DI ATAS 5 TAHUN
24 Maret 2019

5 Tips Jitu Memilih Suplemen Vitamin Untuk Anak

Supaya optimal dan tidak berlebihan, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat memilih vitamin anak.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina

Sudah tahu kan Moms, kalau kebutuhan vitamin anak harus terpenuhi dengan baik selama masa pertumbuhan?

Menurut American Academy of Pediatrics, anak yang sehat dan menjalankan pola makan seimbang sebenarnya tidak perlu diberikan suplemen vitamin lagi.

Namun, ada kondisi yang membuat anak perlu diberikan tambahan vitamin, seperti:

  • Anak picky eater yang susah makan dan hanya makan sedikit.
  • Anak yang menjalankan diet vegan atau vegetarian.
  • Anak yang konsumsi susu atau produk susunya kurang atau terlalu banyak.
  • Sering makan junk food.
  • Memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti short bowel syndrome atau fibrosis kistik.


Sebelum membeli, ada baiknya Moms membaca dulu 5 tips memilih suplemen vitamin untuk anak berikut ini:

1. Pertimbangkan Kebutuhan Fisik dan Aktivitas Harian Anak

5 tips memilih suplemen vitamin yang tepat untuk anak 1

Foto: nypost.com

Kebutuhan vitamin setiap anak akan berbeda, tergantung pada kondisi fisik serta aktivitas hariannya.

Contohnya saja, anak yang aktif berolahraga membutuhkan tambahan kalsium, zat besi, dan vitamin D untuk meningkatkan aliran oksigen serta memperkuat tulang.

Sedangkan anak yang menjalankan pola makan vegan atau vegetarian mungkin perlu diberi tambahan vitamin B12, vitamin D, zat besi, kalsium, dan zinc.

Baca Juga: 8 Vitamin Pra Kehamilan Terbaik Rekomendasi Dokter

2. Pertimbangkan Usia dan Jenis Kelamin Anak

5 tips memilih suplemen vitamin yang tepat untuk anak 2

Foto: parents.com

Menurut rekomendasi situs Mayo Clinic, memberikan tambahan vitamin anak harus sesuai dengan kebutuhan harian menurut usia dan jenis kelaminnya.

Anak berusia 2-3 tahun membutuhkan vitamin C, kalori, sayuran, dan produk susu yang lebih sedikit daripada anak berusia 4-8 tahun.

Sedangkan menurut laporan National Institutes of Health, kebutuhan vitamin anak setelah usia 4 sampai 8 tahun juga akan semakin berbeda tergantung dengan jenis kelaminnya.

Itu adalah usia dimana anak laki-laki mulai membutuhkan lebih banyak nutrisi.

3. Pertimbangkan Dosis dan Kebutuhan Harian Vitamin Anak

5 tips memilih suplemen vitamin yang tepat untuk anak 3

Foto: bitesforfoodies.com

Tips memlih suplemen vitamin anak yang satu ini penting untuk Moms ingat, karena kelebihan vitamin justru dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan dan fungsi tubuh anak.

Nah, berikut adalah beberapa kebutuhan vitamin anak dalam sehari menurut situs WebMD:

  • Kalsium: 1.000 miligram untuk anak usia 4-8 tahun dan 1.300 miligram untuk anak usia 9-18 tahun.
  • Vitamin B dan B12: 1.2 mikrogram untuk anak usia 4-8 tahun dan 1.8 mikrogram untuk anak usia 9-13 tahun.
  • Vitamin D: 400 IU (International Unit) atau setara dengan 10 mikrogram untuk bayi dan anak.
  • Vitamin E: 10.4 IU untuk anak usia 4-8 tahun dan 16.4 IU untuk anak usia 9-13 tahun.
  • Zat Besi: Sekitar 7-10 miligram untuk semua anak yang belum berusia remaja dan 15 miligram untuk anak perempuan yang sudah menstruasi.


Jadi selalu perhatikan dengan jeli dosis di label kemasan suplemen vitamin anak sebelum membeli ya, Moms.

Baca Juga: Makanan yang Mengandung Lebih Banyak Vitamin C dibanding Jeruk

4. Pilih Vitamin Berbentuk Bubuk atau Minyak Tetes

5 tips memilih suplemen vitamin yang tepat untuk anak 4

Foto: wholelifeistic.com

Vitamin anak yang berbentuk jeli atau permen memang sudah pasti disukai oleh Si kecil, tapi gula tambahan di dalamnya bisa membuat gigi menjadi bolong dan hitam.

Menurut Pegah Jalali, ahli gizi anak di Middleberg Nutrition, Moms sebaiknya memberikan suplemen vitamin anak berbentuk bubuk atau minyak tetes yang bisa dicampurkan ke dalam makanan atau minuman.

5. Konsultasikan Kebutuhan Gizi Anak Dengan Dokter Atau Ahli Gizi

5 tips memilih suplemen vitamin yang tepat untuk anak 5

Foto: topsimages.com

Nah, tips memilih suplemen vitamin anak yang terakhir dan terpenting adalah selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi anak sebelum memberikan tambahan vitamin apapun.

Selain bisa mendapatkan rekomendasi suplemen vitamin yang terbaik sesuai kebutuhan anak, juga akan mencegah Si kecil kelebihan vitamin.

Baca Juga: Benarkah Vitamin D Dapat Menambah Kesuburan?

Bagaimana menurut Moms, perlukah Si kecil diberikan suplemen vitamin atau cukup dengan memperbaiki pola makannya?

(WA)

Artikel Terkait