RUPA-RUPA
10 Oktober 2018

7 Alasan Mengapa Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja Sama-sama Rentan Stres Berkepanjangan

Ibu rumah tangga dan ibu bekerja punya tantangan masing-masing
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Pernahkan ibu bekerja berpikir bahwa jadi ibu rumah tangga itu lebih enak karena tidak perlu bekerja mencari uang?

Pernahkah ibu rumah tangga berpikir bahwa jadi ibu bekerja itu lebih enak karena kehidupan tidak melulu di rumah?

Jadi ibu rumah tangga maupun jadi ibu bekerja sama-sama ada enak dan tidak enaknya karena pada dasarnya menjadi ibu bukanlah hal mudah.

Banyak hal yang harus ditinggalkan dan ditanggalkan oleh seorang perempuan ketika mereka jadi ibu.

Berikut ini alasan mengapa ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama rentan mengalami stres berkepanjangan.

Baca Juga : Dari Wanita Karir ke Ibu Rumah Tangga

1. Ibu bekerja punya beban stres ganda

shutterstock 464891939

Sebagai ibu bekerja, ibu punya tanggung jawab pekerjaan di kantor dan di rumah

Pekerjaan di kantor harus diselesaikan tepat waktu. Begitu juga dengan pekerjaan di rumah yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Keduanya harus seimbang dan seiring sejalan.

2. Ibu rumah tangga stres karena punya tanggung jawab besar mengurus rumah tangga

shutterstock 1033060729

Ibu rumah tangga yang sehari semalam tinggal di rumah punya tanggung jawab yang juga besar.

Mereka harus memastikan rumah rapi, makanan tersedia, cucian bersih, serta anak-anak dan suami aman dan nyaman.

Jangan dikira pekerjaan ibu rumah tangga akan bisa diselesaikan sekejap. Pekerjaan ibu rumah tangga bisa dibilang tidak pernah berhenti.

3. Ibu bekerja stres karena hanya punya sedikit waktu bersama anak

shutterstock 176265329

Semua ibu selalu ingin berada dekat anaknya. Ketika ibu harus pergi bekerja di pagi hari dan baru kembali di sore hari, waktu untuk bersama si buah hati menjadi terbatas.

4. Ibu rumah tangga stres karena seluruh waktunya untuk rumah dan anak sehingga tidak punya waktu untuk bergaul

shutterstock 1005646009

Ibu rumah tangga menghabiskan hampir seluruh waktunya di rumah.

Mulai dari membersihkan rumah, merapikan kamar, mencuci, menyetrika, memasak, menyuapi anak, memandikan anak, mengajak anak bermain dan belajar, dan yang lainnya.

Mereka tidak punya lagi waktu untuk bergaul. Ini akan membuat mereka mudah sekali stres.

Baca Juga : Work-At-Home Mom, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Ibu Bekerja di Rumah

5. Ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama harus mengurus anak dan suami selama 24 jam

shutterstock 176259971

Ibu bisa jadi pekerjaan paling berat sekaligus paling mulia yang ada di dunia ini.

Ibu, baik ibu bekerja maupun ibu rumah tangga, harus stand by 24 jam untuk memastikan semua kebutuhan suami dan anak terpenuhi tanpa memikirkan kebutuhannya.

6. Ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama kurang waktu istirahat dan rileks

shutterstock 722660353

Pekerjaan yang tiada henti membuat para ibu ini sama-sama kurang waktu untuk beristirahat. Hal ini yang membuat mereka jadi sangat mudah terserang stres.

7. Ibu rumah tangga dan ibu bekerja kehilangan privasi dan personal space

shutterstock 566322181

Ibu bekerja dan ibu rumah tangga sama-sama rentan mengalami stres berkepanjangan. Karena itu, peran pasangan jadi sangat sentral. Pasangan yang punya inisiatif dan keinginan untuk membantu akan sangat mengurangi beban ibu.

Pasangan juga bisa membantu mengurangi beban istri dengan memberinya waktu untuk sendiri atau “me time” sementara anak-anak bisa bersama ayahnya. Hal ini juga berkorelasi langsung dengan tingkat stres yang dirasakan oleh ibu.

Di sisi lain, sesama ibu, baik ibu bekerja atau ibu rumah tangga, sebaiknya tidak saling meremehkan peran ya Moms. Baik ibu bekerja maupun ibu rumah tangga punya tantangan tersendiri.

(AND)

Artikel Terkait