BALITA DAN ANAK
14 Agustus 2020

5 Penyebab Sakit Tenggorokan Pada Anak dan Tips Mengatasinya

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Cegah anak menderita sakit tenggorokan akibat hal-hal berikut ini.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat anak mengalami sakit tenggorokan ia jadi sering menangis, tidak memiliki napsu makan, bahkan menjadi sangat rewel.

Si Kecil bahkan jadi sering menangis karena ia merasa tidak nyaman dengan gejala yang ditimbulkan seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, mual, amandel yang membengkak, susah menelan, batuk pilek, bahkan demam.

"Sakit tenggorokan sering terjadi di masa kanak-kanak. Sebagian besar sakit tenggorokan itu bahkan tidak perlu dikhawatirkan karena itu hanyalah bagian dari flu biasa, tidak menyebabkan masalah, dan bisa sembuh tanpa perawatan apa pun," ujar dokter Claire McCarthy, MD dari Harvard Medical School, Amerika.

Penyebab Sakit Tenggorokan yang Wajib Diwaspadai

penyebab anak sakit tenggorokan, anak jadi sakit tenggorokan, sakit tenggorokan

Foto: today.com

Virus adalah alasan paling umum penyebab sakit tenggorokan. Jika sakit tenggorokan anak disertai dengan bersin, hidung meler, batuk, atau demam dengan suhu rendah, bisa jadi virus ini telah menginfeksi sistem pernapasan bagian atas Si Kecil.

Dalam kasus seperti itu, tidak perlu terburu-buru ke dokter. "Pada sebagian besar pilek, cukup menunggu sampai virus hilang dengan sendirinya. Biasanya dalam waktu sekitar 7 hingga 10 hari," kata dokter Marvin M. Lipman, M.D., kepala penasihat medis Consumer Reports. Namun, terdapat beberapa peyebab lain yang dapat menjadi penyebab anak sakit tenggorokan.

Baca Juga: 5 Cara Menenangkan Anak Rewel Karena Sakit Radang Tenggorokan

1. Virus Flu

penyebab anak sakit tenggorokan, anak jadi sakit tenggorokan, sakit tenggorokan

Foto: parents.com

Penyebab sakit tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti flu biasa. Penyakit-penyakit ini lebih sering muncul di suhu yang lebih dingin tetapi dapat terjadi juga sepanjang tahun.

Selain sakit dan gatal pada tenggorokan, virus flu juga dapat menyebabkan anak demam, pilek, dan batuk. Infeksi ini biasanya membaik tanpa pengobatan dalam 7 sampai 10 hari.

Cara terbaik untuk merawat tenggorokan yang dingin dan sakit adalah membantu menjaga anak tetap nyaman dan memastikan ia mendapat banyak cairan dan istirahat.

2. Bakteri

penyebab anak sakit tenggorokan, anak jadi sakit tenggorokan, sakit tenggorokan

Foto: foxnews.com

Selain karena virus, penyebab sakit tenggorokan yang dialami Si Kecil juga umum terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh jenis bakteri streptococcus.

Seiring dengan sakit tenggorokan, anak-anak mungkin mengalami demam, sakit kepala, sakit perut (kadang-kadang dengan muntah), dan juga ruam merah.

Semua gejala ini juga dapat dilihat pada anak yang terkena infeksi virus, jadi Moms harus benar-benar memeriksa pennyebabnya.

Radang tenggorokan sebenarnya bisa menjadi lebih baik tanpa antibiotik, tetapi biasanya dokter memberi antibiotik untuk mencegah komplikasi.

Baca Juga: 7 Obat Alami untuk Atasi Sakit Tenggorokan

3. Alergi

penyebab anak sakit tenggorokan, anak jadi sakit tenggorokan, sakit tenggorokan

Foto: raisingchildren.net.au

Ketika anak jadi sakit tenggorokan karena iritasi akibat reaksi alergi terhadap partikel udara maka perawatan menjadi sedikit lebih rumit.

Untuk hal yang satu ini Moms harus menjauhkan Si Kecil dari penyebab alergi seperti putik sari, asap rokok, bulu hewan, dan sebagainya.

Mencegah alergi dengan membatasi paparan iritasi sangat penting dalam mengurangi sakit tenggorokan dan gejala terkait lainnya.

Biasanya sakit tenggorokan, pilek, dan dampak lain yang ditimbulkan berlangsung 3 hingga 14 hari.

4. Udara yang Kering

penyebab anak sakit tenggorokan, anak jadi sakit tenggorokan, sakit tenggorokan

Foto: molekule.science

Dikutip dari Mayo Clinic udara yang kering dalam sebuah ruangan bisa membuat tenggorokan terasa kasar dan gatal, terutama di pagi hari.

Selain itu, jika Si Kecil terlalu sering bernapas melalui mulut karena hidung tersumbat, ini pun bisa menyebabkan radang.

