PROGRAM HAMIL
27 Juli 2020

Mengikuti Program Hamil Anak Perempuan, Ini Tips dan Rincian Biayanya

Ingin tahu tips agar hamil anak perempuan?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms yang baru menikah, pasti ingin segera memiliki momongan. Nah, di saat seperti ini mungkin ada beberapa Moms yang terpikir ingin memiliki anak perempuan. Lalu, seperti apa ya program hamil anak perempuan?

Sekalipun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa metode pemilihan jenis kelamin secara alami akan berhasil, ada banyak bukti yang dapat mendukung metode ini.

Metode alami ini didasarkan pada fakta bahwa sperma terdiri dari kromosom Y (laki-laki) yang bergerak lebih cepat tetapi lebih rapuh daripada sperma yang terdiri dari kromosom X (perempuan). Selain itu, kondisi vagina wanita juga mempengaruhi perbedaan dua jenis sperma tersebut.

Jika Moms ingin hamil anak perempuan, Moms bisa lho ikut programnya. Ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan jika ingin ikut program hamil anak perempuan. Yuk disimak.

Baca Juga: Tips Program Hamil Anak Perempuan yang Bisa Diikuti

Suplemen untuk Program Hamil Anak Perempuan

program hamil anak perempuan

Foto: Orami Photo Stock

Moms yang berencana mengikuti program hamil anak perempuan, penting untuk mengonsumsi suplemen berikut ini ya.

1. Kalsium dan Magnesium

Menurut Reproductive BioMedicine Online Journal wanita yang menjalankan diet ketat tinggi kalsium dan magnesium, serta rendah sodium dan kalium sangat meningkatkan peluang mereka untuk hamil anak perempuan.

Contoh makanan yang kaya akan kedua kandungan ini adalah keju, susu, mentega, kacang-kacangan dan biji-bijian. Sementara makanan seperti pisang dan kentang harus dihindari karena dianggap lebih 'ramah anak laki-laki'.

2. Suplemen yang Mengandung Kalium

"Semakin banyak mineral seperti kalsium, magnesium, dan kalium yang Moms konsumsi untuk tubuh, semakin besar pula kemungkinan Moms untuk hamil anak perempuan," jelas Randine Lewis, pendiri pusat perawatan infertilitas holistik, The Fertile Soul, di Roscoe, Illinois.

Jadi Moms sebaiknya pilih suplemen yang mengandung kalium jika ingin melakukan program hamil anak perempuan. Bisa juga makan makanan yang mengandung banyak kalium.

3. Vitamin E

Jika sedang ikut program hamil anak perempuan, penting untuk konsumsi suplemen dengan kandungan vitamin E, ya Moms. Vitamin yang satu ini juga merupakan salah satu antioksidan kuat yang berfungsi untuk meningkatkan kesuburan baik pada laki-laki maupun perempuan.

Tak hanya untuk program hamil anak perempuan, vitamin E juga dapat mencegah terjadi keguguran dan menurunkan resiko darah tinggi selama kehamilan.

4. Asam Folat

Mengonsumsi asam folat sangat disarankan untuk perempuan yang sedang merencanakan kehamilan. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan penutupan tuba neural pada bayi yang dapat menyebabkan penyakit seperti spina bifida, anensefali (tidak ada kepala), ataupun ensefalokel (terdapat penonjolan di kepala yang berisi otak dan selaput otak).

Jurnal Physiology of Folic Acid in Health and Disease, secara khusus, zat ini mendukung pembelahan sel yang sehat dan mempromosikan pertumbuhan dan perkembangan janin yang tepat untuk mengurangi risiko cacat lahir.

Baca Juga: 4 Tips Perawatan Kecantikan Saat Menjalani Program Hamil

Biaya Hamil Anak Perempuan

program hamil anak perempuan

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms dan Dads ingin memiliki anak perempuan, program hamil anak perempuan ini dilakukan melalui metode in vitro fertilization (IVF), yang dikenal di Indonesia dengan sebutan bayi tabung.

IVF biasanya dianggap sebagai salah satu opsi bagi wanita yang mengalami masalah infertilitas untuk bisa hamil dengan bantuan teknologi.

Pada tahun 2012, 61.000 bayi dikandung melalui IVF, dan menurut data Society for Assisted Reproductive Technology hanya 1,5 persen dari 3,9 juta kelahiran di Amerika Serikat pada tahun tersebut.

Ini berarti program hamil dengan pemilihan gender anak hanya untuk mereka yang tidak dapat mengandung anak secara alami saja yang mungkin akan melakukannya. Jika Moms dan suami tidak memiliki masalah kesuburan untuk memiliki anak, sebaiknya tidak perlu lakukannya.

