PROGRAM HAMIL
30 Juli 2020

Bisakah Program Hamil Setelah Lepas KB? Yuk Cari Tahu, Moms!

Moms tidak bisa langsung hamil setelah lepas KB suntik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Kehadiran seorang anak pastinya adalah hal yang dinanti-nantikan oleh setiap pasangan. Namun, hamil bukan hal yang mudah bagi beberapa pasangan. Ada pasangan yang cukup sabar menunggu, tapi ada juga yang ingin segera hamil karena berbagai alasan.

Hamil memang membutuhkan waktu, Moms. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 68 persen pasangan berhasil hamil dalam 3 bulan pertama ketika mencoba untuk hamil.

Penelitian lain menunjukkan bahwa 92 persen pasangan berhasil hamil setelah mencoba lebih dari setahun. Jadi, kehamilan memang bukan hal yang mudah untuk direncanakan. 

Nah, jika Moms berencana untuk ikut program hamil kembali setelah lepas program Keluarga Berencana (KB), simak beberapa informasi penting di bawah ini yuk.

Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta tentang Program Hamil, Moms Wajib Tahu!

Promil Setelah KB Suntik 3 Bulan

program hamil setelah KB

Foto: pregnancy.lovetoknow.com

Memiliki anak adalah harapan semua pasangan. Setelah memiliki anak, ada kalanya kita ingin menikmati masa-masa memiliki anak pertama dulu, dan tidak ingin segera memiliki anak kedua.

Bukan hanya itu saja, Moms juga tidak disarankan untuk cepat hamil kembali setelah melahirkan.

Menanggapi hal ini, program Keluarga Berencana atau KB adalah jalan yang diambil banyak pasangan. Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis KB suntik yang umum digunakan berdasarkan jangka waktunya, yaitu suntik KB 1 bulan dan suntik KB 3 bulan.

Sebagai informasi, suntikan KB 1 bulan mengandung kombinasi hormon progestin dan hormon estrogen, dengan kadar progestin yang lebih rendah, sedangkan KB 3 bulan mengandung hormon progestin.

Metode suntikan ini akan cukup efektif apabila Moms rutin diberikan secara tepat waktu. Kali ini, akan dibahas tentang suntik KB 3 bulan.

Moms yang menggunaan suntik KB 3 bulan biasa akan disuntikkan di bagian bokong atau lengan atas. Namun ada juga yang disuntikkan ke lapisan kulit di area perut atau paha atas. Suntikan KB 3 bulan ini akan mencegah kehamilan dengan melepaskan hormon progestin ke dalam pembuluh darah.

Apa itu hormon progestin? Progestin adalah hormon yang serupa dengan progesteron yang diproduksi ovarium. Hormon progestin ini bekerja dengan cara menghentikan pelepasan sel telur ke dalam rahim, sehingga mencegah terjadinya pembuahan.

Tak hanya itu, progestin juga mampu mencegah sperma untuk mencapai sel telur dengan menebalkan cairan vagina dan mencegah pertumbuhan janin dengan menipiskan dinding rahim.

Nah, jika Moms sudah siap untuk memiliki momongan lagi dan ingin program hamil setelah KB, maka suntik KB 3 bulan yang dipilih pasti akan dihentikan. Begitu berhenti, kesuburan alami Moms akan kembali perlahan-lahan, tidak bisa langsung.

Biasanya waktu rata-rata yang diperlukan adalah sekitar 8 sampai 12 minggu untuk hormon meninggalkan tubuh, tapi pada beberapa wanita, mungkin memerlukan waktu yang lebih lama untuk bisa kembali kesuburannya, atau sampai siklus menstruasi kembali normal dan siap untuk hamil.

Nah, biasanya jika kesuburan Moms sudah kembali, akan ditandai dengan siklus menstruasi yang mulai berjalan teratur setelah berhenti KB suntik 3 bulan.

Pada pemakaian jenis KB ini atau KB suntikan progestin, siklus menstruasi yang teratur akan kembali terjadi dalam waktu enam bulan hingga satu tahun setelah pemakaian suntikan KB dihentikan. Memang cukup lama, hal ini dikarenakan tubuh perlu penyesuaian kembali setelah suntik KB.

Maka jangan heran ya Moms jika sudah menghentikan suntik KB, siklus menstruasi Moms akan kembali, namun tidak teratur. Hal ini dikarenakan proses pengembalian keseimbangan hormonal yang terjadi dalam tubuh. Apa yang harus dilakukan di masa ini? Tentu mempersiapkan tubuh untuk hamil kembali.

Moms bisa mulai dengan menerapkan gaya hidup sehat. Misalnya dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi asupan vitamin prenatal, namun harus dengan ijin dokter ya Moms. Selain itu, istirahat yang teratur, perlu juga menghindari makanan yang tidak sehat, dan makan makanan yang baik untuk promil.

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mg/hari untuk mengurangi risiko gangguan perkembangan otak pada embrio.

Oleh karena itu Moms, jika ingin cepat hamil setelah lepas KB suntik 3 bulan, jangan lupa didukung juga dengan gaya hidup yang sehat ya. Pastikan Moms banyak melakukan olahraga untuk program hamil dan banyak mengonsumsi makanan-makanan dengan kandungan yang mendukung.

