KEHAMILAN
27 April 2020

5 Mitos Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Moms Masih Percaya?

Mungkin Moms masih sering melakukannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Tidak terhitung banyaknya mitos berhubungan intim agar cepat hamil yang masih dipercaya di seluruh dunia.

Sayangnya, mempercayai berbagai mitos tersebut tidak menjamin bahwa Moms akan benar-benar cepat hamil.

Mitos Mengenai Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil

Yuk, ketahui apa saja mitosnya:

1. Agar Cepat Hamil Harus Berhubungan Intim Setiap Hari

5 Mitos Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Moms Masih Percaya? 1

Foto: pixabay.com

Memang tidak ada larangan mengenai berhubungan intim setiap hari, jika Moms dan Dads sam-sama menginginkannya.

Akan tetapi, mengutip Very Well Family, hingga saat ini tidak ada bukti bahwa berhubungan intim setiap hari dapat membantu Moms untuk lebih cepat hamil.

Alasan utama mengapa melakukannya setiap hari tidak menjamin lebih cepat hamil tidak lain karena proses terjadinya kehamilan tidak hanya sebatas berhubungan intim.

Ada berbagai faktor fisiologis yang juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembuahan.

Baca Juga: Banyak Manfaatnya Bila Dilakukan Rutin, Ini Trik Agar Jadwal Berhubungan Intim Menjadi Teratur

2. Harus Berhubungan Intim Dengan Posisi Tertentu

5 Mitos Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Moms Masih Percaya? 2

Foto: pixabay.com

Katanya, beberapa posisi berhubungan intim, misalnya misionaris, bisa membantu mempercepat kehamilan.

Tetapi terlepas dari apa yang sering Moms dengar, posisi tidak mempengaruhi peluang seseorang untuk hamil.

“Lendir serviks selama masa puncak ovulasi berfungsi membantu pergerakan sperma, sifatnya kental dan lengket,” ungkap Dr. Sheeva Talebian, seorang ahli endokrinologi reproduksi di CCRM New York, seperti dikutip dari She Knows.

“Ketika berhubungan intim, lendir serviks menyerap sperma dan memungkinkan mereka untuk terus berenang ke dalam rahim, menuju tubal di mana sperma dapat bertemu telur.”

Oleh karena itu, menurut Dr. Talebian, kehamilan bisa tetap terjadi tidak peduli posisi seperti apa yang digunakan saat berhubungan intim.

Baca Juga: Ternyata Ini 5 Alasan Pria Sering Tidur Setelah Berhubungan Intim!

3. Harus Berbaring Beberapa Menit Setelah Berhubungan Intim

5 Mitos Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Moms Masih Percaya? 3

Foto: pexels.com

Apa Moms sering melakukan mitos berhubungan intim agar cepat hamil yang satu ini tetapi belum juga membuahkan hasil?

Ternyata berbaring di tempat tidur untuk mencegah sperma keluar setelah berhubungan intim memang tidak akan mempengaruhi peluang kehamilan.

“Ada satu ton cairan yang menampung sperma dan inilah yang sebagian besar keluar dari vagina setelah berhubungan intim,” kata Dr. Talebian.

“Sperma merupakan bagian mikroskopis dari cairan itu dan tertarik ke lendir serviks yang lengket. Karena itu, jika Anda berdiri segera setelah berhubungan intim, sejumlah sperma mungkin akan keluar, tetapi masih ada jutaan sperma yang bisa mencapai serviks.”

Baca Juga: Kapan Waktu Tepat Untuk Berhubungan Intim Saat Hamil?

4. Mengangkat Kaki Sambil Telentang Setelah Berhubungan Intim

5 Mitos Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Moms Masih Percaya? 4

Foto: pexels.com

Tidak cukup hanya dengan tetap berbaring, tetapi beberapa wanita juga percaya bahwa telentang sambil mengangkat kaki menempel di dinding akan membantunya cepat hamil. Sayangnya, hal tersebut ternyata tidak benar.

“Melakukannya ataupun tidak, itu sama sekali tidak ada bedanya (terhadap peluang kehamilan dan keberhasilan pembuahan),” kata Al Yuzpe, seorang OB / GYN yang berbasis di Vancouver, seperti dikutip dari Today’s Parent.

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Berhubungan Intim yang Ternyata Meningkatkan Potensi Hamil

5. Berhubungan Intim Paling Baik Hanya Saat Ovulasi

5 Mitos Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Moms Masih Percaya? 4

Foto: unsplash.com

Ovulasi memang saat yang paling subur bagi seorang wanita. Namun, berhubungan intim hanya saat hari perkiraan ovulasi tidak dapat menjamin Moms akan segera hamil.

Hal tersebut dikarenakan telur yang dilepaskan saat ovulasi hanya bertahan selama 24-48 jam. Sementara sperma membutuhkan waktu untuk ‘berenang’ di dalam serviks sebelum bertemu dan membuahi telur.

Jadi, jika hubungan intim hanya dilakukan setelah tes ovulasi menunjukkan hasil positif, proses pembuahan justru mungkin tidak terjadi. Sebagaimana dijelaskan Lubna Pal, M.S., F.A.C.O.G, profesor Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi di Yale School of Medicine pada Women’s Health Magazine.

Selain itu, hasil penelitian yang diterbitkan di PubMed menemukan bahwa hanya sekitar 12,7% perkiraan ovulasi yang benar-benar tepat, yang umumnya jatuh pada hari ke-14 atau 15 setelah menstruasi. Terlebih lagi pada kebanyakan wanita, ovulasi sering kali tidak menunjukkan tanda-tanda apa pun.

Baca Juga: Seberapa Sering Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil?

Itulah berbagai mitos berhubungan intim agar cepat hamil. Mitos manakah yang selama ini masih Moms percayai?

Artikel Terkait