RUPA-RUPA
25 Juli 2019

7 Jajanan Tradisional Indonesia yang Kini Susah Dicari

Eh ada es selendang mayang nih!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke mempunyai banyak keanekaragaman kuliner, mulai dari makanan berat sampai jajanan tradisionalnya.

Namun seiring berkembangnya zaman, jajanan tradisional Indonesia ini mulai sulit dicari dan ditemukan. Bahkan tidak jarang kita membutuhkan usaha yang cukup untuk menemukan jajanan yang susah dicari ini.

Jajanan tradisional Indonesia apa saja yang makin susah dicari itu? Ini dia daftarnya.

Baca Juga: Yuk Moms Cobain 6 Jajanan Khas Semarang yang Enak dan Lezat Ini

1. Madu Mongso

jajanan tradisional

Foto: madiuntoday.id

Jajanan tradisional Indonesia apa saja yang makin susah dicari yang pertama adalah madu mongso. Walaupun namanya memakai kata “madu”, jajanan tradisional Indonesia yang satu ini tidak mengandung madu sama sekali. Hanya karena rasanya yang super manis, mungkin bisa disamakan dengan madu.

Terbuat dari ketan hitam yang punya rasa asam dan manis, menyerupai tape yang juga melalui proses fermentasi. Untuk membuatnya lebih menarik, jajanan yang susah dicari satu ini dibungkus dengan kertas berwarna-warni. Harganya hanya berkisar antara Rp10.000 – Rp15.000.

Baca Juga: Kenali 6 Jajanan Sehat untuk Anak Sekolah

2. Clorot

jajanan tradisional

Foto: flickr.com

Clorot menjadi salah satu jajanan tradisional Indonesia yang paling susah dicari sekarang ini. Untuk menemukan makanan berbalut janur ini, Moms harus berusaha ekstra keras mendatangi setiap pasar, bahkan di Kota Purworejo itu sendiri yang menjadi asal makanan Clorot ini.

Terbuat dari tepung beras, tepung ketela/kanji, kapur sirih, garam, dan gula merah. Dikemas di dalam daun kelapa yang masih muda (janur) sehingga bentuknya mirip trompet. Harganya pun hanya Rp7.000 per ikat dengan isi 10 buah clorot. Murah ya Moms!

3. Untir-Untir

jajanan tradisional

Foto: snackkampung.blogspot.com

Jajanan tradisional Indonesia apa saja yang makin susah dicari yang selanjutnya adalah untir-untir. Jajanan yang susah dicari satu ini juga sering disebut dengan kue tambang karena memang bentuknya seperti tambang yang diuntir-untir.

Biasanya kue ini ada ketika momen Hari Raya atau ketika arisan Ibu-Ibu. Untir-untir cocok disantap bersama teh hangat dan teman untuk belajar.

Harganya juga relatif murah, sekitar Rp30.000 – Rp40.000 per kilonya. Namun ketika Moms membeli, pastikan mengecek rasanya dulu ya karena biasanya ada yang sudah tengik karena tersimpan lama.

4. Grontol

jajanan tradisional

Foto: travelingyuk.com

Jajanan tradisional Indonesia apa saja yang makin susah dicari yang selanjutnya adalah grontol. Grontol dahulu sangat mudah ditemui di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, namun seiring berkembangnya zaman, kini makanan tradisional Indonesia yang satu ini pun menjadi susah dicari.

Jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari jagung yang sudah direndam dan disajikan dengan parutan kelapa dan taburan garam atau gula. Biasanya disajikan dengan pincuk daun pisang yang membuatnya semakin khas.

Baca Juga: Resep Grontol Jagung, Si Jajanan Pasar Yang Manis

5. Es Selendang Mayang

jajanan tradisional

Foto: akurat.co

Jajanan tradisional Indonesia apa saja yang makin susah dicari yang selanjutnya adalah es selendang mayang. Jajanan tradisional Indonesia yang satu ini cukup menjadi favorit, namun keberadaannya makin susah ditemukan.

Minuman ini populer sejak tahun 1940-an, terbuat dari tepung beras dan hunkwe berwarna warni seperti selayaknya warna selendang dan disajikan bersama gula aren, santan, dan es batu.

Itu dia jajanan tradisional Indonesia yang kini sulit dicari. Sebenarnya masih banyak jajanan tradisional Indonesia yang sulit dicari lainnya yang tidak bisa dijelaskan satu per satu di sini. Ada yang tau Moms jajanan apa saja itu? Share yuk di bawah.

Artikel Terkait