BALITA DAN ANAK
29 Mei 2020

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak

Agar tumbuh kembang Si Kecil optimal, pastikan berat badannya pun ideal sesuai usia ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms, anak-anak akan bertambah berat badannya seiring bertambah usianya. Tapi, bagaimana jika berat badan Si Kecil tidak sesuai dengan usianya? Menambah berat badannya menjadi salah satu pilihan agar Si Kecil bisa tumbuh dengan baik dan optimal.

Dilansir dari Kids Health, cara menambah berat badan yang terbaik untuk semua anak adalah makan makanan yang bergizi seimbang, banyak aktivitas fisik, serta memiliki waktu tidur yang cukup. Ketika Si Kecil melakukan semua cara-cara itu, maka ia akan tumbuh dan berkembang seperti yang seharusnya.

Cara Menambah Berat Badan Anak

Menambah berat badan bukan berarti Si Kecil harus makan semua makanan, seperti junk food atau jajanan sembarangan lainnya.

Moms harus tetap menerapkan cara menambah berat badan yang sehat dan tepat untuk Si Kecil, agar mereka dapat mendapatkan berat badan idealnya. Berikut ini adalah 7 cara menambah berat badan anak yang bisa Moms terapkan.

1. Tidak Melewati Waktu Makan

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 1.jpeg

Foto: Unsplash.com

Tentukan jam makan dan atur pola makan Si Kecil setiap harinya. Lalu, tetap berpegang pada rutinitas tersebut.

Si Kecil akan lebih menyukai pola makan yang teratur dan terjadwal. Dengan jadwal makan teratur, Si Kecil akan membentuk kebiasaan baik yakni disiplin dan tepat waktu.

Baca Juga: Bolehkah Anak Mengonsumsi Susu Penambah Berat Badan?

2. Memberikan Makanan 4 Sehat 5 Sempurna

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 2.jpeg

Foto: Unsplash.com

Pastikan Moms menyediakan makanan yang bergizi seimbang pada setiap waktu makannya, seperti makanan yang mengandung berbagai vitamin dan mineral, contohnya sayuran dan buah-buahan.

Apabila Si Kecil kurang menyukai sayur dan buah, Moms bisa mengkreasikan makanan ini seperti membuat nasi goreng sayur, bakso sayur, atau siomay sayur.

3. Memberikan Camilan Sehat

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 3.jpeg

Foto: Unsplash.com

Supaya camilan bisa lebih sehat namun tetap menyenangkan, Moms bisa membuat sendiri camilan dari sayur dan buah.

Misalnya camilan seperti puding buah, cookies oatmeal, atau keripik sayur. Hindari Si Kecil dari snack yang tidak sehat seperti makanan ringan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamat).

4. Hindari Junk Food

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 4.jpeg

Foto: Unsplash.com

Jauhkan makanan bergizi rendah dan kalori kosong seperti junk food dari Si Kecil.

Menurut studi dari University College of Medical Sciences & Guru Teg Bahadur Hospital, junk food sangat berisiko membuat Si Kecil mengalami penyakit-penyakit serius seperti sakit jantung, obesitas, kekurangan gizi, dan membuat otak bekerja kurang optimal.

Baca Juga: 6 Tips Agar Anak Tak Suka Makan Junk Food

5. Kurangi Minum Saat Makan

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 5.jpg

Foto: Freepik.com

Terlalu sering minum saat makan bisa membuat Si Kecil jadi cepat kenyang, lho, Moms.

Akibatnya, porsi makannya pun berkurang. Untuk itu, kurangi porsi minum saat agar porsi makannya tetap sesuai atau bisa lebih.

6. Mengurangi Screen Time

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 6.jpg

Foto: Freepik.com

Salah satu cara lain untuk menambah berat badan anak ialah dengan mengurangi screen time selama di rumah.

Ajak Si Kecil melakukan aktivitas fisik seperti main di luar, agar ia lebih aktif bergerak daripada duduk diam menatap gadget.

7. Konsultasi ke Dokter

7 Cara Menambahkan Berat Badan Anak 7.jpg

Foto: Freepik.com

Untuk saran yang lebih baik terkait berat badan Si Kecil, Moms bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter. Apalagi jika Si Kecil memiliki penyakit tertentu. Pastikan bahwa menambah berat badannya juga sesuai dengan kondisi kesehatannya ya, Moms.

Baca Juga: Apakah Gula Dapat Menambah Berat Badan Anak Secara Sehat dan Aman?

Itulah beberapa cara menambah berat badan anak yang bisa Moms terapkan di rumah. Selalu cek berat badan ideal anak, agar Si Kecil bisa tumbuh optimal dan terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya.

Artikel Terkait