PROGRAM HAMIL
28 Maret 2019

5 Penyebab Nyeri Perut Saat Hamil yang Tak Boleh Diremehkan

Jangan abaikan nyeri perut saat hamil jika berbeda dengan biasanya
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Nyeri perut adalah satu dari sekian banyak peristiwa yang akan Moms rasakan saat hamil. Keadaan ini akan terjadi lebih sering saat trimester ketiga kehamilan.

Komunikasi dengan dokter penting untuk dilakukan agar bisa menjadi acuan tindakan Moms berikutnya. Hal yang menjadi perhatian adalah apakah rasa nyeri yang terjadi bisa berbahaya buat janin dan Moms.

Berikut beberapa penyebab nyeri perut saat hamil yang bisa berbahaya jika terjadi terus menerus dan tidak ditangani oleh dokter kandungan.

1. Rahim Sedang Bertumbuh

nyeri perut 01

Foto: youtube.com

Perpindahan usus atau usus yang bergerak akan membuat Moms nyeri karena pertumbuhan rahim yang menggeser usus.

“Hal ini menyebabkan mual, nyeri, mudah kenyang, dan bengkak di perut,” kata Patrick Duff, M.D, profesor bidang obgyn.

Jika itu terjadi, maka solusinya Moms harus banyak beristirahat.

Baca Juga: 5 Cara Aman Atasi Perut Kembung Saat Hamil

2. Nyeri di Ligamen Perut

nyeri perut 02

Foto: todayshow.com

Saat trimester kedua, Moms akan mulai merasakan nyeri pada ligamen yang menyebabkan ketidaknyamanan saat beraktifitas.

Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan jaringan dan pembengkakan yang terjadi selama kehamilan.

Selangkangan juga akan merasa tidak enak.

Jika ini terjadi terus menerus, jangan ragu untuk pergi ke dokter kandungan.

3. Sembelit atau Gas

nyeri perut 03

Foto: readersdigest.com

Sulit buang air besar atau kecil akan membuat perut nyeri. 

Ketakutan yang dipikirkan jika terlalu keras mengeluarkan kotoran tentu akan menyakiti janin.

Cara mudahnya adalah minum banyak air agar Moms lebih mudah mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi serat dengan makan sayuran. Selain bagus untuk menjaga berat badan, serat juga bagus untuk untuk melancarkan buang air.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Makan Saat Hamil yang Ternyata Berisiko Untuk Kesehatan Janin

4. Kontraksi Braxton Hicks

nyeri perut 04

Foto: pampers.com

“Hal ini tidak terkait dengan pelebaran serviks,” kata Dr. Duff. 

Moms wajib pergi ke dokter untuk bertanya apakah perbedaan kontraksi dengan nyeri yang Moms rasakan.

Kontraksi Braxton Hicks atau kontraksi palsu menyebabkan nyeri perut yang hebat rasanya, jadi Moms harus komunikasikan dengan dokter jika hal itu terjadi.

Dehidrasi dapat memicu kontraksi ini. Jadi, disarankan untuk menjaga kadar air dalam tubuh Moms.

5. Kehamilan Ektopik

nyeri perut 5

Foto: closermagazine.com

Nyeri perut dapat terjadi apabila Moms hamil di luar rahim atau mengalami kehamilan ektopik.

Kehamilan ini biasa disebut hamil anggur. Tentunya janin tidak bisa bertumbuh normal layaknya janin yang berada dalam rahim.

Saat itu terjadi, Moms akan merasakan sakit dan nyeri yang luar biasa dan tak berkesudahan.

Kondisi ini akan diikuti dengan pendarahan yang intens. Pendarahan biasanya terjadi di usia kehamilan minggu 6 sampai 10.

Baca Juga: Ini Dia Pola Makan Ibu Hamil agar Tidak Mual di Trimester Pertama

Hati-hati akan tanda-tanda nyeri perut saat hamil seperti di atas, ya, Moms. Apakah Moms pernah mengalami nyeri perut pada saat kehamilan yang berlebihan?

(GSA)

Artikel Terkait