BAYI
12 Agustus 2019

7 Tanda Bayi Sudah Cukup Dapat ASI

Ini tanda bayi sudah cukup mendapatkan ASI. Perhatikan tanda-tanda berikut ini, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

ASI adalah makanan dan minuman utama bayi selama 6 bulan pertama hidupnya.

Pertumbuhan dan perkembangan bayi bergantung pada cukup atau tidaknya ia mendapatkan ASI ketimbang susu formula.

Maka dari itu, semua ibu pasti mengharapkan produksi ASI yang dihasilkannya cukup dan tidak kurang.

Proses menyusui tidak hanya bermanfaat bagi bayi, namun juga bagi Moms sendiri.

“Kegunaan ASI untuk Moms adalah mencegah pendarahan pasca persalinan, mengurangi risiko anemia, kanker payudara, serta kanker rahim, juga berguna sebagai KB alami. Selain itu, proses menyusui memberikan kedekatan antara ibu dan bayi sehingga ikatan mereka semakin kuat,” ungkap dr. Aini, konselor laktasi yang saat ini praktik di RSIA Permata, Bekasi.

Pertanyaan yang masih sering Moms pikirkan adalah apakah bayi sudah mendapatkan cukup ASI atau tidak.

Baca Juga : Amankah Bayi Minum ASI Jika Ibu Sedang Sakit?

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bayi mendapatkan cukup ASI, menurut pendapat konselor laktasi, dr. Aini, pada Kulwap Orami Community, Senin (22/4) lalu.

Tanda-tanda bayi dengan ASI yang cukup adalah sebagai berikut:

  • Saat menyusu, bayi punya irama menyusu tersendiri.
  • Hisapan bayi saat menyusu akan terasa nyaman bagi Moms.
  • Payudara melunak sehabis dihisap bayi.
  • Bayi akan melepaskan payudara sendiri setelah kenyang.
  • Bayi akan buang air kecil sesuai dengan hari usianya.
  • Buang air besar pada bayi akan berubah warna.
  • Berat badan bayi dapat turun di 7 hari awal, namun pada usia bayi 14 hari, berat badan bayi diharapkan sudah naik.

Bayi dengan ASI yang cukup akan terlihat kenyang dan tenang saat ia sedang tidur. Bayi juga tidak mengalami kesulitan buang air kecil.

Moms juga bisa melihat dari pup bayi, yaitu berwarna kuning cerah dan terlihat lebih encer.

Tingkatkan Produksi ASI dengan Cara Ini

Tanda Bayi Sudah Cukup Dapat ASI-2.jpg

Foto: parenting.firstcry

Cara memaksimalkan produksi ASI harus dimulai sejak awal masa setelah persalinan.

Maka penting bagi Moms melakukan skin to skin contact dengan bayinya dan biarkan bayi sering menghisap maka ASI dapat keluar dengan lancar.

ASI lancar ketika bayi menyusu langsung atau payudara dikosongkan secara sempurna, yang memperlancar hormon oksitosin.

Jika beberapa makanan kesukaan ibu yang dipercaya sebagai booster bisa membuat Moms lebih bahagia dan relaks, maka hal tersebut dapat mempengaruhi naiknya jumlah ASI.

Asupan nutrisi yang baik juga sebaiknya Moms konsumsi selama masa menyusui.

Penuhi tubuh dengan zat gizi yang lengkap dan bukan hanya mengenyangkan saja. Sebaiknya, Moms mengonsumsi makanan dengan komposisi tinggi karbohidrat, protein hewani dan nabati, dengan tambahan sayur serta buah.

Beberapa makanan yang baik untuk Moms konsumsi adalah ikan salmon, tuna, daging sapi tanpa lemak, brokoli, wortel, kacang-kacangan seperti kacang hijau, buncis, kacang polong, edamame.

Baca Juga : 7 Makanan Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

Vitamin yang baik untuk Moms konsumsi adalah vitamin C pada sayuran hijau dan buah berwarna jingga atau kuning seperti tomat, pepaya, mangga, dan jeruk.

Saat menyusui, jangan sampai juga Moms mengalami dehidrasi karena dapat memengaruhi kualitas ASI yang diproduksi.

Jika bayi mengalami masa kenaikan berat badan padahal dirasa sudah mendapatkan ASI yang cukup, Moms dapat melakukan konsultasi ke ahli gizi atau konselor laktasi.

Terpenting adalah pastikan bayi selalu mendapatkan ASI yang cukup, terutama sebelum ia menerima MPASI atau Makanan Pendamping ASI. Selamat menikmati masa menyusui, ya, Moms!

(DG/CAR)

Artikel Terkait