KESEHATAN
27 Juni 2019

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD

Aman dan sehat dikonsumsi penderita demam berdarah dan beberapa penyakit lain
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Trombosit adalah sel darah yang melindungi tubuh dari kehilangan darah secara berlebihan saat terluka, alias membantu darah menggumpal. Tubuh manusia normalnya memiliki 150.000-450.000 trombosit per mcL darah.

Jika kadar trombosit rendah atau trombositopenia, gejalanya bisa berupa kelelahan, mudah memar, pendarahan di hidung dan gusi, bercak dan bintik merah di kulit yang tak hilang saat ditekan, serta menstruasi yang lebih lama dan lebih banyak pada wanita.

Alana Biggers, MD, MPH, seorang dokter penyakit dalam dari Amerika Serikat, memaparkan bahawa trombositopenia bisa disebabkan oleh demam berdarah dengue, leukemia, pembesaran limpa, penyakit autoimun, pengobatan kanker, penyalahgunaan alkohol, sirosis hati, keracunan darah, serta infeksi dan pengobatan tertentu.

Trombosit rendah sebaiknya segera diatasi karena kadar trombosit seringkali anjlok tiba-tiba, sehingga bisa menyebabkan perdarahan berlebihan yang dapat berakibat fatal.

Tapi, jangan takut dan khawatir, Moms. Trombositopenia ringan dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang dapat menaikkan trombosit sebagai berikut:

1. Makanan Mengandung Vitamin B12

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD 01.jpg

Foto: sweetmeadowsmarket.com

Vitamin B12 diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan menaikkan trombosit. Kekurangan kadar vitamin B12 dalam tubuh bisa menyebabkan rendahnya trombosit.

Sumber vitamin B12 terbaik cenderung ke makanan hewani seperti daging sapi dan hati sapi, telur, serta seafood seperti kerang tahu, ikan trout salmon, dan tuna. Untuk vegan, ada alternatif seperti sereal, susu almond, serta susu kedelai yang diperkaya vitamin B12.

Baca Juga: Moms, Waspadai 5 Gejala Kekurangan Vitamin D Pada Balita Ini

2. Makanan Mengandung Folat

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD 02.jpg

Foto: buffalomanchester.com

Folat atau vitamin B9 penting untuk kesehatan sel darah. Defisiensi folat yang parah bisa menyebabkan berkurangnya trombosit.

Folat yang ditambahkan ke makanan atau minuman disebut asam folat. Folat aman dikonsumsi banyak-banyak. Tapi, jangan mengonsumsi asam folat secara berlebihan, ya, Moms, karena dapat mengganggu fungsi vitamin B12.

Folat dan asam folat yang mampu menaikkan trombosit ini terkandung dalam makanan seperti sayuran berdaun hijau gelap (misalnya bayam), hati sapi, beras, ragi, kacang tanah, kacang tolo, kacang merah, jeruk dan jus jeruk, serta sereal sarapan dan olahan susu yang diperkaya asam folat.

3. Makanan Mengandung Zat Besi

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD 03.jpg

Foto: seriouseats.com

Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah yang sehat. Menurut studi di tahun 2012 terhadap peserta yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi, asupan zat besi meningkatkan kadar trombosit.

Beberapa makanan yang mengandung zat besi dalam jumlah tinggi di antaranya adalah kerang hijau, tiram, biji labu kuning, daging sapi, hati sapi, kacang merah, kacang putih, dark chocolate, tahu, serta sereal sarapan yang diperkaya zat besi.

Zat besi dari sumber hewani lebih cepat diserap tubuh. Jadi, konsumsi zat besi dari sumber nabati sebaiknya disertai dengan konsumsi vitamin C untuk mempercepat penyerapan zat besi dalam tubuh dan pada akhirnya menaikkan trombosit. Oh, iya, hindari asupan kalsium berbarengan dengan zat besi, ya, Moms.

Baca Juga: Ini Dia 7 Vitamin untuk Ibu Hamil yang Paling Dibutuhkan

4. Makanan Mengandung Vitamin C

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD 04.jpg

Foto: epicurious.com

Selain meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi, vitamin C juga membantu trombosit mengumpul dan berfungsi secara efisien. Menurut buku Vitamin C: Its Chemistry and Biochemistry, ada peningkatan jumlah trombosit pada sekelompok kecil pasien yang menerima suplemen vitamin C.

Vitamin C bisa didapatkan dari makanan seperti brokoli, jeruk-jerukan, kiwi, paprika hijau dan merah, stroberi, jambu biji, mangga, nanas, tomat, serta kembang kol. Sebisa mungkin, konsumsilah dalam bentuk segar karena panas dapat merusak vitamin C.

5. Makanan Mengandung Vitamin K

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD 05.jpg

Foto: epicurious.com

Vitamin K penting untuk menjaga pertumbuhan sel secara optimal dalam tubuh. Sebab, trombosit hanya berumur 10 hari dan harus terus diproduksi untuk menggantikan trombosit yang berkurang dari tubuh. Selain itu, vitamin K berperan dalam pembekuan darah.

Moms bisa mengonsumsi makanan kaya vitamin K guna menaikkan trombosit seperti sayuran berdaun hijau (bayam dan sebagainya), telur, hati, brokoli, kedelai, minyak kedelai, serta labu kuning.

Baca Juga: Ini Manfaat Tersembunyi Ibu Hamil Mengkonsumsi Vitamin E

6. Daun Pepaya

6 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Cocok untuk Anak yang DBD 06.jpg

Foto: wikimedia.org

Studi pada tahun 2013 pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya meningkatkan trombosit dan sel darah merah secara signifikan. Penelitian lain melaporkan bahwa sari daun pepaya memiliki kaitan dengan peningkatan trombosit secara cepat pada pasien demam berdarah.

Untuk mendapatkan sari daun pepaya, Moms bisa merebus daun pepaya dengan api sedang selama 10-15 menit sampai airnya berkurang setengah. Minumlah dua sendok makan air rebusan tersebut dua kali sehari.

Itulah 6 makanan yang bisa menaikkan trombosit dan menyehatkan kondisi darah. Yuk, perbanyak konsumsinya saat diperlukan.

(EMA)

Artikel Terkait