DI ATAS 5 TAHUN
27 Agustus 2020

18 Cara Alami untuk Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak

Tak perlu beli obat, cukup manfaatkan bahan-bahan dapur berikut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Akhir-akhir ini cuaca semakin tidak menentu ya, Moms? Setelah panas yang terik, tiba-tiba turun hujan hingga keesokan harinya. Perubahan ini membuat banyak orang rentan sakit, apalagi anak-anak. Salah satu penyakit yang sering muncul adalah radang tenggorokan pada anak.

Radang tenggorokan memang sering terjadi di masa kanak-kanak, dan seringkali, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sebagian besar kasus, mereka hanyalah bagian dari flu biasa, tidak menimbulkan masalah, dan akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan apa pun.

Namun saat Si Kecil terkena penyakit yang satu ini, rasa tidak nyaman pada tenggorokan akan membuatnya malas makan. Padahal nutrisi yang tepat dan cukup sangat dibutuhkan agar ia cepat sembuh.

Tentunya akan selalu ada dokter dan obat-obatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini.

Namun, jika ada alternative home remedies atau obat alami, tidak ada salahnya dicoba kan, Moms? Selain Moms dapat membuatnya sendiri di rumah, Si Kecil juga tidak mendapat banyak asupan kimia dari obat-obatan.

Baca Juga: 7 Teh Terbaik untuk Mengatasi Radang Tenggorokan

Penyebab Radang Tenggorokan pada Anak

bakteri menyebabkan radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Radang tenggorokan pada anak ini paling sering terlihat di antara anak-anak berusia 5 hingga 15 tahun, biasanya selama musim-musim tertentu. Hanya 20 persen hingga 30 persen infeksi tenggorokan pada anak usia sekolah disebabkan oleh infeksi.

Mengutip Harvard Medical School, radang tenggorokan adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penyebab radang tenggorokan pada anak adalah bakteri yang dikenal sebagai Streptococcus pyogenes, juga dikenal sebagai streptokokus grup A.

Bakteri streptokokus sangat menular. Mereka dapat menyebar melalui tetesan udara ketika seseorang dengan infeksi batuk atau bersin, atau melalui makanan atau minuman bersama.

Selain itu, ada juga penyebab lainnya dari radang tenggorokan, seperti di bawah ini.

1. Flu Biasa

Sakit tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti flu biasa. Penyakit ini lebih sering muncul selama musim dingin tetapi bisa terjadi sepanjang tahun.

Radang tenggorokan pada anak yang gatal, virus flu juga bisa menyebabkan anak demam, pilek, dan batuk. Antibiotik tidak akan membantu sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus.

Rata-rata, bayi mungkin mengalami hingga tujuh pilek di tahun pertama kehidupannya saat sistem kekebalannya berkembang dan matang.

Jika Moms menduga anak pilek, maka mungkin ingin mempertimbangkan untuk tidak membawa anak ke tempat penitipan anak terlebih dahulu jika:

  • Mereka demam. Aturan praktis yang baik, dan aturan di sebagian besar fasilitas penitipan anak, adalah menjaga bayi Anda tetap di rumah saat mereka mengalami demam aktif dan tambahan 24 jam setelah demam berhenti.
  • Anak tampak sangat tidak nyaman. Jika Si Kecil sering menangis atau tampak tidak seperti biasanya, pertimbangkan untuk menjaganya di rumah.
  • Periksa kebijakan tempat penitipan anak, Moms juga perlu memeriksa kebijakan pusat tersebut. Mereka mungkin memiliki persyaratan tambahan untuk menjaga anak-anak yang sakit di rumah.

Infeksi ini biasanya membaik tanpa pengobatan dalam 7 hingga 10 hari. Cara terbaik untuk merawat pilek dan sakit tenggorokan adalah dengan membantu anak Moms agar tetap nyaman dan memastikan dia mendapat banyak cairan dan istirahat.

2. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut

Penyakit tangan, kaki, dan mulut disebabkan oleh keluarga virus yang disebut enterovirus. Infeksi ini paling sering menyebar di kalangan anak kecil selama musim panas dan musim gugur, meskipun kasus dapat terjadi sepanjang tahun.

Gejala awal mungkin termasuk demam dan radang tenggorokan atau sakit mulut, diikuti dengan ruam yang muncul sebagai campuran benjolan merah kecil dan lecet, terutama di tangan, kaki, bokong, dan sekitar mulut.

Lepuh dan luka bisa terbentuk di mulut dan tenggorokan, sehingga terasa sakit saat menelan. Ini menjadi gejala radang tenggorokan pada anak.

