TREN
26 Oktober 2017

5 Restoran Bersejarah di Jakarta

Bisa jadi inspirasi Mama saat ingin menikmati suasana vintage
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Kuliner Jakarta bukan melulu soal makanan baru dan modern. Jika Mama ingin mendapatkan sensasi yang berbeda, Mama bisa mencoba rumah makan bersejarah yang ada di Jakarta.

Tidak hanya makanan enak, Mama juga bisa menambah wawasan tentang sejarah jaman penjajahan kolonial Belanda ataupun Jepang.

1. Cafe Batavia, Kota Tua

cafe batavia 2 wordpress.thefreakyteppy
Sumber foto: thefreakyteppy.wordpress

Cafe ini terletak di bilangan Kota Tua bersebelahan dengan Museum Fatahillah. Bangunan cafe ini didirikan pertama kali tahun 1805-1850 dan merupakan bangunan tertua kedua yang berada di kawasan Kota Tua. Dahulunya, bangunan ini sempat digunakan sebagai kantor, hingga gudang. Interior bangunan ini masih menggunakan kayu jati yang dipadu dengan batu alam berbentuk persegi. Mama bisa mencicipi menu terlaris restoran ini yakni Sop Buntut.

2. Bunga Rampai

venue 13 copy blogspot.ivy
Sumber foto: ivy.blogspot

Restoran yang berada di Menteng ini memiliki nuansa khas Kolonial Belanda. Bangunan yang digunakan awalnya dibangun tahun 1900-an dan konon bangunan ini sebelumnya dijadikan rumah untuk tempat pertemuan para tokoh dan pahlawan nasional era revolusi.

Baca juga: Sejarah Unik Rendang Asli Padang

3. Ragusa Es Italia

ragusa 1 wordpress.gastronomyaficionado
Sumber foto: gastronomyoficionado.wordpress

Restoran bersejarah berikutnya adalah toko es krim yang berada di Gambir, tepatnya di jalan Veteran bersebelahan dengan Masjid Istiqlal. Ragusa merupakan toko es krim yang sudah beroperasi sejak tahun 1932. Menu yang dihadirkan pun sangat khas, yaitu es krim jadul tanpa pengawet. Interiornya sederhana namun bernuansa jadul. Mama bisa mencoba es krim spagethi yang menjadi menu favorit.

4. Tugu Kunstkring Paleis

ruang diponegoro masukin jktgo
Sumber foto: jktgo

Kunstkring Paleis yang berada di Menteng juga ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Bangunan yang berdiri sejak tahun 1914 ini pernah menjadi kantor imigrasi. Kemudian berubah fungsi menjadi galeri seni, bar hingga restoran Perancis. Restoran ini juga cocok untuk Mama yang ingin merayakan hari jadi dengan makan malam romantis bernuansa kolonial.

5. Kedai Tjikini

tjikini1 kopikeliling
Sumber foto: kopikeliling

Restoran ini berada dideretan bangunan tua di Cikini. Dari luar, kaca depan yang besar bertuliskan nama kedai memperkental suasan jadul restoran. Ketika masuk kedalam, interior yang digunakan pun sebagian besar merupakan kayu dengan desain vintage dan beratap tinggi. Selain makanan ala rumahan dan kopi, Kedai Tjikini juga menyajikan teh jadul yang mulai sulit didapatkan.

Jadi akhir minggu ini, Mama mau bernostalgia kemana?

DNY

Artikel Terkait