DI ATAS 5 TAHUN
20 Agustus 2017

5 Tips untuk Orangtua dalam Mendisiplinkan Anak

Banyak cara mendisplinkan anak yang bisa diterapkan tanpa harus melibatkan kekerasan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh fitria.rahmadianti
Disunting oleh fitria.rahmadianti

Tingkah laku anak memang tidak akan ada habisnya. Ada saja hal-hal baru yang dia lakukan, mulai dari yang membuat Mama tertawa, kesal, hingga merasa marah.

Kebiasaan baik atau buruknya anak bergantung pada cara Mama mendidiknya. Agar anak bisa disiplin, mama tidak harus memilih cara yang kasar dan keras seperti melakukan hukuman fisik jika anak melakukan kesalahan, walaupun tujuannya baik yaitu untuk mendisplinkan anak. Hal ini malah membuat anak menjadi takut dan berisiko terjerumus pergaulan bebas akibat cara orang tua yang salah dalam mendidiknya.

Banyak cara mendisplinkan anak yang bisa diterapkan tanpa harus melibatkan kekerasan. Beberapa tips untuk orang tua yang bisa dilakukan antara lain:

Baca juga: Tips Mendisiplinkan Anak Tanpa Iming-imiing Maupun Hukuman
  1. Bersikap Tegas

Hal yang paling penting dalam menerapkan kedisplinan pada anak adalah sikap tegas dari orang tuanya sendiri. Mama harus bisa tegas mengenai nilai-nilai yang salah atau benar, apa yang boleh dilakukan dan tidak. Namun, tegas bukan berarti berkata kencang dan keras kepada anak. Lakukan secara lembut dan mudah dimengerti. Hal itu akan membuat anak paham terhadap segala konsekuensi yang terjadi apabila dia melakukan tindakan yang baik ataupun buruk.

  1. Berikan Contoh yang Baik

Seringkali Mama berkata “Jangan membuang sampah sembarangan ya, Nak, soalnya itu tidak baik.” Namun hal itu ternyata tidak efektif. Anak akan lebih menangkap apa yang orang tuanya lakukan. Oleh karena itu, jangan sesekali Mama mencontohkan sesuatu yang tidak baik di depan anak meskipun hal itu tidak disengaja.

  1. Tetapkan Batasan

Tidak semua hal boleh dilakukan anak. Setiap tindakan pasti memiliki batasan. Hal inilah yang harus Mama terapkan pada anak. Cobalah menetapkan batasan apa saja yang bisa dan boleh dilakukan anak namun tetap tidak bersifat mengekang.

  1. Satu Suara

Seringkali terdapat perbedaan pendapat antara mama dan papa, terutama dalam menanamkan nilai-nilai dan aturan untuk mendidik anak. Hal ini membuat anak menjadi bingung, mana yang harus dituruti. Inilah pentingnya satu suara dan kesepakatan antara orang tua dalam mendidik si kecil.

  1. Konsisten

Mama harus bersikap konsisten terhadap apa yang diputuskan. Misalkan, saat anak bersikap tidak baik, Mama harus menetapkan konsekuensi yang didapat anak sehingga hal tersebut tidak terulang kembali.

(PIA)

Artikel Terkait