KESEHATAN
21 September 2019

9 Alasan Batuk Tidak Kunjung Sembuh

Ternyata stress dan kurang cairan bisa membuat batuk awet
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Apakah Moms pernah menderita batuk yang tidak kunjung sembuh? Hal ini tentu bisa sangat menganggu aktivitas sehari- hari.

Nah, satu dari beberapa alasan medis ini mungkin pernah Moms alami. Berikut 10 penyebab batuk yang membandel.

Alasan 1 : Infeksi Saluran Pernapasan

Cough.jpg

Penyebab paling umum dari batuk kronis cukup mudah ditebak. Yakni dampak setelah kita menderita salesma atau infeksi virus lainnya, menurut Kepala Staf Medis dari American Lung Association dokter Norman H. Edelman. Kebanyakan gejala salesma akan hilang dalam beberapa hari.

Namun, batuk yang menyertai salesma ini malah akan bertahan sampai beberapa minggu karena virus bisa menyebabkan saluran udara menjadi bengkak dan sangat sensitif. "Ini bisa berlangsung lama sampai virus tersebut benar-benar pergi,"jelas Edelman seperti dikutip dari webmd.com.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasannya Sup Ayam Dapat Sembuhkan Batuk dan Demam

Alasan 2 : Alergi atau Asma

Dekongestan spray.jpg

Kedua masalah kesehatan ini adalah penyebab batuk yang paling sering. Salesma bisa menyebabkan serangan asma. Bahkan beberapa orang baru

sadar menderita asma saat sedang terkena salesma. Batuk yang terus- menerus juga bisa menjadi pertanda asma. Biasanya batuk akan menghebat di malam hari.

Terkait alergi, berbagai macam partikel di udara seperti debu atau bulu, bisa menyebabkan timbulnya alergi pada beberapa orang. Alergi tersebut bisa berupa batuk yang tidak kunjung reda.

Alasan 3 : Asam Lambung Meningkat atau disebut GERD

Gerd.jpg

Gastroesophageal Reflux (GERD) menyebabkan isi perut naik ke esofagus. Biasanya, GERD akan menimbulkan heartburn atau rasa seperti terbakar di dada. Tapi dalam beberapa kasus, GERD juga bisa memicu batuk yang membandel dan mengi.

"Beberapa komponen asam yang harus menetap di perut, naik melalui esofagus dan memicu batuk,"ujar Dokter Jason Turowsi, MD dari Cleveland Clinic.

Baca Juga: 5 Etika Bersin dan Batuk Agar Tidak Menularkan Penyakit

Alasan 4 : Stress

Stress.jpg

Stres, apalagi jika sudah kronis akan membuat salesma berlangsung lebih lama. Batuk pun tidak kunjung reda. Memaksa diri terlalu keras justru akan membuat penyakit makin menjadi. Untuk mengatasinya, kurangi stres saat sedang sakit.

Alasan 5: Kurang Minum Cairan

Kurang minum cairan.jpg

Ketika terserang salesma atau flu, moms perlu minum yang banyak. Air putih, jus buah dan sup bisa melonggarkan kelenjar mukosa dalam saluran udara, sehingga lendir bisa dikeluarkan dengan mudah. Sementara mengonsumsi alkohol dan kafein akan membuat kita dehidrasi.

Baca Juga: Yuk Kenali 7 Jenis Batuk dan Cara Mengobatinya!

Alasan 6 : Terlalu Sering Menggunakan Dekongestan Spray

Hot weather.jpg

Dekongestan Spray adalah obat semprot yang digunakan untuk hidung tersumbat. Penggunaan spray ini mungkin membantu melegakan pernapasan, namun jangan memakainya lebih dari tiga hari.

Jika itu dilakukan, ketika kita berhenti memakainya, gejala-gejala yang timbul justru makin memburuk. Semprotan yang berlebihan akan membuat membran di rongga hidung membengkak dan memicu penyumbatan, ingus yang makin banyak dan juga batuk.

Reason 7: Udara yang Terlalu Kering atau Terlalu Lembap

images (15).jpeg

Menurut Edelman, udara yang kering khususnya pada musim dingin, bisa memicu timbulnya batuk. Di sisi lain, penggunaan humdifier yang berlebihan juga tidak akan membantu.

Udara yang lembap bisa menjadi pemicu asma dan mendorong berkembangnya tungau debu rumah, atau penyebab-penyebab alergi lainnya. "Kita seharusnya mengatur tingkat kelembaban di kisaran 40-50 persen di rumah, baik pada musim dingin atau panas," katanya.

Baca Juga: 8 Buah Ini Ternyata Dapat Meredakan Sakit Batuk

Reason 8: Infeksi Bakteri

Infeksi pernapasan.jpg

Terkadang, salesma bisa meninggalkan kado yang tak diundang. Ketika saluran udara di hidung kita sedang teriritasi sehabis terkena salesma, maka lebih mudah bagi bakteri untuk menyerang daerah tersebut. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi sinus (sinusitis), bronkitis, dan pneumonia.

Jika Moms menderita demam disertai dengan batuk yang tidak kunjung sembuh, penyebabnya bisa jadi infeksi bakteri. Segera kunjungi dokter karena moms mungkin membutuhkan antibiotik.

Alasan 9 : Obat Tekanan Darah Tinggi

Obat .jpg

Apakah Moms mengonsumsi ACE inhibitor atau obat yang berfungsi melemaskan pembuluh darah? Jika jawabannya iya, itu bisa menjadi alasan kenapa batuk tidak juga mereda.

Sekitar 1 dari 5 orang yang rutin minum ACE inhibitor menderita batuk kering kronis sebagai efek sampingnya. Jika Moms mengalami efek samping ini, jangan lantas berhenti mengonsumsi obat ini, namun sebaiknya segera temui dokter.

Alasan 10 : Gejala Awal Fibrosis Paru

Fibrosis paru.jpg

Lebih dari 40 persen orang yang menderita peradangan sendi (rheumatoid arthritis) juga berpotensi terkena fibrosis paru. Fibrosis paru adalah gangguan pernapasan akibat terbentuknya jaringan parut di organ paru-paru. Kondisi ini akan menyebabkan paru-paru tidak berfungsi secara normal.

Baca Juga: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Batuk Saat Hamil Tua

Rheumatoid arthritis ini adalah penyakit yang bisa merusak paru-paru dan memicu batuk berkepanjangan. Dokter Jason Turowski dari Cleveland Clinic mengungkapkan bahwa batuk membandel tersebut bisa menjadi gejala awal dari penyakit fibrosis paru.

"Memang cukup sulit untuk mendeteksi batuk kering yang terjadi berbulan-bulan. Tapi jika Anda berpikir paru-paru adalah masalahnya, jangan remehkan sinyal-sinyal awal dari penyakit paru ini,"katanya seperti dikutip dari thehealthy.com.

Artikel Terkait