NEWBORN
27 Desember 2018

5 Tips Merawat Bayi Baru Lahir dari Ryana Dea untuk Para Ibu Baru

Jangan mudah panik ya Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Setelah melahirkan bayi pertama, para new mom biasanya mengalami kesulitan saat harus mengasuh Si Kecil untuk pertama kalinya.

Mulai dari rasa deg-degan, khawatir, cemas kalau sampai ada yang salah dalam cara merawat bayi hingga takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Atau bahkan karena tidak ingin repot, banyak new mom yang biasanya menyerahkan babynya sepenuhnya ke baby sitter.

Padahal walaupun cara merawat bayi baru lahir itu sulit-sulit gampang, campur tangan kedua orang tua berperan penting, lho.

Nah, kali ini aku mau bagi-bagi tips merawat bayi baru lahir buat para new mom, nih!

Apa saja yang perlu dipersiapkan?

1. Menyusui

Walaupun setiap kondisi ibu dan produksi ASI-nya berbeda-beda, maksimalkan anak untuk bisa diberikan full ASI sampai berusia 2 tahun.

Ibu bisa mengonsumsi makanan perangsang produksi ASI seperti edamame, bayam hijau, papaya, dan masih banyak lagi.

ASI selain memenuhi nutrisi terbaik untuk anak, ternyata juga berpengaruh untuk kondisi psikologi ibu dan anak, lho! Jadi harus dimaksimalkan, ya.

2. Sering ajak ngobrol anak

Usahakan sering ajak ngobrol Si Kecil, bahkan di usia sedini mungkin misalnya dari sejak usia kehamilan 6 bulan.

Hal ini bagus untuk merangsang perkembangan bayi karena semakin sering kita ajak bayi ngobrol maka akan merangsang otak Si Kecil untuk terus tumbuh kuat karena stimulus suara yang kita berikan.

Jangan diremehin, ya, hal ini ternyata juga baik untuk ibu. Mengobrol dengan bayi dan melihat mereka bergumam dan ketawa kadang bikin rasa capek kita bergadang semaleman hilang seketika.

Baca Juga: Mengenal Sepsis Neonatal Pada Bayi Baru Lahir

3. Teamwork dengan suami

Mengurus Si Kecil terkadang bikin repot karena harus lembur dan kasih perhatian lebih.

Kadang, ini cukup menyita waktu bahkan untuk ibu yang full time merawat bayi.

Nah, ini bisa diatasi dengan cara bagi-bagi tugas dengan suami. Karena peran suami juga penting dalam tumbuh kembang Si Kecil.

Apa tugas yang bisa dibagi? Well, suami bisa bantuin mandiin baby misalnya, cuci baju atau bantuin urusan lain yang ga ada hubungannya sama sekali dengan si baby, seperti memasak dan beres-beres rumah.

4. Kesehatan ibu yang paling utama

Karena terlalu excited dan selalu ingin memberikan yang terbaik buat Si Kecil terkadang ibu sampai lupa kesehatan diri sendiri.

Nah, untuk hal yang satu ini jangan sampai dilupakan Mom. Karena kalau ibu sehat bayi juga sehat.

Usahakan konsumsi buah dan sayur yang cukup. Selain itu, ada beberapa makanan tertentu yang kadang pengaruh terhadap bayi misalnya bikin alergi. Nah, kalau yang satu ini, jangan lupa konsultasikan ke dokter kalau ada tanda-tanda alergi pada bayi.

Baca Juga: Masih Percaya Mitos-mitos Seputar Bayi Baru Lahir Ini?

5. Jangan Panik dan stres

Gak bisa dipungkirin untuk point yang satu ini, terkadang ada kepanikan dalam mengurus Si Kecil. Dan biasanya malah bikin masalah tambah ruwet.

Misalnya, Si Kecil gak berhenti menangis. Biasanya, kita sudah langsung panik. Padahal langkah pertama yang harus dilakuin adalah gendong Si Kecil dan peluk erat.

Yakinkan padanya bahwa tidak akan terjadi apa-apa. Sambil kita mencari tahu penyebabnya apakah faktor lapar, mengantuk atau ada faktor lain yang kita gak tahu apa.

Oh ya.. Jangan lupa cek suhu badannya. Kalau ada yang merasa tidak beres, hubungi suami dan segera antar bayi ke dokter atau bidan yang tahu riwayat sang bayi.

Sekarang makin banyak, lho, dokter yang selalu sigap saat kita chat masalah kondisi bayi. Nah, ini selalu bisa jadi pertolongan pertama sebelum kita bawa Si Kecil ke rumah sakit.

Salah satu hal yang aku pelajari dalam cara merawat bayi baru lahir, terlebih sebagai Mom baru adalah agar mempercayai insting dan harus punya rasa percaya diri.

Beberapa minggu pertama mungkin akan melelahkan. Namun, begitu Mom melihat senyum pertama Si Kecil dan melihatnya selalu menjadi anak sehat, semua rasa lelah itu akan hilang.

Walau hal ini agak susah-susah gampang untuk dipraktikkan tapi yakin saja, new mom pasti bisa. Selamat merawat Si Kecil, Mom.

(Ryana Dea)

Artikel Terkait