KELUARGA
12 Maret 2020

6 Hal yang Perlu Ditanyakan Seputar Persiapan Sebelum Menikah

Persiapan sebelum menikah bisa dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Setiap pasangan kekasih yang menjalin hubungan, hampir semua menginginkan rencana untuk menikah.

Baik yang telah menjalin hubungan dalam hitungan bulan hingga tahunan. Misalnya, kita baru berpacaran dalam hitungan bulan, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan persiapan sebelum menikah.

Menikah adalah hal yang sakral. Untuk itu, Moms harus yakin bahwa Moms akan selalu ada di dekat pasangan dalam segala situasi atau bayangkan bagaimana cara menyatukan pendapat yang berbeda dengan pasangan hingga akhir hayat.

Baca Juga: 4 Keahlian yang Harus Dikuasai Sebelum Menikah

Ini yang Perlu Dilakukan sebagai Persiapan Sebelum Menikah

Nah, agar Moms tidak terjebak dalam pemikiran ragu dalam persiapan sebelum menikah, ada baiknya untuk saling bertanya satu sama lain.

Apa saja pertanyaanya tersebut? Yuk, mari kita simak.

Pertanyaan untuk Calon Pasangan

6 Hal yang Harus Ditanyakan Pada Pasangan dan Diri Sendiri Sebelum Menikah 1.jpg

Foto: pixabay

Menurut dr. Amie Harwick, terapis pernikahan dan keluarga yang dikutip dari womansday.com, ada beberapa pertanyaan penting yang bisa diajukan untuk mengidentifikasi apakah pasangan Moms cocok atau tidak untuk melangkah ke pernikahan.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dijadikan sarana berkomunikasi tentang value dan ekspektasi dalam berhubungan. Apa saja pertanyaan itu?

1. Bagaimana pendapat pasangan dalam melihat sebuah pernikahan?

Memberikan pertanyaan ini bisa menyamakan pendapat antara Moms dan pasangan tentang bagaimana melihat nilai-nilai dalam sebuah pernikahan.

Misalnya, jika Moms melihat sebuah pernikahan adalah hubungan yang monogami sementara tidak bagi pasangan, hal ini sudah pasti jadi red flag yang patut diwaspadai.

2. Apa rencana finansial pasangan terhadap anak, tempat tinggal, dan investasi?

Uang memang bukan segalanya, tetapi segalanya membutuhkan uang, termasuk kehidupan sehari-hari setelah berumah tangga.

Diskusikan dengan pasangan apa rencana finansialnya terhadap anak, tempat tinggal, dan investasi.

Cari tahu apakah pasangan adalah tipe pekerja keras atau hanya tipe yang pasrah pada keadaan, lalu sesuaikan dengan pilihan Moms.

3. Bagaimana cara pasangan dalam menyelesaikan masalah yang timbul saat sudah menikah?

Banyak pasangan yang menyia-nyiakan pernikahan setelah sudah lama menjalaninya. Kebiasaan ini tentu bisa terlihat semenjak Moms dan pasangan berpacaran.

Jika keadaan yang sekarang sudah cukup memuaskan bagi Moms, maka tidak perlu khawatir.

Tapi jika masih ada yang mengganjal, coba tanyakan, bagaimana cara ia memperbaiki keadaan ini.

Baca Juga: Persiapan Keuangan Sebelum Menikah

Pertanyaan untuk Diri Sendiri

6 Hal yang Harus Ditanyakan Pada Pasangan dan Diri Sendiri Sebelum Menikah 2.jpg

Nah, untuk Moms sendiri, ada beberapa pertanyaan dari psikolog Andrea Bonior Ph.D. yang dikutip dari phsycologytoday.com untuk membantu perisapan sebelum menikah. Apa saja?

1. Apakah ada sesuatu yang Moms harapkan bisa berubah?

Ada sifat-sifat yang kurang Moms sukai dari pasangan selama ini dan berharap akan berubah setelah menikah?

Sayangnya, sifat-sifat yang sudah terlihat sejak awal umumnya tidak akan berubah hanya karena sudah menikah.

Untuk itu, cobalah jujur pada diri sendiri sebab Moms tidak bisa berharap orang lain akan berubah demi Moms.

Coba renungkan kembali, apakah ini sosok yang benar-benar mau Moms nikahi untuk seumur hidup?

2. Bagaimana menerima keluarga masing-masing?

Beberapa ahli mengatakan bahwa mertua kerap menjadi hambatan dalam pernikahan.

Tidak perlu berlebihan seperti terus memuji mertua, tugas Moms dan suami adalah menjadikan hubungan antar keluarga menjadi nyaman.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah sudah siap jika suatu hari pasangan memang lebih memilih orang tua ketimbang istrinya.

Sebenarnya hal ini bisa didiskusikan di awal hubungan, tetapi tidak menutup kemungkinan akan terjadi di kemudian hari.

Baca Juga: Pentingnya Premarital Check Up, Persiapan Kehamilan 2 Bulan Sebelum Menikah

3. Bagaimana pendapat Moms melihat sebuah pernikahan?

Tentu saja pertanyaan yang sama diajukan untuk Moms sendiri. Hal ini mudah dilakukan karena dapat dinilai kapan saja.

Jika perasaan Moms sering berubah-ubah, sebaiknya, rutin lakukan self check up. Jangan sungkan untuk meminta bantuan terapis untuk mengeksplorasi pertanyaan ini lebih dalam.

Dr. Harwick juga berpendapat sangat penting untuk memeriksa apa saja value di diri Moms, sehingga bisa menyamakan perspektif dan tujuan dengan pasangan.

Moms, itulah pertanyaan-pertanyaan yang dapat diajukan sebagai modal untuk persiapan sebelum menikah. Semoga membantu Moms untuk mendapatkan pasangan seumur hidup yang baik, ya!

Artikel Terkait