KESEHATAN
6 September 2019

7 Bahan Alami Ini Bisa Membantu Melancarkan Haid

Moms, ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk membuat haid lancar dengan bahan-bahan alami yang ada di rumah
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Orami

Moms, siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode ke hari pertama berikutnya. Siklus menstruasi rata-rata yaitu 28 hari. Akan tetapi, hal ini bervariasi pada setiap perempuan setiap bulannya.

“Menstruasi dianggap teratur jika datang setiap 24 hingga 38 hari. Periode menstruasi dianggap tidak teratur jika waktu antara periode terus berubah dan membuat haid datang lebih awal atau lebih awal,” ungkap asisten dokter spesialisasi kebidanan dan ginekologi, Holly Ernst, PA-C.

Sementara itu, menurut Holly, perawatan untuk melancarkan haid diawal dengan mencari tahu apa yang menyebabkan periode tidak teratur pada Moms. Dia menambahkan, ada beberapa bahan alami yang bisa membantu melancarkan haid.

Baca Juga: Apakah Penderita Penyakit Lupus Bisa Hamil?

Bahan Rumah untuk Melancarkan Haid

Berikut ini cara melancarkan haid dengan pengobatan alami rumahan yang sudah terbukti secara sains.

1. Peterseli/Parsley

Parsley

Peterseli secara tradisional digunakan untuk menginduksi menstruasi selama berabad-abad. "Apiol dan myristicin, dua zat yang terkandung dalam peterseli, merangsang kontraksi rahim," kata Dr. LovneetBatra, Ahli Nutrisi Klinis Fortis La Famme, yang menghasilkan efek pendorong siklus bulanan Anda.

Caranya, dosis peterseli harian Moms harus 6 g daun peterseli kering yang dapat dikonsumsi dalam 3 dosis masing-masing 2 g, direbus dalam 150 ml air, saran Dr. Batra. Atau minum teh peterseli dua kali sehari.

2. Pepaya

Pepaya

Ini adalah pengobatan rumah paling efektif yang tersedia dengan mudah. Menurut Dr. Batra, pepaya mentah merangsang kontraksi di dalam rahim dan dapat membantu dalam menginduksi menstruasi.

Karoten yang ada dalam pepaya merangsang hormon estrogen sehingga menginduksi periode awal.

Caranya, konsumsi pepaya mentah atau dalam bentuk jus pepaya dua kali sehari. Satu cangkir jus pepaya (sekitar 200ml) atau satu mangkuk pepaya matang segar dapat dimakan sekitar pertengahan siklus untuk efek.

Baca Juga: Ini Dia Obat Alami untuk Penyakit DBD

3. Jahe

Jahe

Teh jahe adalah salah satu herbal yang paling kuat (herbal dengan khasiat magis yang merangsang aliran menstruasi dan membuat menstruasi lebih baik).

Untuk periode yang sangat terlambat, kombinasi teh peterseli dan jahe direkomendasikan. Jahe dianggap meningkatkan panas di sekitar rahim, sehingga memicu kontraksi.

Caranya, konsumsi jahe dalam bentuk teh atau jus jahe segar dengan sedikit madu atau sama seperti jahe mentah bersama madu.

Minumlah secangkir jus jahe segar dengan air (2: 1) setiap pagi dengan perut kosong selama beberapa hari sebelum kencan rutin.

4. Seledri

Seledri

Seledri benar-benar aman, alami, dan direkomendasikan oleh dokter, meminum jus seledri adalah salah satu cara untuk melancarkan haid.

Caranya, minum jus seledri segar dua kali sehari dapat merangsang aliran darah ke panggul dan rahim Moms, sehingga mendorong menstruasi Anda.

5. Biji Ketumbar

Ketumbar

Biji ketumbar dikatakan sebagai salah satu obat rumah yang paling efektif.

