setidaknya 15 menit setiap hari saja akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi perkembangan anak.

Jadi bagaimana gaya Moms memberikan perhatian pada anak, melalui ucapan, sentuhan, bantuan atau cara lain?

(WA)

Sumber: mother.ly, raisingchildren.net.au

Artikel Terkait