RUPA-RUPA
21 Juli 2019

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Istirahat dari Pekerjaan

Usahakan untuk mengambil cuti panjang daripada berhenti dari pekerjaan
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Tempat kerja bisa dibilang sebagai rumah kedua bagi kita yang bekerja. Bahkan tanpa disadari, sebenarnya kita menghabiskan waktu lebih banyak di tempat kerja daripada dirumah. Hampir 40 jam dalam seminggu kita habiskan di tempat kerja.

Karena hal ini, biasanya banyak yang merasa bosan hingga mungkin merasa ingin istirahat atau rehat sejenak dari pekerjaan. Namun untuk beristirahat pun kita tidak bisa langsung memutuskan untuk berhenti begitu saja.

Ada beberapa hal yang mungkin harus dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk istirahat dari pekerjaan. Apa saja ya? Yuk cari tahu di bawah ini.

Baca Juga: Pekerjaan yang Cocok Untuk Ibu Rumah Tangga

1. Coba Pertimbangkan Waktu Kerja yang Fleksibel

rehat dari pekerjaan

Mungkin kita berpikir bahwa istirahat dari pekerjaan adalah keputusan terbaik untuk kita maupun keluarga. Namun perlu diingat, pertama kita harus mempertimbangkan segala pilihan yang ada terlebih dahulu.

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, jadi mencoba berbagai pilihan bisa dijadikan sebagai pilihan yang cerdas.

Coba pertimbangkan pengaturan waktu kerja yang fleksibel, seperti pekerjaan paruh waktu, remote working, pekerjaan per proyek atau kontak.

Pertimbangkan hal ini sebagai investasi jangka pendek kita dan untuk mendapatkan keuntungan financialnya.

2. Jaga Hubungan Baik dengan Atasan

rehat dari pekerjaan

Jika memungkinkan, coba negosiasi dengan atasan kita untuk mengambil waktu cuti yang panjang. Namun jika Moms tidak siap untuk kembali bekerja saat telah mendapatkan cuti panjang, coba mintalah tambahan waktu dari perusahaan.

Akan tetapi jika Moms memang benar-benar merasa mungkin tidak akan bisa bekerja dengan baik sama seperti dulu, coba tawarkan pada perusahaan untuk bekerja per projek atau sebagai konsultan, jadi kita tetap bisa menggunakan kemampuan kita untuk selanjutnya.

Baca Juga: 4 Pertimbangan Ketika Anda Memutuskan Resign

3. Perbaharui Resume hingga Hari Terakhir Kerja

beverage-flower-hands-948888.jpg

Agar semua rekam jejak pengalaman kita bisa terangkum dengan baik, jangan lupa untuk terus memperbaharui resume kerja sebelum memutuskan untuk istirahat dari pekerjaan. Hal ini sangat penting agar ketika kita sudah siap untuk kembali bekerja, semuanya sudah disiapkan dengan baik.

4. Tetap Menjalin Komunikasi dengan Kolega Kantor

rehat dari pekerjaan

Mantan atasan atau kolega kita mungkin akan mempekerjakan kita kembali suatu saat nanti. Jadi usahakan untuk tetap menjaga hubungan baik dengan kolega kantor kita ya.

Ajak mereka bertemu sesekali untuk membahas perkembangan kehidupan terkini atau sekadar bercerita saja juga boleh. Saat kita memutuskan istirahat dari pekerjaan atau bahkan keluar, bukan berarti kita harus memutuskan hubungan begitu saja ya.

Baca Juga: Intip Pekerjaan Ideal Untuk Anda Berdasarkan Zodiak!

5. Tetapkan Batas Waktu untuk Bekerja Kembali

daydreaming-desk-hair-6384.jpg

Penetapan waktu ini sangat berguna untuk kita menentukan kapan batas yang tepat untuk kita harus kembali bekerja kembali. Tanpa batasan waktu, tentu kita akan semakin terlena dengan waktu rehat kita.

Setelah kembali setelah istirahat dari pekerjaan, saatnya bagi kita untuk melihat kembali apakah pikiran dan tubuh kita sudah disegarkan kembali dan siap untuk bekerja? Bisa saja pandangan kita sudah berubah setelah mendapatkan waktu rehat yang cukup.

Itulah beberapa cara yang bisa kita pertimbangkan sebelum akhirnya benar-benar memutuskan untuk istirahat dari pekerjaan. Keputusan penting ini bukan hanya berpengaruh pada diri sendiri saja, namun juga aspek kehidupan lainnya.

Artikel Terkait