BALITA DAN ANAK
29 Juli 2020

5 Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun dan Manfaatnya

Selain sepeda, apa lagi pilihan lainnya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms dan Dads pasti sudah mengetahui bahwa anak-anak belajar dengan bermain. Namun, tidak sembarang mainan bisa mendukung perkembangan anak hingga optimal.

Mainan-mainan khusus yang didesain untuk membantu anak-anak belajar sejak dini tanpa merasa terbebani biasanya dilabeli sebagai mainan edukasi.

Jika Moms memiliki anak berusia 5 tahun atau balita, coba perhatikan perkembangannya. Di usia 4-5 tahun anak Moms dan Dads seharusnya sudah bisa berlari, melompat, melempar dan menendang bola, memanjat, dan berayun tanpa kesulitan.

Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun

Menurut CDC Amerika, ada beberapa poin pencapaian yang sebaiknya dipenuhi ketika Si Kecil menginjak usia 5 tahun.

Beberapa di antaranya adalah sudah mampu mengucap kata-kata dengan jelas, berhitung dan menggambar sederhana, dapat menjaga keseimbangan, melompat dan berguling ke depan, serta dapat melakukan sendiri perawatan dasar seperti sikat gigi, mandi, makan, dan ke toilet.

Supaya Si Kecil mendapatkan latihan dan perkembangan yang optimal, berikut pilihan mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun ini bisa jadi pertimbangan.

1. Sepeda atau Skuter

5 Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun 1.jpg

Foto: pixabay.com

Di umur 5 tahun, anak-anak diharapkan sudah bisa menjaga keseimbangannya walau belum sempurna. Mainan yang tepat dan populer dari masa ke masa untuk kebutuhan Si Kecil adalah sepeda dan skuter.

Biasanya sebagai tahap awal, sepeda anak-anak akan dilengkapi roda bantuan yang kelak dapat dilepas seiring mahirnya ia mengendalikan keseimbangannya. Skuter untuk anak-anak biasanya hadir dalam pilihan 3 roda yang membantu anak berlatih menjaga keseimbangan saat berdiri.

Selain keseimbangan, sepeda dan skuter sebagai pilihan mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun juga tepat untuk mengajak mereka bergerak secara aktif.

Dapat Menyehatkan Jantung

Studi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa salah satu manfaat bersepeda yaitu dapat menyehatkan jantung karena seluruh bagian tubuh ikut bergerak, begitu juga dengan jantung yang terus berdenyut cepat.

Organ penting ini akan semakin terlatih dan prima saat Si Kecil bersededa, sehingga jauh dari kemungkinan jantung koroner.

Tulang Sendi Lebih Kuat

Kesehatan anak juga sering dikaitkan dengan kondisi tulang dan otot tubuhnya.

Dengan mengayuh sepeda atau menggunakan skuter, secara otomatis, bagian bawah tubuh anak seperti kaki serta perut akan bergerak terus-menerus.

Si Kecil akan jauh dari penyakit sendi yang bisa menghalangi aktivitas sehari-harinya lho, Moms.

Bersepeda dan menggunakan skuter juga melatih sistem koordinasi tubuh anak yang pastinya akan berguna untuk masa depannya.

Baca Juga: Simak Moms! Ini Manfaat dari 4 Jenis Mainan Edukasi Balita

2. Balok Susun dan Mainan Konstruksi

5 Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun 2.jpg

Foto: pixabay.com

Permainan menyusun balok dengan berbagai bentuk dan bangunan dapat membangun kecerdasan anak untuk berimajinasi, berkreasi, dan menyelesaikan masalah.

Pilihan mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun ini juga bermanfaat melatih otot motorik serta koordinasi mata dan tangan.

Asyiknya lagi, saat mainan sudah selesai dikonstruksi, Si Kecil bisa langsung memainkannya. Nah, Moms, di Orami ada banyak pilihan mainan balok susun dan konstruksi, lho. Coba cek di sini.

Melatih Berpikir Kreatif dan Imajinatif

Dengan anak bermain balok susu dan mainan konstruksi, hal ini mengharuskan Si Kecil menyusun strategi dengan berbagai cara, membuat otak dilatih untuk dapat berpikir kreatif, guna menyelesaikan permainannya.

Penelitian telah dilakukan oleh Pepler dan Ross di tahun 1981, yang menunjukkan bahwa anak yang bermain puzzle dan balok susun dapat lebih baik dalam menyelesaikan masalah di masa depannya.

Mereka juga menunjukkan, bahwa banyak kreativitas yang tertuang di dalam upayanya dalam memecahkan masalah ketika bermain puzzle dan balok susun.

