BAYI
7 Mei 2019

6 Cara Menidurkan Bayi Saat Batuk Pilek

Posisi tidur yang tepat dapat membantu mengurangi bayi terbangun karena batuk.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Saat bayi batuk pilek, akan lebih sulit bagi bayi untuk dapat tidur dengan nyenyak.

Bayi akan lebih sering terbangun karena batuk atau hidung yang mulai tersumbat akibat pilek.

Hal ini juga tentu mempengaruhi waktu istirahat Moms di malam hari, karena harus menenangkan bayi batuk pilek serta membantu menidurkan bayi kembali.

Berikut ini beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk membantu menidurkan bayi batuk pilek.

Baca Juga : Mencegah Bayi Tertular Flu Dari Orang Terdekat

1. Keluarkan Lendir

Cara Menidurkan Bayi Batuk Pilek.jpg

Foto: myparentingjourney.com

Sebelum menidurkan bayi, keluarkan lendir dengan bantuan penyedot ingus bayi.

Untuk hasil yang maksimal, semprotan terlebih dahulu larutan garam atau gunakan tetes hidung khusus untuk mengurangi hidung tersumbat saat bayi batuk pilek.

Lalu sedotlah dengan penyedot ingus bayi.

2. Spa Sebelum Tidur

“Bayi tidak memiliki kekuatan otot untuk batuk secara efektif, sehingga sulit bagi bayi untuk membersihkan dahak,” ungkap Stan Spinner, M.D., Kepala Petugas Medis di Texas Children’s Pediatrics, Houston, seperti dikutip dari parents.com.

Hal ini tentu sangat menyakitkan bagi bayi batuk pilek.

Namun, Moms bisa membantu bayi batuk dengan mengajaknya melakukan semacam spa kecil.

Caranya: bawa bayi ke kamar mandi dan nyalakan pancuran air panas untuk membuat udara panas dan beruap.

Hal ini dapat membantu hidung bayi lebih nyaman dan mengendurkan lendir di tenggorokan bayi batuk pilek.

Lakukan kegiatan ini sebelum menidurkan bayi, karena lendir cenderung mengalir ke tenggorokan dada bayi saat berbaring.

3. Naikkan Kepala Bayi

Naikkan Kepala Bayi.jpg

Foto: pillowclick.com

Tidur rata tanpa alas dapat membuat bayi batuk pilek bertambah parah.

Untuk itu, naikkan kepala bayi dengan bantal kecil atau lipatan handuk sebelum menidurkan bayi.

“Cara ini membantu lendirnya mengalir ke arah yang benar dan dapat meredakan batuk,” ungkap Wendy Sue Swanson, MD, dokter anak sekaligus juru bicara American Academy of Pediatrics, seperti dikutip dari webmd.com.

Baca Juga : Batuk Bayi di Malam Hari, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

4. Gunakan Humidifier atau Cool Mist Vaporizer Di Kamar

Alat ini akan membantu melembabkan udara di kamar tidur bayi.

Termasuk menjaga hidung bayi batuk pilek tetap lembab dan mengurangi batuk serta hidung tersumbat saat tidur malam.

Pastikan untuk membuang sisa air humidifier dan mengisinya dengan air baru setiap hari untuk mencegah timbulnya jamur pada alat.

5. Perbanyak Minum

Perbanyak Minum.jpg

Foto: motherandbaby.co.uk

Seperti orang dewasa, bayi batuk pilek juga memerlukan asupan minum yang banyak saat sakit.

Karena cairan akan membantu mengencerkan lendir, sehingga membuatnya lebih mudah dibersihkan sebelum menidurkan bayi.

Bayi di bawah usia enam bulan, hanya disarankan untuk minum ASI dan susu formula.

Sedangkan bayi di atas enam bulan, bisa diberikan air hangat atau larutan elektrolit jika diperlukan dan sesuai rekomendasi dokter anak.

6. Berikan Ketenangan dan Kenyamanan

Saat akan menidurkan bayi batuk pilek atau sakit, pasanglah atau nyanyikan lagu bernada lembut favoritnya.

Cara ini akan membantu membuat perasaannya lebih tenang untuk memulai tidur nyenyak.

Kehangatan Moms saat bayi batuk pilek juga tentu akan membuat bayi nyaman. Untuk itu, gendong dan peluk hangat saat menidurkan bayi batuk pilek atau sakit.

(GS/CAR)

Artikel Terkait