2-3 TAHUN
14 Agustus 2019

5 Langkah Mengatasi Asam Lambung Pada Anak

Asam lambung tidak hanya bisa menyerang orang dewasa, tapi juga anak-anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Orami

Asam lambung atau tukak lambung merupakan luka di bagian lapisan lambung. Banyak orang berpikir bahwa penyakit asam lambung ini hanya dialami oleh orang dewasa.

Namun, nyatanya anak-anak pun bisa terserang penyakit yang satu ini, lho. Penyebab paling umum adalah karena anak telat makan atau salah makan.

American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa pola makan anak sangat berpengaruh.

Makanan besar (large meal) dan makanan yang sangat asam atau sangat pedas, serta minuman bersoda dan berkafein bisa menimbulkan gejala asam lambung.

Selain itu, menurut AAP, penyakit ini biasanya lebih banyak terjadi pada anak yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Penyakit asam lambung pada anak biasanya akan menyebabkan perut mulas serta rasa tidak nyaman pada perut dan bagian dada.

Beberapa anak yang mengalami asam lambung bisa sembuh dengan sendirinya, tapi tidak menutup kemungkinan beberapa anak pun membutuhkan bantuan medis dalam penanganan.

Bila dibiarkan, penyakit ini pun bisa membuat tumbuh kembang anak terhambat, muntah-muntah, bahkan demam.

Baca Juga: Benarkah Kopi Memicu Maag? Ini 7 Cara Minum Kopi Agar Tidak Sakit Perut

Nah, kalau Si Kecil mengalami asam lambung, tak usah panik. Berikut ini beberapa cara mengatasi asam lambung pada anak yang bisa Moms lakukan sebagai pertolongan pertama.

1. Jangan Biarkan Perut Anak Kosong

Mengatasi Asam Lambung pada Anak 2.jpg

Saat asam lambung menyerang, jangan biarkan perut anak kosong karena Si Kecil bisa merasakan perih di perut bahkan sampai ulu hati.

Nah, supaya Si Kecil tidak merasa kesakitan, selalu pastikan perutnya terisi dengan makan-makanan yang bergizi ya, Moms.

2. Berikan Makan 2-3 Jam Sekali

Mengatasi Asam Lambung pada Anak 1.jpg

Cara mengatasi asam lambung pada anak berikutnya adalah memberikan makanan dengan sering.

Tidak perlu dalam porsi besar, yang penting adalah perut sering diisi makanan. Frekuensi makan yang meningkat ini dibutuhkan agar perut Si Kecil tidak kosong.

Setelah makan pun, jangan biarkan ia melakukan aktivitas yang terlalu banyak agar perutnya tidak sakit.

Ajak Si Kecil untuk duduk tegak selama beberapa saat setelah makan agar makanan bisa dicerna dengan baik.

Baca Juga: GERD, Gangguan Pencernaan yang Mirip Serangan Jantung

3. Hindari Makanan dan Minuman Ini

Mengatasi Asam Lambung pada Anak 3.jpg

Walaupun harus sering diberikan makan, bukan berarti semua makanan dan minuman aman dikonsumsi saat sedang asam lambung, lho.

Berikut ini makanan dan minuman yang harus dihindari bila asam lambung pada anak menyerang:

  • Buah yang asam (jeruk dan lemon)
  • Cokelat
  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein
  • Makanan yang berminyak dan berlemak
  • Bawang putih dan bawang bombay
  • Makanan pedas
  • Saus tomat dan saus cabai
  • Permen pedas

4. Gunakan Bantal Kepala Saat Anak Tidur

Mengatasi Asam Lambung pada Anak 4.jpg

Walaupun biasanya Si Kecil biasa tidur tanpa bantal, tapi saat asam lambung menyerang usahakan agar ia tidur dengan bantal kepala.

Bantal kepala berfungsi untuk mengangkat bagian dada dan kepala lebih tinggi sehingga gas dari lambung tidak naik.

Dengan begini, Si Kecil tidak akan mengalami sesak dada dan sakit kepala saat bangun tidur nanti.

Baca Juga: Mengatasi Heartburn dan 3 Manfaat Lain Madu untuk Kesehatan Ibu Hamil

5. Ajak Anak untuk Rajin Bergerak

Mengatasi Asam Lambung pada Anak 5.jpg

Setelah sudah sembuh nanti, untuk menghindari terjadinya asam lambung pada anak di kemudian hari nanti, ajak ia untuk lebih banyak bergerak ya, Moms.

Batasi penggunaan gagdet agar anak bisa bermain hal-hal lain yang membutuhkan banyak pergerakan.

Dengan lebih banyak bergerak, energi anak jadi lebih banyak terbuang sehingga anak bisa merasakan lapar dan tidak telat makan lagi.

Semoga tips di atas bisa membantu Moms dan Dads ketika mengatasi asam lambung pada anak, ya.

Bila sakit masih berlanjut dalam waktu cukup lama, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Semoga Si Kecil cepat pulih kembali!

(SR/ERW)

Artikel Terkait