2-3 TAHUN
4 November 2019

5 Pertimbangan Sebelum Memulai Homeschooling Untuk Balita

Agar efektif, homeschooling harus direncanakan dengan matang.
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Metode homeschooling atau sekolah rumah untuk anak balita belakangan mulai banyak dijalankan oleh para orang tua di Indonesia, terutama oleh mereka yang merasa kurang puas dengan sistem pembelajaran di preschool umum.

Kalau Moms termasuk salah satu orang tua yang berniat mengajak balita sekolah di rumah, perhatikan dulu pertimbangan sebelum anak homeschooling berikut ini, ya.

Baca Juga : 3 Cara Mengenali dan Mengembangkan Bakat serta Impian Anak

Tujuan Yang Ingin Dicapai

5 pertimbangan sebelum memulai homeschooling untuk balita 1

Tutorsfield.com.au

Moms, sudah tahu tujuan apa yang ingin dicapai dengan menerapkan metode homeschooling?

Sama seperti sekolah atau preschool umum, hasil pembelajaran yang ingin dicapai dari homeschooling akan berkaitan erat dengan materi belajar serta cara penyampaiannya.

Sebagai contoh, materi homeschooling untuk balita yang diajarkan dasar bahasa mandarin akan berbeda dengan balita yang diharapkan menguasai dasar coding.

Komitmen Waktu

5 pertimbangan sebelum memulai homeschooling untuk balita 2

Rand.org

Setelah mengetahui tujuan yang ingin dicapai, maka pertimbangan sebelum anak homeschooling yang selanjutnya adalah komitmen waktu yang bisa Moms berikan.

Meski sistem pembelajaran homeschooling lebih fleksibel, coba pikirkan dulu apakah Moms siap meluangkan cukup banyak waktu untuk melakukan beberapa hal berikut:

  • Menyusun dan menyiapkan materi belajar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
  • Merencanakan serta membuat fasilitas dan kegiatan pendukung, seperti flash card, lembar belajar, dll.
  • Mencatat dan mengevaluasi kemajuan belajar si kecil.
  • Menemani balita belajar.

Baca Juga : Homeschooling untuk Balita, Bermanfaat atau Tidak?

Kecukupan Biaya

5 pertimbangan sebelum memulai homeschooling untuk balita 3

Romper.com

Sekolah di rumah bukan berarti sama sekali tak ada biaya lho, Moms. Secara realistis, tetap ada biaya yang harus dikeluarkan untuk perlengkapan belajar serta berbagai fasilitas pendukungnya.

Agar tidak mengganggu kondisi finansial, sebaiknya sisihkan anggaran khusus untuk homeschooling. Moms juga bisa menggunakan cara kreatif untuk berhemat, asalkan tidak mengurangi kualitas pembelajaran.

Waktu Bersosialisasi Untuk Anak

5 pertimbangan sebelum memulai homeschooling untuk balita 4

Safarikidslearningcenter.com

Butuh inisiatif dan upaya lebih besar dari orang tua, agar anak yang sekolah di rumah tetap mendapatkan kesempatan bersosialisasi yang dibutuhkannya.

Balita yang menjalankan homeschooling tidak bisa bersosialisasi dengan banyak anak sekaligus sebagaimana di preschool.

Karena itulah, aktivitas untuk mendukung perkembangan sosial emosional harus Moms jadikan pertimbangan sebelum anak homeschooling.

Kesabaran dan Manajemen Emosi

5 pertimbangan sebelum memulai homeschooling untuk balita 5

Expertbeacon.com

Bisakah Moms bersikap layaknya guru di preschool yang selalu sabar dan tenang menghadapi tingkah laku balita saat belajar?

Bisakah Moms menahan rasa kesal yang mungkin muncul saat si kecil tidak kunjung menguasai materi yang diajarkan?

Semua kemungkinan tadi harus menjadi pertimbangan sebelum anak homeschooling, agar suasana belajar tetap menyenangkan bagi Moms maupun si kecil.

Meski bersifat informal, sekolah di rumah juga butuh perencanaan yang matang agar hasilnya maksimal dan sesuai sasaran ya, Moms.

Bagaimana menurut Moms, apalagi kendala yang mungkin muncul saat menjalankan homeschooling untuk balita?

(WA)

Artikel Terkait