2-3 TAHUN
17 Juli 2017

6 Manfaat Dongeng Dalam Membentuk Karakter Anak

Dongeng memiliki kekuatan dalam membentuk karakter anak yang positif
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (andia.ratna)
Disunting oleh (andia.ratna)

Cara membentuk karakter anak yang positif bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan memanfaatkan dongeng sebagai media hiburan si kecil sehari-hari. Meski dongeng yang berupa kisah fantasi dan mitos ini sudah banyak “dilupakan” oleh mayarakat zaman sekarang, rupanya dongeng memiliki “kekuatan” untuk membentuk karakter anak ke arah yang positif lho.

Sebagai sebuah cerita khas yang dimiliki oleh suatu daerah di seluruh negara di dunia, dongeng tak hanya mampu memberikan pelajaran hidup, melainkan juga dapat melatih otak anak untuk semakin berkembang. Mengenai manfaat dongeng, Albert Einstein pernah berkata, "Jika Anda ingin anak-anak menjadi cerdas, bacakanlah dongeng untuk mereka. Jika Anda ingin mereka menjadi lebih cerdas lagi, bacakanlah dongeng lebih banyak lagi.”

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah manfaat dongeng dalam membentuk karater anak menurut seorang penulis buku mengenai pembelajaran untuk anak, Melissa Taylor:

  1. Dongeng Mengajarkan Anak untuk Pantang Menyerah

Biasanya dalam sebuah dongeng dikisahkan bagaimana karakter protagonis ini bersusah-susah dahulu, happy ending kemudian. Tokoh protagonist akan melalui berbagai cobaan sebelum akhirnya mencapai cita-citanya. Dari sini si kecil bisa belajar mengenai perjalanan mereka saat menyelesaikan suatu konflik yang seakan-akan sudah tidak bisa dipecahkan lagi.

  1. Dongeng Membuat Anak Bisa Menghargai Budaya

Ragam dongeng dari seluruh dunia memiliki keunikan dan ciri khas budaya masing-masing. Hal ini secara tidak langsung mengajarkan anak bahwa setiap tempat punya budaya sendiri-sendiri yang sangat unik, kaya, dan istimewa.

  1. Dongeng Meningkatkan Daya Imajinasi Anak

Dunia imajinasi yang diciptakan melalui tiap kata dalam dongeng membuat si kecil mampu berpikir lebih kreatif, baik dalam menyelesaikan masalah maupun membangun rasa ingin tahu. Belum lagi alur cerita yang penuh dengan kosakata baru, membuat anak sekaligus belajar memahami beberapa kata.

  1. Dongeng Meningkatkan Cara Berpikir Kritis

Beberapa dongeng yang memiliki konflik unik atau keajaiban di dalamnya mampu mendorong buah hati untuk berpikir kritis dengan baik. Bila alur cerita sebuah dongeng sulit untuk ditebak, biasanya si kecil juga akan melontarkan pertanyaan. Jangan langsung disuruh diam ya, Ma. Karena bertanya ini bisa jadi tanda si kecil sedang berusaha mengungkapkan pendapatnya.

  1. Dongeng Memberikan Pelajaran Moral

Tema-tema alam, kesederhanaan, kearifan lokal, budaya, hingga persaudaraan mampu memberikan pembelajaran moral langsung pada buah hati. Untuk usia si kecil, pelajaran moral melalui dongeng ini lebih mudah masuk ke dalam pikirannya daripada Mama mengajari secara verbal.

  1. Dongeng Membuat Ikatan Orangtua dan Anak Semakin Dekat

Menceritakan sebuah dongeng kepada si kecil bisa menjadi sebuah media yang membuat Mama semakin dekat dengannya. Menurut Susan Straub, KJ Dell'antonia, dan Rachel Payne, pengarang buku Reading With Babies, Toddlers & Twos, kebiasaan membacakan dongeng setiap hari mampu mempererat hubungan ibu dengan buah hatinya, bahkan dapat membentuk karakter anak yang dekat dan sayang kepada orang tua.

Dengan mengetahui beragam manfaat dongeng dalam membentuk karakter anak di atas, kini Mama tak perlu ragu lagi untuk membeli buku dongeng dan membacakannya buat si kecil setiap hari, terutama menjelang tidur.

<ARK>

Artikel Terkait