Caranya, rebus 1 sdt ketumbar dengan 2 gelas air dan tunggu sampai air berkurang menjadi hanya satu gelas. Gunakan saringan untuk mengeluarkan biji dan minum ramuan tiga kali sehari selama beberapa hari sebelum periode bulanan Moms.

Baca Juga: Moms, Pahami Dampak Hepatitis B Pada Ibu Hamil

6. Makanan Vitamin C

Vitamin C

Dilansir dari MedicalNewsToday, Vitamin C dosis tinggi dapat memicu menstruasi dengan meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Peningkatan kadar hormon ini merangsang kontraksi rahim, yang pada gilirannya merangsang perdarahan.

Vitamin C juga dapat mengurangi kadar progesteron, yang memicu kerusakan dinding rahim, yang mengarah ke periode awal. Makanan yang kaya vitamin C seperti buah jeruk, kiwi, dan sayuran seperti tomat, brokoli, dan paprika dapat dimasukkan ke dalam makanan harian Moms.

7. Cuka Sari Apel

Cuka Apel

Hasil penelitian yang diterbitkan pada tahun 2013 menunjukkan bahwa minum 0,53 oz (15 ml) cuka sari apel setiap hari dapat mengembalikan menstruasi ovulasi pada perempuan dengan PCOS. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memvalidasi hasil ini, karena studi khusus ini hanya melibatkan tujuh peserta.

Cuka sari apel juga dapat membantu Moms menurunkan berat badan, dan menurunkan kadar gula darah dan insulin.

Sari apel memiliki rasa pahit, yang mungkin sulit dikonsumsi oleh sebagian orang. Jika Moms ingin mencoba meminumnya tetapi mengalami kesulitan dengan rasanya, Moms dapat mencoba mengencerkannya dengan air dan menambahkan satu sendok makan madu.

Aktivitas untuk Melancarkan Haid

Selain mengkonsumsi makanan di atas, Moms pun bisa melakukan beberapa kegiatan ini untuk melancarkan haid.

1. Rutin Melakukan Yoga

Yoga

Yoga telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk berbagai masalah menstruasi. Sebuah studi 2013 dengan 126 peserta menemukan bahwa 35 hingga 40 menit yoga, 5 hari seminggu selama 6 bulan, mampu menurunkan kadar hormon yang berhubungan dengan menstruasi tidak teratur.

Yoga juga telah terbukti mengurangi nyeri haid dan gejala emosional yang berhubungan dengan menstruasi, seperti depresi dan kecemasan, dan meningkatkan kualitas hidup pada perempuan dengan dismenore primer.

Moms dengan dismenore primerakan mengalami nyeri hebat sebelum dan selama periode menstruasinya.

2. Berolahraga secara Teratur

Olahraga

Moms, tentunya tahu jika olahraga memiliki banyak manfaat kesehatan yang dapat membantu melancarkan haid. Ini dapat membantu Moms mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat dan umumnya direkomendasikan sebagai bagian dari rencana perawatan untuk sindrom ovarium polikistik (PCOS).

PCOS dapat menyebabkan ketidakteraturan menstruasi.

Hasil dari uji klinis baru-baru ini menunjukkan bahwa olahraga dapat secara efektif mengobati dismenore primer. Tujuh puluh mahasiswa dengan dismenore primer berpartisipasi dalam uji coba. Kelompok intervensi melakukan 30 menit latihan aerobik, 3 kali seminggu, selama 8 minggu.

Pada akhir percobaan, para perempuan yang melakukan latihan melaporkan lebih sedikit rasa sakit yang terkait dengan periode menstruasi mereka.

Baca Juga: Amankah Diet Keto Saat Hamil dan Menyusui?

Nah, beberapa hal di atas mampu untuk mengembalikan serta melancarkan siklus menstruasi Moms. Namun, jika Moms khawatir tentang menstruasi yang tidak teratur, maka tidak ada salahnya berbicara dengan dokter.

Selamat mencoba!

(WAR/ERN)

Artikel Terkait