2-3 TAHUN
20 Agustus 2018

6 Makanan untuk Perkembangan Otak Balita

Ternyata makanan juga bisa sangat membantu perkembangan otak balita, lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh fitria.rahmadianti
Disunting oleh fitria.rahmadianti

Selama 36 bulan pertama kehidupannya, perkembangan otak balita sangat pesat dan bisa menyerap apapun yang ada di sekelilingnya. Mengajak balita melakukan aktivitas seperti membaca buku, mendengarkan musik, bermain, dan menjelajah lingkungan sekitar, akan sangat mendorong perkembangan otaknya.

Tahukah Moms, ternyata makanan juga bisa sangat membantu perkembangan otak balita, lho. Makanan yang mengandung antioksidan, kolin, asam lemak omega-3, dan karbohidrat sangat diperlukan agar otak balita bisa berkembang dengan sehat.

Yuk, lihat apa saja jenis makanan yang direkomendasikan oleh dr. William Sears, dokter anak ternama dari Amerika Serikat!

  1. Telur

6 makanan untuk perkembangan otak balita 1

Foto: pexels.com

Selain mengandung protein dan kolin, telur juga termasuk salah satu bahan makanan yang secara alami mengandung vitamin D. Kolin sangat vital untuk pembentukan memory stem cell yang terbentuk di bagian dalam otak.

Alternatif penyajian: Telur orak arik, omelet, sandwich telur, telur setengah matang

  1. Oatmeal

6 makanan untuk perkembangan otak balita 2

Foto: hesca.org

Sebagai sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat, oatmeal dan gandum utuh lain akan memberikan energi untuk perkembangan otak balita. Serat dan protein dari oatmeal akan membantu jantung dan pembuluh darah di otak balita tetap berfungsi dengan lancar. Selain itu, oatmeal juga akan membantu mempertajam ingatan balita.

Alternatif penyajian: Bubur oatmeal, oatmeal cookies, oatmeal brownies, smoothies

  1. Buah Berry

6 makanan untuk perkembangan otak balita 3

Foto: linmick.com.au

Buah dari golongan berry seperti strawberry, blueberry, dan blackberry mengandung nutrisi dan antioksidan yang akan melindungi otak balita. Moms juga bisa coba alternatif lain seperti buah apel yang mengandung quercetin, antioksidan yang membantu mencegah penurunan kemampuan otak.

Alternatif penyajian: Yoghurt dengan potongan buah, smoothies

  1. Biji-bijian dan Kacang-kacangan

6 makanan untuk perkembangan otak balita 4

Foto: camillaferraro.com

Selain mengandung lemak sehat untuk memberikan energi pada tubuh balita, biji-bijian dan kacang-kacangan juga mengandung protein, asam lemak esensial, serta berbagai vitamin dan mineral yang berguna untuk menjaga sistem syaraf balita.

Selain itu, kacang adalah sumber vitamin E yang melindungi membran sel otak dari kerusakan. Biji bunga matahari atau kuaci juga sangat kaya akan folat, vitamin E, serta selenium.

Alternatif penyajian: Roti isi selai kacang, kacang karamel, gado-gado

  1. Ikan

6 makanan untuk perkembangan otak balita 5

Foto: readersdigest.ca

Vitamin D dan omega-3 yang terkandung dalam ikan akan melindungi otak si kecil dari penurunan kemampuan mental dan kehilangan ingatan. Semakin banyak asupan omega-3 akan membuat balita lebih mudah fokus dan membantu menyeimbangkan mood.

Ikan salmon, tuna, dan sarden adalah jenis ikan yang paling banyak mengandung omega-3, tapi Moms juga bisa menggantinya dengan udang, kerang, flaxseed, atau kacang kenari.

Alternatif penyajian: Katsu ikan, ikan saus asam manis, burger ikan

Baca juga: Kapan Ya Bayi Boleh Makan Ikan?
  1. Sayuran Hijau
6 makanan untuk perkembangan otak balita 6

Foto: realmomnutrition.com

Kaya akan kandungan folat dan vitamin, sayuran seperti bayam dan kale sudah diperhitungkan sebagai bahan makanan yang akan menurunkan risiko pikun di masa tua. Untuk balita, antioksidan dan kandungan lain dalam sayuran hijau akan membantu pertumbuhan sel otak baru serta membantu ingatan saat belajar.

Alternatif penyajian: Nugget sayur, keripik sayur, omelet isi irisan sayur.

Pasti si kecil akan senang sekali kalau makanan untuk perkembangan otak balita ini disajikan dengan tampilan kreatif. Yuk, Moms, berbagi resep sehat untuk perkembangan otak balita!

(WA)

Artikel Terkait