Seperti virus lainnya, antibiotik tidak akan membantu radang tenggorokan pada anak jenis ini. Dokter anak mungkin akan merekomendasikan acetaminophen atau ibuprofen untuk demam dan nyeri, bersama dengan cairan dan istirahat di rumah sampai lecet sembuh.

3. Tonsilitis

Bayi bisa mengalami tonsilitis, atau amandel yang meradang. Tonsilitis biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Jika bayi Moms menderita tonsilitis, ia mungkin tidak akan tertarik untuk menyusu. Mereka mungkin juga:

  • Mengalami kesulitan untuk menelan
  • Ngiler lebih dari biasanya
  • Disertai demam
  • Memiliki tangisan yang terdengar lebih serak

Dokter anak mungkin meresepkan asetaminofen untuk bayi atau ibuprofen bayi, jika diperlukan. Jika bayi sudah mengonsumsi makanan padat, mereka harus tetap mengonsumsi makanan lunak.

4. Sakit Tenggorokan

Radang tenggorokan pada anak adalah jenis radang amandel yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Meskipun jarang terjadi pada anak-anak di bawah usia 3 tahun, penyakit ini dapat terjadi karena sakit tenggorokan.

Gejala radang tenggorokan pada bayi mungkin termasuk demam dan amandel yang sangat merah. Moms mungkin juga merasakan pembengkakan kelenjar getah bening di lehernya.

Jika mencurigai bayi menderita radang tenggorokan, hubungi dokter anak mereka. Mereka dapat melakukan kultur tenggorokan untuk mendiagnosisnya. Mereka mungkin meresepkan antibiotik, jika diperlukan.

Tanda dan Gejala Radang Tenggorokan pada Anak

tanda dan gejala radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Radang tenggorokan mungkin sering terjadi pada anak. Agar bisa segera di atasi, Moms harus memperhatikan tanda dan gejala pada anak seperti berikut ini:

  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Amandel merah dan bengkak
  • Kelenjar leher yang sakit atau bengkak.

Namun ingat Moms, tidak semua sakit tenggorokan adalah radang tenggorokan ya. Seringkali, anak-anak menderita sakit tenggorokan karena virus, yang biasanya akan hilang tanpa perawatan medis.

Anak-anak yang terinfeksi radang tenggorokan mungkin akan menunjukkan beberapa gejala lain dalam kurun waktu sekitar 3 hari setelah terjadi infeksi, seperti:

Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak

Nah, berikut beberapa cara alami yang dapat Moms coba untuk meredakan radang tenggorokan pada anak.

1. Madu dan Lemon

shutterstock 156284285

Foto: Orami Photo Stock

Lemon dapat membantu melancarkan pencernaan dan sumber vitamin C yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sementara itu, madu memberikan lapisan ada tenggorokan sehingga Si Kecil bisa makan dengan lebih nyaman. Rasanya yang manis juga pasti disukai oleh Si Kecil.

Sebuah penelitian juga mengungkapkan, satu sendok makan madu memiliki efek lebih baik untuk meredakan radang tenggorokan, dibanding dengan obat batuk.

Untuk menyajikannya, campur 1 sendok makan madu dan 1 sendok makan lemon. Hangatkan campuran tersebut dan berikan pada Si Kecil sekitar 1 sendok teh. Simpan campuran dan berikan 2-3 kali dalam sehari.

Namun, perlu diingat bahwa madu tidak boleh diberikan pada anak yang berusia kurang dari 1 tahun ya, Moms.

Baca Juga: 8 Obat Alami yang Mujarab Atasi Radang Tenggorokan

2. Gunakan Campuran Garam dan Air

shutterstock 282501269

Foto: Orami Photo Stock

Campuran garam dan air adalah salah satu cara alami yang sudah digunakan sejak zaman dulu untuk meredakan radang tenggorokan pada anak. Garam, yang tentu Moms punya di dapur, ternyata berfungsi sebagai anti bakteri!

Campur air hangat dan tambahkan setengah sendok teh garam. Minta Si Kecil untuk berkumur dengan campuran tersebut sebanyak 5-6 kali dalam sehari.

Baca Juga : Bibir Kering dan Pecah-Pecah, Atasi Dengan 7 Cara Alami Ini

3. Ajak Anak untuk Makan Pisang

shutterstock 269712092

Foto: Orami Photo Stock

Pisang adalah asupan yang tepat untuk mengatasi radang tenggorokan pada anak karena buah yang satu ini lembut dan tidak mengandung asam.

Karena itu, buah ini cocok untuk tenggorokan Si Kecil yang sedang sensitif. Pisang juga mengandung vitamin C yang baik untuk sistem kekebalan tubuh.