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kognitif

Kemampuan kognitif yaitu kemampuan Si Kecil dapat fokus dan berpikir logis.

Ternyata, bermain puzzle dan balok susun bisa meningkatkan kemampuan kognitif Si Kecil seperti membantu memahami yang terjadi di sekitar, mengenali berbagai bentuk, mengingat jenis bentuk, serta dapat membantu berpikir kritis.

3. Tanah Liat, Alat Menggambar, dan Mewarnai

5 Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun 3.jpg

Foto: pixabay.com

Agar dapat lebih mengenal warna sekaligus mengembangkan kreativitas, pilihan mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun seperti plastisin atau tanah liat warna-warni, alat gambar dan tulis, serta kegiatan mewarnai dapat jadi pilihan.

Di usia 5 tahun, anak-anak sedang asyik-asyiknya mengamati dunia dengan isi kepala yang penuh imajinasi dan kreasi. Memberikan mainan edukasi dengan jenis ini dapat merangsang pertumbuhan seni dan kreativitasnya, Moms.

Meningkatkan Skill Motorik Halus

Memegang dan menggerakkan pensil atau kuas termasuk dalam aktivitas motorik halus, yang melibatkan gerakan lembut otot dan gerakan jari, pergelangan tangan, serta tangan secara keseluruhan.

Skill motorik halus memainkan peran penting untuk melakukan aktivitas makan, memakai kancing pakaian, dan menggunakan menggunakan resleting.

Perkembangan skill motorik halus balita juga bisa Moms lihat dari hasil gambar, hasil warna, atau bentuk tanah liat Si Kecil yang lebih luwes dan halus.

Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada The Quarterly Journal of Experimental Psychology, dinyatakan bahwa aktivitas menggambar bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi anak.

Selain itu, menggambar juga bisa meningkatkan ingatan yang berhubungan dengan menulis, memahami perintah, serta memecahkan masalah.

Baca Juga: Singkirkan Gadget! Ini 7 Manfaat Permainan Tradisional untuk Anak-anak

4. Memasak

5 Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun 4.jpg

Foto: freepik.com

Tidak perlu mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun yang mahal atau mewah, Moms bisa juga mengajak Si Kecil untuk ikut memasak di dapur. Pada usia 5 tahun, anak biasanya sudah bisa mengerti instruksi yang diberikan. Jadi, mengajak Si Kecil ke dapur bisa jadi merupakan bala bantuan yang menguntungkan.

Namun, pastikan Si Kecil tidak menggunakan pisau atau alat potong tajam lainnya ya, Moms. Cukup minta Si Kecil untuk mengocok telur, mengaduk adonan, atau aktivitas lain yang tidak membahayakan.

Mengajarkan Basic Life Skill

Manfaat memasak bagi Si Kecil yaitu untuk mengajarkan kemampuan bertahan hidup. Mempelajari keterampilan dasar memasak, bisa dirasakan manfaatnya selama seumur hidup Si Kecil.

Dengan memulai memasak di usia muda, kemampuan tersebut akan terus berkembang dan menjadi keterampilan yang akan berdampak baik ketika ia dewasa.

5. Eksperimen Sains

5 Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun 5.jpg

Foto: freepik.com

Di usia 5 tahun, anak-anak tidak lagi sembarangan memasukkan benda ke mulut, sehingga sudah aman mengajak mereka sedikit belajar tentang fisika, kimia, dan matematika dasar yang sering digunakan di kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh pilihan mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun yang bisa Moms coba ialah mengajak ia mengenal reaksi kimia, misalnya membuat slime.

Tak perlu terlalu pusing dengan nama-nama unsur kimia. Moms dan Dads bisa langsung mengenalkan nama-nama bahan dan bersama-sama mencampurkannya. Jangan lupa untuk selalu mengawasi dan mendampingi Si Kecil ketika bereksperimen, ya!

Melatih Perkembangan Kognisi

Si Kecil dapat memahami pengetahuan dengan cara berinteraksi melalui objek. Hal tersebut bisa membantu mengembangkan kemampuan berfikir logisnya, kreatifitas dan imajinasinya.

Misalnya, Moms bisa mengajak Si Kecil untuk mengamati berbagai reaksi kimia yang terjadi. Jika Si Kecil penasaran, maka ia akan melihat dan mengamatinya dengan seksama dan akan tersusun pengetahuan dasar berfikir dalam otaknya.

Baca Juga: Ajak Anak Belajar Sains Lewat 3 Permainan Ini

Dari beberapa pilihan mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun ini, mana yang akan Moms dan Dads pilih? Jangan lupa, mainan manapun yang Moms pilih, asalkan dimainkan bersama orang tua pasti akan tetap menyenangkan. Selamat bermain!

Artikel Terkait