NEWBORN
18 September 2019

5 Teknik Ampuh Untuk Menenangkan Bayi Menangis

Berikut ini adalah teknik untuk menenangkan bayi yang menangis, Moms.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms mungkin sangat kebingungan saat menghadapi si kecil tidak berhenti menangis.

Bahkan Moms juga mungkin khawatir ada sesuatu yang salah dengan si kecil, mungkin berhubungan dengan kesehatannya atau justru kesalahan pola asuh Moms.

Tenang, Moms sebenarnya bisa mengatasinya. Caranya tentu dengan mempelajari teknik yang tepat dan ampuh dalam membantu menenangkan bayi menangis.

Apa sih Moms yang Menyebabkan si Kecil Menangis?

Bayi menangis karena berbagai alasan, seperti lapar, merasa tidak nyaman karena popoknya basah atau kotor, mengantuk, dan masih banyak lagi.

Selain itu, menangis adalah cara utama bayi dalam berkomunikasi. Itulah cara bayi menangkap perhatian Moms dan mengekspresikan kebutuhan mereka.

Pada awalnya, mungkin sulit untuk bisa memahami taangisan bayi yang berbeda, tetapi saat Moms menghabiskan lebih banyak waktu untuk mendengarkannya, Moms akan menjadi lebih baik dalam mengenali dan memenuhi kebutuhan khusus si kecil.

Baca Juga: Stop Bilang "Jangan Menangis" Kepada Anak

Cara yang Ampuh Untuk Menenangkan Bayi Menangis

1. Teknik “The Hold” oleh Dr. Robert Hamilton

the hold

Foto: youtube.com

Dr. Robert Hamilton, yang berpraktek di Pediatric Ocean Pediatrics di Santa Monica, California, pernah menggunggah teknik menenangkan bayi menangis melalui channel Youtube miliknya.

Dalam teknik yang diberi nama “The Hold” tersebut, berikut ini merupakan langkah-langkah dalam menenangkan bayi menangis:

  • Angkat bayi dan lipat lengannya secara perlahan ke atas dadanya.
  • Amankan lengan bayi dengan tangan Moms, setelah dilipat. Tangan itu juga berfungsi untuk mendukung dagu bayi.
  • Pegang bagian bawah tubuh bayi dengan tangan dominan Moms dengan lebut. Gunakan bagian tangan Moms yang berdaging, bukan jari, untuk memastikan pegangan benar-benar aman.
  • Posisikan bayi pada sudut 45 derajat dan goyangkan dengan lembut. Gerakannya bisa naik turun, atau cukup dengan mengguncang pantat bayi. Kuncinya adalah membuat urutan halus dan menghindari gerakan yang menyentak. Sudut ini penting karena membantu Moms tetap mudah mengontrol si kecil.

Nah, cara ini dianjurkan oleh Dr. Hamilton untuk menenangkan bayi hingga usia 2 atau 3 bulan.

Setelah itu, tentunya bayi terlalu berat untuk bisa ditahan dengan posisi ini, sehingga dibutuhkan cara menenangkan yang lainnya.

Baca Juga: Sudah Besar Kok Masih Minta Digendong?

2. Mendengarkan Musik

baby crying

Foto: thebabylover.com

Seperti halnya gerakan, musik memiliki kemampuan untuk menenangkan sistem saraf, mengurangi detak jantung dan pernapasan bayi.

Bahkan suara Moms saat menyanyikan lagu untuk si kecil juga bisa membantu menenangkan bayi yang sedang menangis.

Hal tersebut karena suara Moms yang familiar dan iramanya menenangkan.

3. Mendengarkan Suara Tangisannya Sendiri

verywell family

Foto: verywellfamily.com

Bayi terkadang menjadi begitu tertekan dan sulit untuk menenangkan diri, bahkan ketika sesuatu yang membuatnya tidak nyaman, seperti popok kotor, sudah Moms tangani.

Dalam hal ini Dr. Kristie Rivers, M.D., dokter anak di Fort Lauderdale, mengungkapkan teknik pengalih perhatian bayi yang sangat mengejutkan, yakni memperdengarkan rekaman suara si kecil saat menangis.

Rupanya cara ini mampu membuat bayi tersentak dari apa yang membuatnya kesal lho Moms.

Baca Juga: Bukan Cengeng, Menangis Ternyata Punya Banyak Manfaat Menyehatkan

4. Matikan Lampu

baby sleeping in the night

Foto: veronicascamera.com

Bayi bisa dengan mudah menjadi terlalu bersemangat dengan semua kebisingan di sepanjang hari.

Dr. Rivers mengatakan bahwa bayi baru lahir sebenarnya masih terbiasa dengan rahim yang tenang dan gelap.

Oleh karena itu, memblokir semua rangsangan yang berhubungan dengan kebisingan dan cahaya juga mampu membantu menenangkan bayi.

5. Ciptakan Kebisingan

24776672360 1130b9606e b

Foto: flickr.com

Menciptakan white noise, seperti suara kipas, penyedot debu, atau aplikasi white noise juga bermanfaat untuk menenangkan bayi.

Suara-suara yang dihasilkan dari sumber white noise ini mirip dengan apa yang didengarkan bayi di dalam rahim, saat darah Moms melewati plasenta.

White noise ini menutupi suara-suara lain, seperti aktivitas bising anggota keluarga Moms. Tetapi, jaga volumenya tetap rendah ya Moms.

Karena penelitian menunjukkan bahwa white noise yang terlalu keras atau terlalu dekat dalam wakt yang lama dengan bayi berkontribusi terhadap gangguan pendengaran.

Demikianlah 5 teknik ampuh yang bisa Moms gunakan saat menenangkan si kecil yang tidak berhenti menangis. Selama ini sudah ada yang pernah Moms praktekan?

(RGW)

Artikel Terkait