4. Minum Minuman Jahe Hangat

shutterstock 127542449

Foto: Orami Photo Stock

Jahe ternyata tidak hanya membuat makanan lebih sedap lho, Moms. Jahe mengandung anti bakteri dan anti inflamasi yang membantu meredakan nyeri di tenggorokan. Sebuah penelitian juga menunjukkan ekstrak jahe dapat membantu membunuh bakteri penyebab penyakit.

Sajikan jahe sebagai minuman hangat untuk meredaka radang tenggorokan pada anak. Jika Si Kecil merasa jahe terlalu pedas, tambahkan madu atau gula sebagai pemanis agar ia lebih semangat meminumnya.

5. Beri Anak Konsumsi Yogurt

shutterstock 1016833429

Foto: Orami Photo Stock

Dengan mengonsumsi yogurt, bakteri baik dalam tubuh akan bertambah, sehingga proses penyembuhan tubuh akan berjalan lebih cepat.

Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam mengatasi radang tenggorokan pada anak, berikan yogurt pada Si Kecil dan biarkan selama 30 menit. Hindari memberinya makanan dan minuman lain selama periode tersebut.

Hal ini akan membantu bakteri baik bekerja lebih maksimal dan membuat tenggorokan Si Kecil menjadi lebih nyaman.

6. Buat Jus Bawang Bombay

shutterstock 753583324

Foto: Orami Photo Stock

Selain membuat masakan menjadi lebih sedap, ternyata bawang bombay juga dapat meredakan radang tenggorokan pada anak. Ada kandungan alami anti bakteri dan antiseptik yang terdapat dalam bawang bombay.

Berikan 1 sendok teh bawang bombay yang sudah diolah menjadi jus dan berikan pada Si Kecil pagi hari ketika perutnya masih kosong. Pilihan lain adalah mencampur jus bawang dengan segelas air dan minta Si Kecil berkumur dengan campuran tersebut.

Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari Saat Radang Tenggorokan

7. Bawang Putih

shutterstock 1049144981

Foto: Orami Photo Stock

Seperti bawang bombay, bawang putih juga memiliki kandungan anti bakteri untuk meredakan radang tenggorokan pada anak.

Hancurkan beberapa buah bawang putih, kemudian rebus dalam air mendidih selama 10 menit. Saring rebusan tersebut dan berikan pada Si Kecil untuk diminum.

8. Menggunakan Pelembap Udara

radang tenggorokan pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Menyiapkan pelembap udara di kamar bayi dapat membantu meringankan gejala radang tenggorokan pada anak. Jika bayi mengalami hidung tersumbat, pelembap udara dapat membantunya untuk bernapas lebih mudah.

Siapkan humidifier jauh dari bayi agar mereka tidak menyentuhnya, tetapi cukup dekat dengan anak, sehingga mereka dapat merasakan efeknya. Alat penguap air panas adalah bahan yang berbahaya dan tidak boleh digunakan.

Moms juga perlu membersihkan dan mengeringkan pelembap udara setiap hari untuk mencegah pembentukan bakteri atau jamur. Ini bisa membuat anak Si Kecil tambah sakit.

Moms dapat menggunakan pelembap udara sampai gejala radang tenggorokan pada anak membaik, tetapi beri tahu dokter anak jika bayi tidak membaik setelah beberapa hari.

9. Suction, Selama 3 Bulan Sampai 1 Tahun

radang tenggorokan pada anak

Foto: romper.com

Bayi tidak bisa mengeluarkan ingus. Sebagai gantinya, Moms bisa menggunakan alat penghisap untuk menyedot lendir dari hidung anak. Obat tetes garam dapat membantu mengencerkan lendir agar lebih mudah dikeluarkan dengan penyedotan.

10. Cairan Beku, untuk Anak yang Lebih Besar

mengatasi radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Jika anak sudah mulai bisa mengonsumsi makanan padat, Moms mungkin ingin memberinya makanan beku untuk meredakan radang tenggorokan pada anak.

Coba berikan Si Kecil es loli formula atau ASI beku dalam cetakan es loli. Amati mereka saat mencoba camilan beku ini untuk berjaga agar anak tidak tersedak.

11. Berikan Banyak Asupan Cairan

susu botol untuk bayi

Foto: Orami Photo Stock

Perawatan untuk radang tenggorokan pada anak akan bergantung pada apa yang menyebabkannya. Jika itu disebabkan oleh flu biasa, dokter anak kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pengobatan kecuali jika disertai dengan demam.

Moms dapat membuat bayi tetap nyaman dengan memasang pelembap udara di kamar anak. Tawarkan mereka banyak ASI atau susu botol. Cairan dapat membantu bayi tetap terhidrasi sampai gejalanya membaik.

