BALITA DAN ANAK
7 April 2020

7 Ramuan Obat Batuk Alami yang Aman untuk Balita

Inilah racikan herbal yang bisa mengencerkan dahak dan meredakan batuk
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fitria Rahmadianti
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Tahukah, Moms, kalau obat batuk yang dijual bebas sebenarnya tidak disarankan untuk anak usia di bawah enam tahun? Nah, ramuan obat batuk alami bisa jadi alternatif yang lebih aman.

Kalau Si Kecil sudah batuk, rasanya kasihan, ya, melihatnya. Tidurnya terganggu karena sering terbangun akibat batuk di malam hari. Jika sudah begitu, Si Kecil rewel akibat kurang tidur. Rasanya ingin memberikan obat batuk saja agar batuknya cepat sembuh.

Eits, tunggu dulu Moms. Obat batuk dan pilek yang dijual di pasaran bisa menyebabkan efek samping serius pada bayi dan balita.

Badan Pangan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) menyarankan obat-obatan tersebut tidak digunakan pada anak yang masih kecil karena risikonya melebihi manfaatnya. Setelah usia enam tahun barulah obat batuk dan pilek aman digunakan selama mengikuti aturan pakai.

Untuk anak di bawah enam tahun, FDA menganjurkan ramuan obat batuk alami dan perawatan di rumah.

Baca Juga: 6 Cara Alami Obati Batuk Pada Balita

Ramuan Obat Batuk Alami untuk Balita

Inilah beberapa ramuan obat batuk alami yang sering digunakan di Indonesia:

1. Air Garam

air garam, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Konon, garam menyerap cairan berlebih dari jaringan tenggorokan yang bengkak, sehingga banyak dipakai untuk mengatasi sakit tenggorokan. Air garam juga mengurangi dahak sehingga bisa mengurangi batuk.

Aduk rata satu sendok teh garam dengan satu gelas air hangat, lalu minta anak berkumur di bagian belakang tenggorokan selama beberapa saat sebelum membuangnya.

Sebaiknya air garam tidak diberikan pada anak yang belum bisa berkumur, karena menurut situs web Medical News Today, menelannya justru akan berbahaya.

2. Bunga Belimbing Wuluh

bunga belimbing wuluh, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: needpix.com

Jika buahnya biasa digunakan untuk memberi rasa asam pada masakan, bunga belimbing wuluh justru diyakini bisa menjadi obat batuk dan sariawan.

Rendam bunga belimbing wuluh dalam air mendidih, lalu minum.

Baca Juga: Kenali 6 Penyebab Batuk Balita Yang Tidak Kunjung Sembuh

3. Daun Saga

daun saga, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: Pinterest

Daun saga banyak dipercaya sebagai obat batuk ampuh untuk balita. Ekspektoran ini dapat membantu mengeluarkan dahak dan melegakan tenggorokan.

Caranya, ambil satu genggam daun saga, cuci bersih, lalu rendam dalam air panas. Setelah airnya menghangat, peras daunnya hingga mengeluarkan cairan hijau pekat. Minumlah sehari sekali sampai batuk reda.

4. Jahe

jahe, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: Ajale from Pixabay

Senyawa antiinflamasi dalam jahe bisa merilekskan membran di saluran pernapasan, sehingga mengurangi batuk kering atau batuk asma.

Moms bisa merendam 20-40 gram irisan jahe ke dalam segelas air panas dan membiarkannya selama beberapa menit sebelum diminum. Atau, buat saja air rebusan jahe.

Baca Juga: 5 Cara Menyembuhkan Batuk pada Balita Tanpa Obat

5. Kencur

kencur, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: jayagrocer.com

Menurut International Journal of Research in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences edisi Mei 2018, kencur bubuk dicampur dengan madu adalah ekspektoran yang digunakan untuk mengatasi batuk.

Moms bisa membuat sari kencur dengan memarut kencur lalu mencampurkannya dengan air atau merebus kencur parut dengan air. Jangan lupa saring, ya, Moms, sebelum meminumnya.

6. Kunyit

kunyit, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: Steve Buissinne from Pixabay

Kunyit mengandung curcumin, senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri. Rimpang ini digunakan untuk mengatasi batuk kering.

Moms bisa membuatnya menjadi golden milk alias susu kunyit yang sedang tren. Bisa juga dibuat menjadi minuman yang dicampur madu, garam, atau lada hitam untuk memperkaya khasiatnya.

Baca Juga: Batuk Pilek Berulang pada Balita, Apa Penyebabnya?

7. Madu

madu, ramuan obat batuk alami.jpg

Foto: Steve Buissinne from Pixabay

Menurut penelitian, madu lebih ampuh meredakan batuk dibanding obat batuk dekstrometorfan. Campurkan dua sendok teh madu dengan air hangat dan minum 1-2 kali sehari untuk mengencerkan dahak dan mengatasi batuk.

Atau, padukan saja dengan ramuan obat batuk alami lain untuk membuat rasanya lebih enak dan menambah khasiatnya.

Madu hanya boleh diberikan untuk anak di atas satu tahun, ya, Moms, karena dapat menyebabkan botulisme pada bayi.

Untuk anak usia enam bulan sampai satu tahun, ramuan obat batuk alami kecuali madu bisa diberikan dalam dosis 1-3 sendok teh (5-15 ml) sebanyak empat kali sehari sampai batuk sembuh.

Semua bahan di atas baik disajikan sebagai minuman hangat. Moms juga bisa mencampurkannya ke dalam masakan berkuah hangat atau minuman hangat lainnya. Sebab, saat batuk, Si Kecil perlu meminum banyak cairan untuk mengencerkan dahak agar lebih mudah keluar saat batuk.

Moms juga bisa menambahkan jeruk nipis atau lemon. Selain untuk membuat rasanya lebih enak, buah citrus juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat penyembuhan.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasannya Sup Ayam Dapat Sembuhkan Batuk dan Demam

Sembuh dari batuk memang membutuhkan waktu agak lama, yakni sampai beberapa minggu. Sebenarnya, jika batuk dan pilek tidak sampai mengganggu tidur dan bermain Si Kecil, mereka tidak memerlukan ramuan obat batuk alami.

Namun, jika batuk tak kunjung sembuh bahkan disertai gejala seperti demam tinggi atau kesulitan bernapas, segera konsultasikan ke dokter.

Artikel Terkait