RUPA-RUPA
3 September 2019

6 Fakta Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Memakan banyak korban jiwa dan luka-luka
placeholder

Foto: Antara/Ali Khumaini

placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Orami

Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cipularang arah Jakarta. Dilansir dari Liputan6.com, kecelakaan beruntun ini terjadi pada Senin, 2 September 2019, pukul 12.30 WIB di Kilometer 91.400.

Tidak tanggung-tanggung, kecelakaan yang melibatkan 21 kendaraan ini menelan korban jiwa sebanyak 9 orang dan terus bertambah.

Baca Juga: Bayi 11 Bulan Selamat dari Kecelakaan Maut di Karawaci, Begini Kisahnya

Sedangkan para korban kecelakaan Tol Cipularang lainnya kini dilarikan ke sejumlah rumah sakit yang ada di Purwakarta.

Apa saja fakta-fakta di balik kecelakaan maut ini? Simak di bawah ini.

Diduga Akibat Truk Terguling

kecelakaan beruntun, tol cipularang

Foto: tribunnews.com/Mega Nugraha

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang ini diduga akibat dump truk yang terguling di ruas jalan tol.

Hal ini mengakibatkan kendaraan lain yang berada di jalur yang sama berhenti secara tiba-tiba hingga tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Melibatkan 21 Kendaraan

kecelakaan beruntun, tol cipularang

Foto: jawapos.com

Akibat truk yang terguling, kendaraan lain yang berada di depan truk menabrak kendaraan lainnya, hingga terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan.

Baca Juga: Rekomendasi Mainan Kendaraan untuk Si Kecil

Sontak sejumlah mobil terbakar dan kepulan asap hitam mulai membumbung tinggi. Dari Kompas.com, berdasarkan keterangan beberapa saksi mata, terdengar teriakan minta tolong dari para korban kecelakaan.

Korban Mencapai Puluhan

kecelakaan beruntun, tol cipularang

Foto: money.kompas.com

Akibat kecelakaan beruntun ini 4 kendaraan terbakar, 3 kendaraan kecil dan 1 dump truk ikut terbakar.

Insiden ini juga menelan banyak korban jiwa dan luka-luka. Dikabarkan 9 orang meninggal dunia dan 8 orang menderita luka-luka. Korban luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Siloam di Purwakarta.

Dialihkan ke Jalur Alternatif

kecelakaan beruntun, tol cipularang

Foto: money.kompas.com

Tidak hanya itu saja, lalu lintas di jalur Bandung mengarah ke Jakarta pun mengalami macet sepanjang 5 kilometer akibat kecelakaan beruntun. Agar tidak semakin panjang, pihak Jasa Marga memberikan jalur alternatif ke jalan di luar tol.

Rekayasa lalu lintas contraflow ini telah diberlakukan mulai dari titik awal Km 93 sampai dengan Km 90.

Sementara pengguna jalan dari arah Bandung menuju arah Jakarta, dapat keluar melalui gerbang tol Cikamuning Km 116 dan masuk kembali ke Tol Purbaleunyi melalui GT Jatiluhur Km 84.

Baca Juga: 4 Tips Berkendara Sepeda Motor bagi Wanita

Evakuasi Korban

kecelakaan beruntun, tol cipularang

Foto: liputan6.com/dok Polri

Dari Kompas diketahui bahwa data jumlah korban dalam kecelakaan ini mencapai total 28 orang, 9 diantaranya tewas, 16 luka ringan, dan 4 alami luka berat.

Sejumlah korban ini dibawa ke empat rumah sakit berbeda yang ada di Purwakarta, yaitu RS Thamrib, Bayu Asih, Siloam, dan Bhakti Husada.

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi bekerja sama dengan pihak kepolisian dan rumah sakit terdekat mengerahkan ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, dan kendaraan rescue di lokasi untuk evakuasi korban dan kendaraan.

Ada yang Masuk Jurang

kecelakaan beruntun, tol cipularang

Foto: Tribunjabar.id/Ery Chandra

Tol Cipularang yang kanan-kirinya adalah jurang, mengakibatkan kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun ada yang masuk jurang. Polisi pun masih melakukan evakuasi terhadap kendaraan-kendaraan yang terlibat ini.

Artikel Terkait