Antibiotik mungkin diperlukan jika radang tenggorokan bayi disebabkan oleh infeksi bakteri seperti strep. Dokter anak akan dapat mendiagnosis bayi dan meresepkan antibiotik, jika diperlukan.

Namun Ingat ya Moms, obat flu dan batuk yang dijual bebas tidak disarankan untuk bayi. Mereka tidak akan menyembuhkan gejala flu dan, bahkan dapat membuat anak kita semakin sakit.

Satu-satunya pengecualian adalah jika bayi demam. Untuk bayi di atas 3 bulan, bicarakan dengan dokter anak tentang memberikan asetaminofen atau ibuprofen pada bayi untuk mengatsi demam, jika diperlukan. Mereka juga dapat memberi tahu dosis yang tepat yang aman untuk Si Kecil.

Baca Juga: Ini 5 Khasiat Minum Jus Buah dan Sayur Setiap Pagi

12. Berikan Teh Chamomile

teh kamomil meredakan radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Teh kamomil secara alami akan menenangkan. Teh ini telah lama digunakan untuk tujuan pengobatan, seperti menenangkan radang tenggorokan pada anak. Teh ini sering digunakan karena sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan astringentnya.

Penelitian dalam jurnal Chamomile: A Herbal Medicine of The Past with Bright Future, telah menunjukkan bahwa menghirup uap kamomil dapat membantu meredakan gejala pilek, termasuk sakit tenggorokan.

Minum teh kamomil juga bisa memberikan manfaat yang sama. Ini juga dapat merangsang sistem kekebalan untuk membantu tubuh anak melawan infeksi yang menyebabkan radang tenggorokan.

13. Semprotan Peppermint

pepermint untuk sakit tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Peppermint dikenal dengan kemampuannya dalam menyegarkan napas. Semprotan minyak peppermint yang diencerkan juga dapat meredakan radang tenggorokan pada anak.

Peppermint mengandung mentol, yang membantu mengencerkan lendir dan menenangkan sakit tenggorokan dan batuk. Peppermint juga memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antivirus, yang dapat mendorong penyembuhan.

Jangan pernah menggunakan minyak esensial ini tanpa mencampurnya dengan minyak lain seperti minyak zaitun, minyak almond, atau minyak kelapa yang dilembutkan.

Untuk minyak peppermint, campurkan lima tetes minyak esensial dengan satu ons minyak pembawa pilihan. Jangan pernah memakan minyak esensial.

14. Kumur Soda Kue

menghilangkan radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Sementara obat kumur air asin lebih umum digunakan, berkumur soda kue yang dicampur dengan air garam juga dapat membantu meredakan radang tenggorokan pada anak. Berkumur larutan ini dapat membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhan ragi dan jamur.

National Cancer Institute merekomendasikan untuk berkumur dan mengoleskan dengan lembut kombinasi 1 cangkir air hangat, 1/4 sendok teh soda kue, dan 1/8 sendok teh garam. Mereka merekomendasikan penggunaan kumur setiap tiga jam sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Perlukah Anak Menggunakan Obat Kumur?

15. Fenugreek

radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Fenugreek memiliki banyak manfaat kesehatan. Ia juga memiliki banyak bentuk.

Moms bisa berikan anak makan biji fenugreek, menggunakan minyak topikal, atau minum teh fenugreek. Teh fenugreek adalah obat alami untuk menghilangkan radang tenggorokan pada anak.

Penelitian menunjukkan kekuatan penyembuhan fenugreek. Dapat meredakan nyeri dan membunuh bakteri penyebab iritasi atau pembengkakan. Fenugreek juga merupakan antijamur yang efektif.

National Center for Complementary and Integrative Health menyarankan agar wanita hamil menghindari fenugreek.

16. Akar Marshmallow

meredakan radang tenggorokan

Foto: medicalnewstoday.com

Akar marshmallow mengandung zat mirip lendir yang melapisi dan meredakan radang tenggorokan pada anak.

Cukup tambahkan sedikit akar kering ke dalam secangkir air mendidih untuk membuat teh. Menyeruput teh dua hingga tiga kali sehari dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.

17. Akar Licorice

akar licorice

Foto: vaya.in

Akar licorice telah lama digunakan untuk mengobati radang tenggorokan pada anak. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ramuan ini efektif bila dicampur dengan air untuk membuat larutan berkumur.

Namun, ibu hamil dan menyusui harus menghindari pengobatan ini, menurut National Center for Complementary and Integrative Health.

