BALITA DAN ANAK
19 Juni 2020

Hal-Hal yang Harus Diketahui Seputar Abses Gigi pada Anak

Ketahui penyebab dan cara mengatasi abses gigi pada anak di artikel berikut ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Salah satu kebersihan anak yang harus Moms perhatikan adalah bagian gigi. Gigi Si Kecil harus secara rutin dibersihkan guna menghindari terjadinya penyakit. Misalnya saja abses gigi yang dapat muncul apabila gigi anak jarang dibersihkan.

Dilansir dari jurnal Medicina Udayana, abses parafaring adalah sebuah bentuk infeksi pada ruang leher yang terjadi karena adanya berbagai infeksi pada rongga mulut dan parafaring.

Abses gigi pada anak bisa terjadi karena adanya kotoran yang menyangkut pada sela-sela gigi dan tidak dibersihkan dengan benar.

Mengetahui Penyebab Abses Gigi pada Anak

Abses gigi pada anak umumnya bisa disebabkan karena adanya infeksi pada mulut Si Kecil. Infeksi ini bisa jadi semakin besar apabila di dalam giginya terdapat satu atau lebih kantong nanah.

Nah, di bawah ini akan dibahas mengenai penyebab umum hingga gejala mengapa abses gigi pada anak bisa terjadi.

1. Kerusakan Gigi

Abses Gigi pada Anak 1.jpg

Foto: freepik.com

Penyebab utama abses gigi adalah Si Kecil yang pernah mengalami cedera pada giginya hingga patah atau terkelupas. Kondisi ini akan menimbulkan ruang bagi bakteri untuk tumbuh.

Jika anak terjatuh dan giginya patah, sebaiknya segera bawa ia ke dokter agar kondisi giginya tidak menjadi parah.

Apabila Si Kecil juga senang mengonsumsi makanan manis, ada kemungkinan lebih besar gigi anak bolong dan menjadi tempat kuman untuk tumbuh. Jika kuman pada gigi semakin banyak, bisa dipastikan Si Kecil dapat mengalami abses.

Baca Juga: Ini 6 Bahaya Abses Gigi Jika Dibiarkan Saja

2. Gejala dan Tanda Gigi Mengalami Abses

Abses Gigi pada Anak 2.jpg

Foto: Freepik.com

Gejala abses yang bisa dilihat secara langsung ialah pembengkakkan di dalam mulut. Posisi bengkak tersebut biasanya ada di sela-sela gigi. Bentuk abses juga bisa terlihat seperti jerawat yang berwarna merah dan mengubah gigi anak jadi berwarna lebih gelap dan pucat.

Si Kecil juga biasanya akan mengalami rasa sakit ketika mengunyah sehingga nafsu makan bisa hilang. Selain itu, apabila abses tidak segera ditangani, anak akan mengalami demam dan abses menjadi bernanah.

Moms perlu berhati-hati karena biasanya daerah di sekitar abses pada gigi anak akan menjadi sangat sensitif dan menyebabkan rasa nyeri yang hebat.

Baca Juga: 4 Cara Meredakan Rasa Sakit Akibat Abses Gigi pada Anak, Yuk Coba!

3. Cara Menangani Abses pada Gigi Si Kecil

Abses Gigi pada Anak 3.jpg

Foto: Pixabay.com

Cara awal yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi rasa sakit Si Kecil adalah dengan mengompres bagian yang bengkak menggunakan plastik bersih yang sudah diisi dengan es batu.

Namun, kompresan ini hanya menangani rasa sakitnya sesaat saja. Jadi, sebaiknya segera bawa anak ke dokter gigi. Umumnya dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksinya. Tetapi, meski sudah diberi antibiotik, abses bisa kembali terjadi jika gigi yang rusak tidak dirawat.

Apabila abses terjadi pada gigi susu, dokter kemungkinan besar akan mencabut giginya untuk menghindari infeksi lebih lanjut. Namun, jika gigi permanennya yang terkena abses, kemungkinan dokter akan memperbaiki saluran akar atau membuat mahkota pada gigi Si Kecil.

Setelah berobat, biasanya anak akan mengalami rasa sakit. Untuk itu, Moms bisa berkonsultasi ke dokter dahulu apabila mau memberi obat pereda nyeri. Atau bisa juga memberi bahan-bahan alami seperti berkumur air garam setiap pagi dan sebelum tidur.

Baca Juga: Belum Perlu Ke Dokter, Ini 5 Cara Mengobati Sakit Gigi Secara Alami dengan Bahan Dapur

Itulah hal-hal seputar abses gigi pada anak yang harus Moms ketahui. Semoga Si Kecil terhindar dari abses gigi, ya. Kuncinya, rajin membersihkan gigi dan hindari konsumsi makanan manis berlebihan agar gigi anak selalu terawat.

Artikel Terkait