Namun jika ingin mencoba, tetap bisa menyambangi klinik yang menawarkan program bayi tabung tersebut, dengan tujuan memilih jenis kelamin calon janin.

Moms yang ingin program hamil anak perempuan melalui IVF, harus siap merogoh tabungan cukup dalam, karena cara ini tidak murah. Moms harus membayar biaya IVF pada umumnya, ditambah screening jenis kelamin bayi yang diinginkan.

Program hamil anak perempuan ini pertama-tama dilakukan dengan melakukan screening setelah embrio diciptakan dalam tabung.

Dokter IVF kemudian akan memilih embrio yang paling sehat untuk kemudian ditanam ke ke rahim ibu atau disebut juga Preimplantation Genetic Diagnosis (PGD).

Skrining ini akan menunjukkan beberapa embrio yang sehat dan membawa kromosom gender tertentu (X untuk perempuan, Y untuk laki-laki), maka orangtua bisa memilih embrio yang akan ditanam.

Bagi Moms yang menginginkan anak perempuan, dokter akan menanam embrio sesuai keinginan kita.

Namun sebelum penanaman embrio ini, ada banyak hal dan pemeriksaan yang tentunya Moms harus lalui terlebih dahulu. Salah satunya adalah mengikuti serangkaian tes, seperti pemeriksaan HIV atau penyakit infeksi menular lain, pemeriksaan rongga rahim, dan sebagainya.

Dengan prosedur yang panjang ini, kita membutuhkan waktu 3 bulan untuk menjalani program hamil anak perempuan dengan bayi tabung ini. Tapi seiring perkembangan teknologi, dapat dilakukan lebih cepat.

Salah satu selebriti yang berhasil hamil dan melahirkan dari proses bayi tabung, adalah Tya Ariestya.

Selebriti yang terkenal jago taekwondo ini dalah salah satu postingan Instagramnya, membagikan perincian biaya bayi tabung yang diikuti. Kira-kira harus menyiapkan biaya berapa ya jika Moms ingin program hamil anak perempuan?

Baca Juga: Ini Dia 4 Kelebihan Bayi Tabung Dibandingkan dengan Program Hamil Lainnya

  • Persiapan Bayi Tabung:
  1. Konsultasi dokter Rp620 ribu per kunjungan. Total ada 6 kali kunjungan untuk short protocol
  2. Cek ke laboratorium sekitar Rp5 jutaan. Untuk pemeriksaan HIV/AIDS, hepatitis (suami, istri), AMH (istri), sperma (suami), torch (istri), dan lainnya.
  3. Vitamin, yakni starfer dan tonicard (suami) sekitar Rp 2 jutaan. Sedangkan vitamin D, prohelic, folic acid (istri) sekitar Rp600 ribuan.
  • Masuk ke Proses Stimulasi:
  1. Suntik untuk 4 hari awal pergoveris sekitar Rp11,65 juta (penggunaan dosis tinggi sehingga harga lebih mahal).
  2. Setelah 4 hari kontrol ke dokter, lalu cek darah lagi sekitar Rp1,8 juta
  3. Suntik lagi untuk 4 hari berikutnya pergoveris dan tambahan cetrotide sekitar Rp14,92 juta.
  4. Lanjut cek darah lagi untuk mengetahui hasil stimulasi sekitar Rp1,1 juta.
  5. Kalau sudah oke semua, telur siap diberi suntukan untuk beberapa jam sebelum Operasi Pengambilan Telur (OPU) ovutrig 2000 dan superfact sekitar Rp600 ribuan.
  6. Cek ke laboratorium lagi sekitar Rp1 juta.
  • Tindakan OPU:
  1. Tindakan OPU sekitar Rp37,5 juta
  2. Akupuntur 3 kali masing-masing Rp410 ribu.
  3. Pre-Implantation Genetic Screening (PGS), yakni screening genetik untuk meningkatkan keberhasilan kromosom embrio yang akan ditransfer sekitar Rp50 juta. (PGS tidak wajib, boleh diikuti, boleh tidak).
  • Tindakan Transfer Embrio:
  1. Tindakan transfer embrio sekitar Rp8,4 juta
  2. Cek darah sekitar Rp1,3 jutaan
  3. Obat-obatan selama menunggu 2 minggu sekitar Rp7,48 juta.
  4. Selanjutnya menunggu hasil selama 2 minggu untuk diberitahu hasil cek darah oleh dokter.

“Kalau boleh saran, buat yang mau program (bayi tabung) saat ini, siapkan dana sekitar Rp 80 juta- Rp 120 juta,” kata Tya Ariestya melalui unggahan di Instagramnya tersebut.

Itu dia Moms informasi yang bisa diketahui jika Moms dan Dads ingin melakukan program hamil anak perempuan.

Artikel Terkait