18. Cuka Apel

cuka apel untuk panas dalam

Foto: Orami Photo Stock

Cuka apel memiliki banyak kegunaan antibakteri alami. Sejumlah penelitian menunjukkan efek antimikroba dalam bahan ini bisa memerangi infeksi. Karena sifatnya yang asam, ini dapat digunakan untuk membantu memecah lendir di tenggorokan dan menghentikan penyebaran bakteri.

Jika Si Kecil merasakan radang tenggorokan pada anak, coba encerkan 1 hingga 2 sendok makan cuka sari apel ke dalam satu cangkir air dan berkumur dengannya.

Kemudian minum sedikit campurannya, dan ulangi seluruh proses satu hingga dua kali per jam. Pastikan untuk minum banyak air di antara saat berkumur.

Ada banyak cara berbeda menggunakan cuka apel untuk mengobati radang tenggorokan, tergantung pada tingkat keparahan penyakit dan juga kepekaan tubuh anak terhadap cuka. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter anak sebelum memberikannya pada Si Kecil.

Baca Juga: 4 Manfaat Kesehatan Cuka Apel untuk Bayi, Simak di Sini!

Waktu untuk Menghubungi Dokter

bawa anak ke dokter saat radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Jika Si Kecil berusia di bawah 3 bulan, hubungi dokter anak ada gejala awal sakit tenggorokan, seperti menolak makan atau tetap rewel setelah makan.

Bayi baru lahir dan bayi di bawah 3 bulan tidak memiliki sistem kekebalan yang sempurna, jadi dokter anak mereka mungkin ingin melihat atau memantau mereka.

Jika bayi berusia lebih dari 3 bulan, hubungi dokter anak jika mereka memiliki gejala lain selain tenggorokan terasa sakit atau gatal, seperti:

  • Suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius
  • Batuk terus-menerus
  • Tangisan yang tidak biasa atau mengkhawatirkan
  • Tidak mengompol seperti biasa
  • Sepertinya mengalami sakit telinga
  • Memiliki ruam di tangan, mulut, dada, atau bokong

Dokter anak akan menentukan apakah perlu membawa bayi kita untuk diperiksa, atau apakah Moms harus menjaganya di rumah dan mencoba pengobatan rumahan serta istirahat saja.

Dokter anak juga dapat memberi tahu apakah bayi Moms harus dijauhkan dari penitipan anak dan untuk berapa lama, agar menular.

Langsung cari perawatan medis jika bayi mengalami kesulitan menelan atau bernapas. Moms juga harus mencari perawatan medis darurat jika anak mengeluarkan air liur yang tidak biasa, yang mungkin berarti mereka kesulitan menelan.

Durasi Radang Tenggorokan pada Anak Akan Sembuh

radang tenggorokan

Foto: Orami Photo Stock

Jika radang tenggorokan pada anak disebabkan oleh flu, kemungkinan anak Moms akan sembuh dalam 7 hingga 10 hari.

Mungkin diperlukan waktu lebih lama bagi anak kita untuk pulih jika sakit tenggorokannya disebabkan oleh penyakit tangan, kaki, dan mulut, atau dari tonsilitis.

Selalu beri tahu dokter tentang informasi terbaru tentang pemulihan anak dan beri tahu mereka jika gejala bayi tidak membaik setelah beberapa hari.

Baca Juga: Radang Tenggorokan Pada Busui, Apakah Berpengaruh Pada Bayi?

Mencegah Radang Tenggorokan pada Anak

mencegah radang tenggorokan pada si kecil

Foto: Orami Photo Stock

Sakit tenggorokan mungkin tidak dapat dicegah sepenuhnya, terutama jika disebabkan oleh flu biasa. Tetapi mengambil tindakan berikut dapat membantu mengurangi risiko Si Kecil untuk sakit lagi:

  • Jauhkan bayi dari bayi lainnya, saudara, atau orang dewasa lain yang menunjukkan tanda dan gejala pilek atau sakit tenggorokan
  • Jika memungkinkan, hindari transportasi umum dan pertemuan kelompok dengan bayi yang baru lahir
  • Sering-seringlah membersihkan mainan dan empeng Si Kecil
  • Cuci tangan kita sebelum menyusui atau menyentuh bayi

Orang dewasa terkadang juga bisa mengalami radang tenggorokan pada anak atau pilek karena bayi.

Untuk mencegahnya, pastikan untuk sering-sering mencuci tangan. Ajari semua orang di rumah untuk batuk dengan benar, atau gunakan tisu yang kemudian harus dibuang.

Nah, selamat mencoba di rumah ya Moms, semoga Si Kecil lekas sembuh!

Artikel Terkait