Pastikan Moms menjaga udara tetap lembap saat Si Kecil sedang flu atau mengalami penyumbatan pernapasan agar anak tidak sakit tenggorokan.

5. Kurang Istirahat

penyebab anak sakit tenggorokan, anak jadi sakit tenggorokan, sakit tenggorokan

Foto: see.news

Tidak mendapatkan cukup istirahat pun dapat menjadi penyebab sakit tenggorokan. Cukup istirahat sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhannya agar ia dapat tumbuh secara optimal.

Kurang istirahat bisa menyebabkan imunitas anak menurun dan mudah terkena penyakit, salah satunya sakit tenggorokan.

Baca Juga: 5 Tips Redakan Sakit Tenggorokan

Setelah mengetahui penyebab sakit tenggorokan pada Si Kecil , pastikan Moms dan Dads dapat menjaga Si Kecil lebih baik lagi dan cari tahu cara mengatasi sakit tenggorokan pada anak.

Cara Meredakan Sakit Tenggorokan Anak

meredakan sakit tenggorokan anak

Foto: health.clevelandclinic.org

Sebelum benar-benar membawa Si Kecil ke dokter, tak ada salahnya Moms atau Dads memberikan pertolongan pertama untuk meredakan sakit tenggorokan Si Kecil.

Sebab, rasa sakit yang ia alami pasti membuatnya sangat tidak nyaman, ini yang bisa Moms dan Dads lakukan.

1. Berikan Cukup Air

meredakan sakit tenggorokan anak

Foto: pdckids.com

Untuk menjaga tenggorokannya tetap nyaman, berikan Si Kecil cukup air agar tenggorokannya selalu lembap.

“Pernahkah memperhatikan bahwa sakit tenggorokan rasanya buruk di pagi hari? Itu karena tenggorokan menjadi sangat kering dalam semalam," jelas dokter Valerie.

Dengan memberikan Si Kecil banyak cairan, akan membantunya terhindar dari tenggorokan kering yang menyiksa.

2. Kumur dengan Air Garam

meredakan sakit tenggorokan anak

Foto: popsugar.com

Berkumur dengan air garam hangat bisa membantu menenangkan tenggorokan Si Kecil yang gatal. Pasalnya, garam mampu membantu mengeluarkan lendir dari jaringan yang bengkak dan meradang.

Selain itu, garam juga dapat membantu anak untuk merasa lebih nyaman. Berikan Si Kecil air garam yang terdiri dari 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam meja yang dilarutkan dengan segelas air hangat.

Kemudian bantu Si Kecil berkumur beberapa detik dan keluarkan. Ulangi kumur garam ini setiap beberapa kali sehari.

Baca Juga: Radang Tenggorokan pada Ibu dan Anak

3. Berikan Comfort Food

meredakan sakit tenggorokan anak

Foto: monikabriggs.com

Saat Si Kecil mengalami sakit tenggorokan, pastikan ia mendapatkan comfort food. Makanan dan minuman yang menenangkan tentunya dapat membantu Si Kecil mengatasi rasa sakitnya. "Sup ayam adalah obat rumahan yang paling sering diresepkan untuk sakit tenggorokan dan gejala flu," jelas dokter Caroline Roberts, M.D., asisten direktur residensi di UNC Family Medicine.

Terdapat data yang menunjukkan bahwa sup ayam bekerja dengan menghambat migrasi neutrofil, komponen di dalam tubuh yang menyebabkan peradangan di tenggorokan.

4. Gunakan Pelembap Udara

meredakan sakit tenggorokan anak

Foto: mashable.com

Cara lain untuk meredakan sakit tenggorokan Si Kecil adalah dengan menggunakan pelembap udara atau humidifier. Menggunakan humidifier akan sangat membantu Moms dalam menghilangkan udara kering yang dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan Si Kecil.

Namun, pastikan untuk membersihkan pelembap secara teratur, sehingga tidak menumbuhkan jamur atau bakteri.

5. Teh Bunga Chamomile

meredakan sakit tenggorokan anak

Foto: livescience.com

Teh chamomile telah lama dipakai untuk tujuan medis, karena memiliki khasiat untuk menyembuhkan. Selain itu teh chamomile juga dipercaya dapat membuat tidur jadi lebih nyenyak dan menghindari batuk terus menerus di malam hari yang membuat Si Kecil tidak nyaman.

Sifat anti-bakteri dan anti-virus yang membantu melawan infeksi di dalamnya akan membantu Si Kecil mengurangi rasa sakit. Berikan Si Kecil teh chamomile dua kali sehari.

Baca Juga: Simak Cara Mengobati Esofagitis (Sariawan Tenggorokan) Berikut Ini

Dengan tindakan yang tepat dan mengetahui penyebab sakit tenggorokan pada anak dan cara mengatasinya, tentu akan meminimalisir penyakitnya menjadi lebih parah. Selamat mencoba, Moms!

Jika terjadi infeksi sebaiknya segera konsultasikan pada dokter kepercayaan Moms dan Dads.

Artikel Terkait