PARENTING
29 Desember 2017

6 Rahasia Kacang yang Bermanfaat Untuk Kehamilan

Meskipun tergolong tumbuhan berukuran kecil, kacang tak bisa diremehkan karena kandungannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Kacang tentu saja sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman yang bernama latin Arachis hypogaea ini tergolong jenis polong-polongan atau legume dari suku Fabaceae yang banyak dibudidayakan di Indonesia.

Meskipun tergolong tumbuhan berukuran kecil, kacang tak bisa diremehkan karena kandungannya. Ya, kacang memiliki nilai nutrisi yang cukup tinggi.

Selain itu, banyak penelitian ilmiah menyatakan bahwa kacang sangat baik dikonsumsi Moms yang sedang hamil. Penasaran apa saja manfaat kacang untuk ibu hamil? Yuk, simak informasinya berikut ini!

1. Kaya protein

kaya protein

Protein adalah salah satu zat yang sangat dibutuhkan tubuh, terutama ibu hamil. Zat satu ini berperan penting dalam pembentukan organ tubuh janin.

Selain itu, protein juga bermanfaat bagi wanita yang sedang mengandung. Sebab, ibu hamil membutuhkan cadangan energi dua kali lipat karena sari-sari makanan yang masuk ke dalam tubuh dibagi dengan si kecil yang ada di dalam perut.

Selain itu, nutrisi yang juga banyak terdapat pada daging ini berperan penting dalam membentuk antibodi untuk menjaga kesehatan tulang ibu dan janin.

2. Kaya zat besi

kaya zat besi

Selain protein, salah satu nutrisi penting bagi wanita hamil dan janin adalah zat besi. Zat besi mengandung senyawa yang jika dipecah menjadi lebih sederhana lagi bisa menghasilkan zat yang disebut dengan fitonutrisi.

Zat ini bisa membantu melindungi ibu hamil dari anemia dan mengurangi risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Zat besi juga dapat memperlancar peredaran oksigen ke plasenta dan ke seluruh bagian tubuh ibu hamil.

Dengan tercukupinya kandungan satu ini, ibu hamil yang biasanya cenderung malas beraktivitas bisa lebih bersemangat menjalani hari.

3. Menurunkan gula darah

menurunkan gula darah

Ibu hamil memproduksi hormon dalam jumlah berbeda dengan wanita yang sedang tidak dalam kondisi mengandung. Ketidakstabilan ini bisa memicu naiknya kadar gula darah dan mudah meningkatkan kandungan kolesterol dalam tubuh.

Jika gula darah dalam tubuh sang ibu sampai tinggi, akan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit diabetes yang mungkin saja akan menurun pada buah hati. Tak mau, ‘kan, buah hati tersayang sampai diwarisi gen penyakit diabetes dari Moms?

Baca Juga : Ini Cara Mengatasi Gestational Diabetes Saat Hamil

4. Mengurangi depresi

mengurangi depresi

Kacang tanah mengandung zat yang disebut dengan tryptophan, berguna untuk menekan tingkat depresi atau stres. Tryptophan juga bertugas untuk mengatur produksi serotonin.

Asam esensial serotonin dapat membantu mengendalikan, menenangkan, dan menyeimbangkan otak. Tentu saja, ini sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena bisa mengurangi mood swing.

5. Mencegah kanker dan batu ginjal

mencegah kanker dan batu ginjal

Bagi Moms yang mempunyai gen kanker, sangat disarankan mengonsumsi kacang. Tanaman satu ini berkhasiat meminimalkan risiko terserang kanker. Tak hanya itu saja, zat yang terkandung dalam kacang juga bermanfaat mengatasi batu ginjal.

6. Mengandung vitamin K

mengandung vitamin k

Selain produksi hormon yang tak seimbang, keadaan tekanan darah pada ibu hamil juga berubah-ubah. Untuk mengurangi risiko darah tinggi maupun darah rendah, ibu hamil sangat dianjurkan mengonsumsi makanan yang kaya kandungan vitamin K, seperti kacang dan kecambah.

Kacang memiliki rasa asli yang lezat, sehingga Anda bisa merebusnya saja tanpa ditambahi bumbu apapun. Kacang jenis tertentu juga memiliki rasa manis alami yang makin kuat jika direbus. Namun jika Moms bosan menyantap kacang rebus, bisa juga mengolahnya menjadi berbagai jenis kudapan, mulai dari yang asin hingga yang manis.

Moms juga boleh lho, menyantap peanut butter yang tak kalah banyak mengandung nutrisi penting untuk kehamilan. Namun ingat, pilihlah selai kacang asli yang tidak ditambahkan pemanis, pewarna kimia berbahaya, serta pengawet. Moms bisa mengoleskannya pada roti saat sarapan, atau nikmat juga dipasangkan dengan pisang bakar yang sudah dioles madu.

Foto : Shutterstock

Artikel Terkait