3-5 TAHUN
9 Oktober 2020

6 Tanda Disabilitas Intelektual Pada Balita, Ayo Kenali!

Berhubungan dengan keterbatasan kemampuan berpikir
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Dina Vionetta

Disabilitas intelektual pada balita, yang dulu dikenal dengan istilah retardasi mental atau mental retardation, bukanlah penyakit jiwa ataupun gangguan saraf.

Menurut ensiklopedia kesehatan University of Rochester Medical Center, yang dimaksud dengan disabilitas intelektual sebenarnya adalah kondisi kecerdasan di bawah rata-rata yang disertai dengan keterbatasan fungsi kognitif dan fungsi adaptif.

Itu artinya, seseorang dengan disabilitas intelektual memiliki keterbatasan dalam area fungsi kecerdasan (yang biasa dinilai dengan IQ) dan area perilaku adaptif atau kemampuan hidup dasar.

Tanda Disabilitas Intelektual pada Balita

Nah, jeli mengenali tanda disabilitas intelektual pada balita dapat membantu orang tua mendukung pola asuh dan tumbuh kembang buah hatinya.

Yuk Moms, kita lihat bersama berbagai tandanya.

1. Daya Ingat Kurang

Disabilitas Intelektual Pada Balita, Kenali Tandanya 1.jpg

Foto: liberty.edu

Sebuah studi yang dilansir dalam Journal of Psychology and Clinical Psychiatry mengungkap kalau balita dengan disabilitas intelektual ternyata memiliki daya ingat jangka pendek dan memori kerja yang secara signifikan lebih rendah dibanding anak lain pada umumnya.

Balita dengan disabilitas intelektual umumnya terlihat kesulitan mengingat informasi sederhana, seperti nama, angka, warna, atau detail kecil lain.

Daya ingatnya yang pendek juga membuatnya mudah lupa dengan hal yang baru saja terjadi atau apa yang baru saja Moms atau Dads sampaikan.

Baca Juga: Pertengkaran Orang Tua dan Dampaknya Terhadap Psikologi Anak

2. Kesulitan Berpikir Abstrak

Disabilitas Intelektual Pada Balita, Kenali Tandanya 2.jpg

Foto: divorceandchildren.com

Menurut American Speech-Language-Hearing Association, disabilitas intelektual pada balita menyebabkan kurangnya kemampuan dalam area fungsi kecerdasan anak.

Si Kecil mungkin akan menunjukkan kesulitan dalam memecahkan masalah, memahami konsep sebab dan akibat, belajar dari pengalaman, menilai situasi, berpikir abstrak, ataupun berpikir logis.

Faktor ini juga yang menjadi alasan balita dengan disabilitas intelektual cenderung pasif, tidak banyak menjelajah lingkungan atau bereksperimen dengan mainannya, atau mencoba hal baru.

3. Perkembangan Kemampuan Motorik Lambat

Disabilitas Intelektual Pada Balita, Kenali Tandanya 3.jpg

Foto: rdiconnect.com

Seperti dikutip dari healthychildren.org, situs milik American Academy of Pediatrics, disabilitas intelektual pada balita juga biasanya ditandai dengan perkembangan motorik yang terlambat.

Balita dengan disabilitas intelektual mungkin menunjukkan perkembangan motorik seperti mulai berguling, duduk, merangkak, atau berjalan di usia yang lebih lambat dibanding teman sebayanya.

Namun mengingat kecepatan tumbuh kembang setiap anak yang berbeda, perkembangan kemampuan motorik yang terlambat saja belum bisa diartikan sebagai tanda balita mengalami disabilitas intelektual ya, Moms.

4. Sulit Berkomunikasi

Disabilitas Intelektual Pada Balita, Kenali Tandanya 4.jpg

Foto: telegraph.co.uk

Menurut sebuah studi yang dilansir oleh National Institutes of Health, kesulitan dalam berbicara dan berkomunikasi juga sering ditemui pada balita dengan disabilitas intelektual.

Balita dengan kecerdasan normal yang terlambat bicara umumnya akan tetap ekspresif dalam menggunakan komunikasi nonverbal, dan di usia 3 tahun kemampuan bahasanya akan sama dengan teman sebaya.

Namun tidak demikian halnya pada balita dengan disabilitas intelektual. Di usia 3 tahun, ia mungkin akan tetap memiliki kosakata dan kemampuan menyusun kalimat yang sangat terbatas, serta kesulitan dalam memahami perintah sederhana maupun menggunakan dan memahami isyarat nonverbal.

Baca Juga: Waspadai Gangguan Mental Jika Balita Sering Melakukan 5 Kebiasaan Ini Saat Tantrum

5. Kemampuan Sosial Kurang

Disabilitas Intelektual Pada Balita, Kenali Tandanya 5.jpg

Foto: romper.com

Balita dengan disabilitas intelektual umumnya masih bisa bermain dan berinteraksi dengan teman maupun orang dewasa. Namun, Si Kecil mungkin akan lebih sering terlihat kesulitan memahami aturan sosial, mengikuti perintah, ataupun mengendalikan diri.

Di sisi lain, berbagai masalah perilaku seperti keras kepala, tidak sabaran, agresi, menutup diri, percaya diri rendah, dan kecenderungan melukai diri sendiri juga banyak ditemui pada kasus disabilitas intelektual pada balita.

6. Kesulitan Menguasai Kemampuan Dasar

Disabilitas Intelektual Pada Balita, Kenali Tandanya 6.jpg

Foto: nancymohrbacher.com

Disabilitas intelektual pada balita juga ditandai dengan keterbatasan fungsi adaptif, dimana Si Kecil kesulitan menguasai berbagai hal yang penting untuk bisa mengurus diri sendiri dan hidup lebih mandiri di masa depan.

Balita dengan disabilitas intelektual biasanya butuh waktu lebih lama untuk menguasai hal seperti memahami konsep waktu, memakai baju dan sepatu sendiri, makan tidak disuapi, atau toilet training.

Berbagai tanda di atas juga bisa menandakan kondisi lain lho, Moms. Jadi, diagnosis disabilitas intelektual pada balita hanya boleh dilakukan oleh dokter dan psikolog yang ahli dalam bidangnya.

Apa Moms tahu, faktor apa saja yang bisa meningkatkan resiko disabilitas intelektual pada balita?

Baca Juga: 3 Tips Mengajak Balita Memahami Penyandang Disabilitas dan Kebutuhan Khusus

Artikel Terkait