FASHION & BEAUTY
24 April 2018

5 Jenis Bahan Celana Dalam dan Efeknya Saat Dipakai

Pemilihan pakaian dalam yang salah dapat menimbulkan keputihan, iritasi hingga bau tak sedap dan gatal-gatal
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Celana dalam wanita memang banyak sekali ragam jenisnya, bahannya pun bermacam-macam. Tak hanya bahannya saja yang beraneka ragam, masing-masing ternyata memiliki efek yang berbeda-beda saat dikenakan. Kira-kira ada jenis bahan celana dalam apa saja ya?

Katun

shutterstock 645907594

Salah satu jenis kain yang banyak digunakan sebagai bahan celana dalam ialah katun. Hal ini dikarenakan memang materialnya yang didukung dengan tekstur halus yang dapat menyerap keringat.

Pakaian dalam berbahan katun memang sangat dianjurkan untuk digunakan, karena memang daerah kewanitaan tidak boleh terlalu lembap, karena bisa memungkinkan jamur untuk bersarang. Pemakaiannya pakaian dalam berbahan katun dapat menghindarkan kulit dari alergi dan iritasi.

Renda

shutterstock 106302446

Bahan berikutnya yang kerap digunakan sebagai bahan celana dalam wanita adalah bahan renda brokat atau lace yang memang memberikan sentuhan feminin.

Meski terlihat cantik dengan balutan motif bunga-bunga, namun bahan ini biasanya kerap menyebabkan gatal sehingga membuat Moms menjadi tak nyaman.

Terlebih bagi Moms yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya menghindari penggunaan pakaian dalam berbahan renda apalagi untuk waktu yang lama dan setiap hari.

Baca juga: Cara Memilih Celana Dalam Sesuai Bentuk Bokong

Nilon

665230 7

Bahan yang dapat mencegah kelembapan yang berlebih pada area kewanitaan Moms berikutnya adalah nilon. Terutama bagi Moms yang memiliki keringat berlebih, bahan ini amat cocok menjadi pilihan Moms dalam memilih pakaian dalam.

Memilih pakaian dalam memang tak dapat sembarangan, karena pemilihan yang salah dapat menimbulkan keputihan, iritasi hingga bau tak sedap dan gatal-gatal. Penggunaan bahan nilon ini akan membantu area kewanitaan Moms untuk tetap kering dan sehat.

Wool Merino

4504 348 holo 600x

Berikutnya ada bahan wool merino yang dikenal sebagai salah satu jenis kain yang memiliki kandungan anti bakteri sehingga dapat mendukung kesehatan Moms.

Tak hanya itu, bahannya juga ringan sehingga cocok sebagai material pembuat pakaian dalam wanita terutama yang memiliki aktivitas padat. Terakhir, bahan ini juga dapat menjaga tingkat kelembapan yang cukup agar organ intim Moms dapat terjaga kesehatannya.

Baca juga: 7 Bentuk Payudara Wanita dan Cara Memilih Bra yang Tepat

Satin

shutterstock 316590956

Terakhir, bahan yang dapat digunakan untuk membuat pakaian dalam wanita adalah bahan satin. Di mana bahan ini dapat menciptakan rasa nyaman pada area kewanitaan Moms karena teksturnya yang halus dan sejuk.

Teksur sejuk memang sangat dibutuhkan karena area kewanitaan perlu dijaga kelembapannya. Selain itu, motifnya yang glossy menciptakan kesan sangat feminin saat digunakan.

Nah, sekarang sudah tahu kan bahan celana dalam apa yang cocok untuk Moms? Jangan sampai salah memilih ya!

(MDP)

Artikel Terkait