3-5 TAHUN
5 November 2019

5 Tips Utama Mengajarkan Disiplin pada Balita, Simak Moms!

Mengajarkan disiplin pada anak = galak?
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Mengajarkan disiplin pada balita merupakan salah satu tantangan para Moms. Setuju? Seiring dengan bertambahnya usia anak, ia juga jadi tambah pintar, Moms. Bila sebelumnya si Kecil selalu menuruti ucapan Moms, pada usia 2 tahun ke atas ia mungkin mulai sering menolak banyak permintaan Moms.

Bukan itu saja. Moms dan Dads mungkin sudah dibuat pusing oleh sikap si Kecil yang suka memaksa, marah-marah bila keinginannya tidak dipenuhi, tidak mau berbagi, suka merebut, dan sikap negatif lainnya.

Pada dasarnya, anak balita memang cenderung bersikap egosentris, yaitu melihat segala sesuatu dari kacamata dirinya dan belum mampu melihat dari sudut pandang orang lain. Tahap egosentris ini biasanya dialami anak pada rentang usia 2−6 tahun.

Agar si Kecil berkembang dan tidak terus berada dalam tahap egosentris, Moms dan Dads dapat mengajarkan disiplin pada balita.

“Disiplin adalah tentang mengajari dan membimbing anak agar mereka tahu mana yang benar dan mana yang salah,” kata Scott Wooding, psikolog anak di Calgary, serta penulis buku The Parenting Crisis.

Sementara, Linda Pearson, praktisi perawat psikiatri yang berbasis di Denver mengatakan, mengajarkan disiplin pada balita berarti mendidik si Kecil tentang konsekuensi yang akan ia dapatkan bila tidak mematuhi peraturan yang ada.

Moms dan Dads dapat mempraktikkan tips dari pakar berikut untuk mengajarkan disiplin pada balita:

Baca Juga: 5 Strategi Disiplin Untuk Menghadapi Anak Dengan ODD (Oppositional Defiant Disorder)

1. Tetapkan Prioritas

Strategi Disiplin Untuk Menghadapi Anak Dengan ODD 1.jpg

Suka atau tidak, Moms dan Dads perlu punya prioritas tentang aturan yang harus diikuti si Kecil. “Kalau orang tua terlalu sering melarang atau bilang ‘tidak’, anak malah bisa jadi bingung dan tidak akan menangkap maksud dari aturan yang ada,” terang Pearson yang juga penulis buku The Discipline Miracle.

2. Jangan Naik Pitam

Tips mengajarkan disiplin pada balita (1).jpg

Foto: sittercity.com

Saat anak berperilaku negatif, tegurlah secara lembut dan bukan dengan nada tinggi. Tarik napas, hitung sampai tiga, lalu berlutut agar tinggi Moms sejajar dengan anak sewaktu berbicara dengannya. “Bila orang tua bereaksi secara negatif (berteriak atau membentak), anak hanya akan fokus pada sikap tersebut alih-alih pesan yang disampaikan,” ujar William Coleman, M.D., dosen pediatri di University of North Caroline Medical School di Chapel Hill.

Selain itu, jangan lakukan hukuman fisik. Menurut wawancara dengan Alan Kazdin, PhD, Profesor Psikologi dan Psikiatri Anak dari Yale University dan direktur Yale Parenting Center dalam situs American Psychological Associations, hukuman fisik dapat menyebabkan disfungsi akademis serta masalah fisik dan kesehatan mental anak.

Baca Juga: Cek 3 Metode Mendisiplinkan Anak dengan Cara Time Out

3. Pendek dan Fokus

utamakan diskusi, 1 dari 7 kiat mendisiplinkan anak keras kepala 4

Dalam mengajarkan disiplin pada balita, sampaikan teguran dalam ucapan yang pendek dan ulangi beberapa kali agar anak mendengar dan mengingatnya. Tak perlu mengomeli anak atau mengucapkan kata-kata yang tidak perlu karena anak balita belum mampu mencerna kalimat-kalimat panjang. Contoh teguran yang efektif: “Adik tidak boleh memukul kakak!” atau “Adik, jangan lompat-lompat di sofa, itu bahaya!”.

4. Tawarkan Pilihan

Tips mengajarkan disiplin pada balita (2).jpeg

Foto: klaschoolspembrokepines.com

Sebagai alternatif dari kata “tidak”, orang tua dapat menawarkan pilihan saat memberikan penolakan atau larangan kepada si Kecil. Misalnya saat anak memaksa minta es krim, Moms dapat bilang “Kalau Adik sudah habiskan sayurnya, baru boleh makan es krim” atau “Kemarin ‘kan Adik sudah makan es krim, jadi hari ini Adik boleh pilih mau makan kue atau puding”.

Baca Juga: Ini 7 Kiat Mendisiplinkan Anak Keras Kepala

5. Berikan Pujian

Tips mengajarkan disiplin pada balita (3).jpeg

Foto: verywellfamily.com

Orang tua berharap si Kecil mempraktikkan disiplin yang sudah diajarkan. Bila ia melakukannya, jangan ragu untuk memberikan pujian sehingga anak merasa bangga pada dirinya dan senang karena perilaku baiknya diperhatikan dan diapresiasi oleh Moms dan Dads.

Nah, Moms. itulah 5 cara mengajarkan disiplin pada balita. Moms sudah menerapkannya?

Artikel Terkait