Jika Moms merokok, sebaiknya hindari hal tersebut dan juga alkohol. Kedua barang ini tidak disarankan karena akan mengganggu program hamil yang dijalankan.

Baca Juga: Apa Perbedaan Kehamilan Pada Usia 20, 30, dan 40 Tahun?

Cepat Hamil Setelah Lepas KB

program hamil setelah KB

Foto: Orami Photo Stock

Nah, untuk Moms yang sangat ingin program hamil setelah melepas program KB, yuk coba beberapa tips berikut.

1. Berikan Jeda Waktu Setelah Lepas KB

Jika Moms termasuk pengguna alat KB, seperti pil dan hormon, ada kemungkinan program hamil setelah KB akan tertunda beberapa saat.

“Setelah berhenti menggunakan alat KB, tubuh Anda akan membutuhkan beberapa periode menstruasi sampai proses ovulasi kembali normal dan siap untuk hamil,” jelas Christopher Williams MD, dokter spesialis endokrin reproduksi di Virginia, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Parents.com.

Tapi, bukan berarti hal ini terjadi pada tiap pasangan, ya. Tetap ada kemungkinan langsung hamil segera setelah melepas alat KB.

Baca Juga : 10 Mitos dan Fakta Tentang Pil KB

2. Cari Tahu Masa Subur

Walaupun sering berhubungan intim, Moms akan sulit hamil jika melewatkan masa subur. Karena itu, mencari tahu masa subur adalah langkah penting jika ingin program hamil setelah KB.

“Kesalahan terbesar banyak pasien saya adalah tidak tahu kapan waktu ovulasi mereka,” jelas Christopher.

Jurnal dalam U.S. National Library of Medicine menyebutkan bahya pada sekitar 30% wanita, masa subur terjadi pada hari-hari siklus menstruasi, yaitu, antara hari ke-10 dan 17.

Saat ini ada banyak cara untuk mengetahui ovulasi, misalnya dengan menggunakan alat tes kesuburan. Cara kerja alat ini adalah dengan mengukur luteinizing hormone (LH) dalam urin. LH biasanya muncul sekitar 36-48 jam sebelum ovulasi.

3. Seks Sebelum Ovulasi

Sperma dapat bertahan dalam rahim dan saluran tuba falopi selama 2-3 hari, tapi sel telur hanya bertahan 12-24 jam saat ovulasi. Dengan kata lain, berhubungan intim sebelum ovulasi dapat meningkatkan kesempatan hamil, karena kemungkinan besar masih ada sperma yang bertemu sel telur.

Untuk Moms yang memiliki siklus teratur, atau sekitar 28 hari, ini waktu-waktu penting yang perlu diketahui jika ingin melakukan program hamil setelah KB:

  • Segera bermesraan dengan suami beberapa kali dalam seminggu, setelah selesai menstruasi. Waktu ini juga cocok untuk Moms yang siklusnya berubah-ubah.
  • Mulai berhubungan intim 2 hari sekali mulai hari ke-10.
  • Ketika alat tes kesuburan sudah menunjukkan waktu ovulasi (sekitar hari ke-12), berhubungan intim pada hari itu dan 2 hari setelahnya.

Baca Juga: 8 Ciri-ciri Wanita Subur dan Gampang Hamil

4. Posisi dan Waktu yang Tepat

Tidak ada posisi seks yang tepat untuk berhasil memperoleh hamil, tapi beberapa ahli menyarankan posisi seks Moms berbaring sebagai cara program hamil setelah KB.

“Secara struktur, vagina mengarah ke bawah, sehingga berbaring beberapa saat setelah berhubungan intim memberikan waktu bagi sperma untuk berenang menuju ke telur.”

5. Hindari Pelumas

Pendapat bahwa pelumas dapat membantu sperma berenang lebih cepat adalah pendapat yang salah ya, Moms. Kandungan beberapa pelumas justru berisiko mengganggu kesimbangan pH vagina dan dapat menurunkan mobilitas sperma.

Baca Juga : Masalah Reproduksi Ini Penyebab Infertilitas Pria!

6. Mitos Orgasme dan Celana Pria

Orgasme tidak berpengaruh pada keberhasilan untuk hamil. Jadi jangan menjadikan hal yang satu itu sebagai beban ya, Moms. Mitos lain adalah tentang penggunaan boxer atau celana dalam.

Ada mitos yang menyebutkan bahwa menggunakan celana dalam dapat memengaruhi produksi sperma. Belum ada bukti yang cukup untuk mendukung pendapat ini, jadi tidak perlu mengganti semua pakaian dalam suami, Moms. 

Jika sudah melakukan tips tersebut, berumur lebih dari 35 tahun, atau sudah mencoba lebih dari setahun dan belum berhasil hamil, segera cek ke dokter kandungan ya untuk melakukan program hamil setelah KB.

Ini karena beberapa kasus sulit hamil dapat menjadi lebih buruk jika tidak segera ditangani.

Itu dia Moms beberapa informasi untuk Moms yang ingin ikut program hamil setelah lepas KB suntik. Semoga membantu ya Moms!

Artikel Terkait