2-3 TAHUN
27 Juli 2019

6 Cara Menikmati Liburan Bersama Balita, Antiribet

Mau direncanakan sedetail apapun, niscaya ada yang meleset.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Konon, liburan dengan balita adalah liburan paling tidak menyenangkan.Karena itulah, konon kalau Moms mau pergi liburan dengan balita, ada baiknya jangan membuat rencana.

Sebab, mau direncanakan sedetail apapun, niscaya ada yang meleset.

Meski begitu, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar perjalanan liburan dengan balita bisa tetap menyenangkan.

1. Pilih Perjalanan dengan Bijak

Jill Ceder, LMSW, JD, seorang psikolog keluarga, berkata bahwa perjalanan dengan balita sangat berbeda dengan perjalanan dengan bayi.

Sebelum usia balita, Moms dan keluarga mungkin bisa berjalan-jalan di museum, pergi mendaki dengan bayi di gendongan, atau duduk di restoran saat bayi tidur.

Dengan seorang balita, rutinitas jalan-jalan bisa lebih kompleks. Kegiatan harus dijadwalkan antara waktu tidur dan waktu makan. Rutinitas liburan juga tidak boleh terlalu beda dari rutinitas biasa.

Liburan di pantai lebih cocok untuk balita daripada road trip.

Sebagian besar balita suka bermain di pasir dan mencebur ke dalam air. Bermain di pantai juga membuat semua orang lelah sehingga seluruh keluarga bisa tidur nyenyak.

2. Pikirkan Tentang Pengaturan Tidur

Katerina Manoff, seorang konselor keluarga, berkata bahwa saat memiliki balita, Moms harus melupakan hotel butik yang bergaya atau penginapan yang nyaman.

Prioritas utama adalah pengaturan tidur.

Jika si kecil biasanya tidur sendirian, menaruhnya di kamar mungkin membingungkannya atau membuatnya ingin bermain sepanjang malam.

Jadi, apa saja pilihan yang bisa dipilih?

Orang tua dapat menyewa rumah dengan beberapa kamar atau mendapatkan kamar hotel yang memiliki suite satu kamar sehingga si kecil dapat tidur di kamar dan bermain di ruang tamu.

3. Dapatkan Balkon

Jangan berharap terlalu tinggi, Moms mungkin akan menghabiskan lebih banyak waktu di kamar dengan si kecil.

Balita mungkin juga perlu waktu untuk bersantai. Dapatkan kamar dengan balkon untuk membantu mendapatkan pemandangan baru.

4. Jangan Menyiksa Diri di Restoran Setiap Malam

Balita mungkin sulit diajak pergi makan di restoran.

Beberapa malam mungkin Moms dapat merencanakan untuk pergi ke restoran ramah keluarga, di mana anak akan dihibur dengan krayon dan makan makanan dari menu anak.

Malam-malam lainnya, moms dapat merencanakan untuk membeli makanan dari restoran takeout yang lebih baik sehingga dapat mencoba makanan enak.

Keluarga juga dapat membawa makanan ke taman untuk piknik atau bersantai di area berumput di resor, atau BBQ.

Makan santai ini menyenangkan untuk seluruh keluarga.

5. Memilih Pakaian Liburan

Ketika masih muda, kesenangan sebelum liburan adalah membeli baju baru.

Namun, dengan balita, sebagian besar pakaian Moms tidak akan tersentuh, dan pakaian yang dikenakan kemungkinan besar akan ternoda.

Maka alih-alih memilih baju bagus, pilihlah baju nyaman.

Begitupun balita. Apalagi, pakaiannya akan mudah kotor oleh hal-hal seperti jus semangka dan noda rumput di atasnya.

6. Opsi Pengasuh

Banyak orang membawa pengasuh atau kerabat pada liburan mereka sehingga mereka dapat menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka tanpa mengorbankan waktu bersantai dan pergi keluar untuk makan malam yang menyenangkan dengan pasangan.

Membawa pengasuh dari rumah bisa jadi mahal karena harus membayar untuk liburan mereka, dan membawa kerabat mungkin bukan tidak terlalu menyenangkan.

Banyak resor menawarkan layanan penjagaan anak. Moms juga bisa mencari pengasuh lokal.

Jadi, mau liburan ke mana, Moms?

(TPW)

Artikel Terkait