GAYA HIDUP
20 September 2019

5 Kebiasaan Ini Cocok Untuk Menenangkan Pikiran dan Relaksasi Saraf

Menurut Ayurveda, menenangkan pikiran dan merelaksasi sistem saraf adalah syarat utama untuk pemeliharaan dan keseimbangan kesehatan seseorang.
Artikel ditulis oleh Heni
Disunting oleh Heni

Semua jenis stres dapat berdampak negatif jika tidak dikelola dengan tepat. Ketika sistem saraf kewalahan atau mengalami stres berlebih, tubuh yang sehat hanya mampu beradaptasi dan memberikan kompensasi dalam waktu singkat. Stres berlebihan, yang tampaknya banyak dialami orang tua zaman sekarang, dapat dengan mudah membanjiri pikiran, merusak fungsi saraf, dan membuat kita menua sebelum waktunya.

Menurut Ayurveda, sistem saraf diatur oleh vata, yang terdiri atas udara dan eter. Udara dan eter bersifat ringan, kering, cepat dan bergerak yang sifatnya mirip dengan sistem saraf. Terlalu dingin, terlalu banyak gerakan, atau terlalu banyak stres akan memperburuk vata dan menekan sistem saraf.

1. Memahami Mekanisme Stres

Kebiasaan Ini Cocok Untuk Menenangkan Pikiran dan Relaksasi Saraf 02 freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Menariknya, vata berada di usus besar. Penelitian baru telah menemukan bahwa usus besar adalah rumah dari triliunan bakteri bermanfaat yang membentuk mikrobioma. Bakteri ini jumlahnya mencapai sekitar 90% dari seluruh sel dalam tubuh manusia.

Ketika sedang stres, mikroba di saluran usus merasakan dan bereaksi, mengirimkan pesan alarm darurat ke sistem saraf pusat dan otak, yang kemudian mengirim pesan ke setiap sel tubuh.

Memahami mekanisme stres dari perspektif ayurvedic memungkinkan kita untuk menggunakan strategi yang efektif untuk merelaksasi sistem saraf. Metode kuno ini sangat sederhana, sangat efektif dan diakui oleh ilmu pengetahuan.

Apa sajakah yang bisa dilakukan? Mari kita bahas bersama!

Baca juga: Siapa Sangka Stres Bisa Menular? Simak Penjelasannya di Sini!

2. Meditasi

asma meditasi

Meditasi telah diakui oleh banyak penelitian dapat membangun kembali, mendukung, dan memperkuat sistem saraf.

“Penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat meningkatkan panjang telomer (tutup pada akhir setiap untai DNA yang melindungi kromosom kita) dalam tubuh, yang terkait dengan kesehatan dan memperpanjang umur,” ungkap Madhav Goyal, Profesor Kedokteran di Johns Hopkins University, Amerika Serikat.

3. Yoga

Kebiasaan Ini Cocok Untuk Menenangkan Pikiran dan Relaksasi Saraf 03 yoga  freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Salah satu cara paling efektif untuk berolahraga adalah berlatih “Salam untuk Matahari” (surya namaskara) dengan kombinasi pernapasan hidung yang dalam, dipadukan dengan serangkaian postur fleksi dan ekstensi yoga yang mendukung fleksibilitas dan kekuatan tubuh.

Kombinasi ini dapat mendukung aliran cairan tulang belakang otak, yang melumasi otak dan sistem saraf pusat. Ingat, penuaan dikaitkan dengan pengurangan 50% dalam produksi dan aliran cairan serebrospinal pada orang yang sehat. Yoga adalah salah satu cara memperlambat penuaan.

Baca juga: 6 Pose Yoga untuk Membantu Relaksasi

4. Terapi Alam

Menurut Ayurveda, keluar dan menghabiskan waktu di alam meningkatkan ojas di dalam tubuh. Ojas adalah zat dalam tubuh yang diyakini bertanggung jawab untuk vitalitas, kekebalan, dan kulit yang bercahaya.

“Sulit untuk mengabaikan kedamaian dan ketenangan yang ada di alam. Banyak orang memanfaatkan alam untuk berolahraga seperti mendaki gunung, menjelajah hutan, berkemah, berlari, dan bermain ski. Namun, pada praktiknya mereka juga melakukan terapi untuk ketenangan pikiran,” kata Dr. Goyal.

5. Pijat Harian

Kebiasaan Ini Cocok Untuk Menenangkan Pikiran dan Relaksasi Saraf 04 pijat  freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Penelitian menunjukkan, ketika Anda memijat diri sendiri, memijat orang lain, atau memeluk, menyentuh, atau merawat orang lain dengan cara yang penuh kasih, maka hormon oksitosin yang berfungsi meningkatkan kesehatan dan perasaan menyayangi akan lebih banyak dilepas ke seluruh tubuh.

Ayurveda menyarankan kita untuk memberikan pijatan dengan minyak sebelum atau sesudah mandi setiap hari. Minyak herbal ternyata akan menjelma menjadi persediaan makanan alami untuk mikroba (baik) yang hidup di kulit.

Baca juga: Moms, Ini 2 Hal yang Memengaruhi Hormon Oksitosin

(HEN/DIN)

Artikel Terkait