BAYI
15 Juli 2019

6 Hal yang Memicu Rasa Sakit saat Menyusui

Jika puting tidak bisa dibersihkan dengan baik bisa berisiko mastitis
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menyusui adalah cara yang sempurna untuk membentuk ikatan yang kuat antara ibu dan anak. Moms mungkin awalnya mengira bila menyusui bisa dilakukan dengan mudah.

Tetapi, rasa sakit puting yang sakit, pembengkakan payudara atau bayi yang menggigit puting atau payudara dapat menjadi pengalaman yang mungkin dirasa frustrasi.

Karenanya, penting untuk mencari bantuan yang tepat, tergantung dari penyebab rasa sakit saat menyusui tersebut.

"Biasanya alasannya dapat diselesaikan dengan cukup cepat jika Anda mendapatkan bantuan yang tepat," kata Bridget Halnan, pemimpin pemberian makan bayi di Cambridgeshire dan Fellow dari Institute of Health Visiting, dikutip dari NHS.

Ia menambahkan, jangan pernah menunda meminta bantuan lebih awal. Bertekun sendiri, berharap itu akan menjadi lebih baik, dapat memperburuk keadaan.

Yuk cari tahu penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui di bawah ini.

Baca Juga: Meminimalisir Puting Lecet Karena Menyusui

1. Pembengkakan Payudara

hero payudara gatal

Penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui yang pertama adalah pembengkakan payudara. Pembengkakan payudara bisa terjadi bila payudara menjadi terlalu penuh. Mungkin teksturnya terasa keras, kencang dan sakit.

"Pada masa-masa awal, pembengkakan dapat terjadi karena ASI Anda masuk dan bayi Anda yang baru lahir tidak menyusu sebanyak yang mereka butuhkan," kata Halnan.

Bayi baru lahir perlu diberi makan sedikit dan intensitas yang sering. Diperlukan beberapa hari untuk suplai ASI sesuai dengan kebutuhan Si Kecil.

Jika saat menyusui, bayi tidak melekat dengan baik pada payudara, mungkin sulit bagi mereka untuk meminum ASI saat payudara Moms membesar.

Untuk meringankan ketidaknyamanan karena pembengkakan payudara akibat menyusui, selain dengan menyusui bayi, Moms bisa mencoba memeras sedikit ASI dengan tangan.

"Anda tidak perlu memompa payudara sebanyak yang Anda bisa. Ini hanya akan membuat payudara akan menghasilkan susu lebih banyak. Tapi peras sedikit saja untuk menghilangkan tekanan," jelas Halnan.

2. ASI Terlalu Banyak

Penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui yang selanjutnya adalah ASI terlalu banyak. Beberapa Moms bisa menghasilkan terlalu banyak ASI dan bayi mereka berjuang untuk meminumnya.

Untuk mengatasi ini, coba minta bantuan bidan, atau spesialis menyusui untuk melihat yang jadi penyebabnya. Mereka juga dapat menyarankan cara untuk mengurangi persediaan ASI.

"Mereka mungkin dapat membantu Anda dalam menentukan berapa lama bayi bisa tetap menyusui pada satu payudara," kata Bridget Halnan.

"Ingat, bayimu yang membuat ASI. Mengganti payudara terlalu dini dapat menyebabkan kelebihan pasokan," tambahnya.

3. Saluran ASI Tersumbat

menyusui4.jpg

Penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui yang selanjutnya adalah saluran ASI tersumbat. Kelenjar pembuat susu di payudara dibagi menjadi beberapa segmen, perumpamaannya seperti jeruk.

Dalam kelenjar tersebut ada tabung sempit yang menyalurkan susu dari setiap segmen ke puting susu. Jika salah satu kelenjar tersebut tidak dikeringkan dengan benar selama menyusui, ini dapat menyebabkan saluran tersumbat.

Dampaknya, Moms mungkin merasakan benjolan kecil dan lembut di payudara.

"Ini perlu dihilangkan secepatnya, dan bayi Anda mungkin bisa membantu. Jika mungkin, letakkan mereka dengan dagu mengarah ke benjolan sehingga mereka bisa menyusu dari bagian payudara itu," jelas Halnan.

Hindari mengenakan pakaian atau bra ketat sehingga ASI dapat mengalir bebas dari setiap bagian payudara.

4. Mastitis

Penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui yang selanjutnya adalah mastitis. Mastitis, atau radang pada payudara terjadi ketika saluran yang tersumbat tidak hilang.

Itu membuat payudara terasa sakit dan meradang, dan bisa membuat tubuh Moms merasa sangat tidak enak seperti gejala flu.

Jika Moms tidak mengalami tanda-tanda awal mastitis, itu bisa berubah menjadi infeksi dan Moms harus minum antibiotik.

Moms mengalami mastitis bila mengalami setidaknya 2 gejala berikut:

  • Payudara yang terasa panas dan lembut
  • Ada seperti bercak kulit merah yang menyakitkan untuk disentuh
  • Mengalami sakit seperti gejala flu
  • Merasa pegal dan lelah
  • Suhu tinggi (demam)

"Ini bisa terjadi secara tiba-tiba, dan bisa memburuk dengan cepat. Penting untuk terus menyusui karena ini akan membantu mempercepat pemulihan Anda," kata Bridget Halnan.

5. Abses Payudara

moms merasakan sakit saat menyusui

Penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui yang selanjutnya adalah abses payudara. Jika infeksi mastitis tidak diobati, itu dapat menyebabkan abses payudara, yang mungkin memerlukan operasi untuk mengeringkannya.

Hal ini juga dapat berkembang jika mastitis tidak merespons terhadap pemberian makanan yang sering ditambah antibiotik.

Mastitis paling sering memengaruhi wanita menyusui. Ini juga dapat terjadi pada wanita yang tidak menyusui, tetapi jarang terjadi.

Penting mendapatkan pengobatan untuk mastitis sesegera mungkin agar dapat membantu mengurangi risiko terkena abses.

Baca Juga: 4 Fakta Penting Ibu Menyusui

6. Payudara Sariawan

Penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui yang selanjutnya adalah payudara sariawan. Jika mengalami rasa sakit di kedua payudara, tetapi rasa sakitnya muncul usai menyusui tanpa rasa sakit, dan rasa sakitnya berlangsung hingga satu jam setelah menyusui, mungkin Moms menderita sariawan pada payudara.

Moms dapat terus menyusui sementara Moms melakukan perawatan karena sariawan. Sariawan pada ibu menyusui biasanya diobati dengan krim yang dioleskan di sekitar puting susu setelah menyusui.

Gejala akan membaik dalam 2 hingga 3 hari, dan ini akan memakan waktu sedikit lebih lama agar infeksi benar-benar hilang. Namun, bila Moms tidak melihat adanya peningkatan dalam 7 hari, bicarakan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Itulah beberapa penyebab umum mengapa Moms mengalami sakit saat menyusui. Tangani dengan cara yang tepat ya Moms!

Artikel Terkait