BALITA DAN ANAK
14 Juli 2019

Acha Septriasa Mulai Menyapih Anak, Bagaimana Cara Menyapih dengan Cinta?

Pastikan Moms sudah siap untuk mulai menyapih anak
placeholder

Sumber: instagram.com/septriasaacha

placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Begitu Si Kecil beranjak besar, saatnya Moms untuk mulai memikirkan menyapih anak. Menyapih atau menghentikan bayi menyusu dari payudara terkadang menjadi masa yang emosional bagi ibu dan bayi. Namun sebenarnya hal ini tidak akan menghilangkan keintiman antara Moms dan anak kok.

Hal ini yang sedang coba dilakukan oleh Acha Septriasa. Ibu dari Bridgia Kalina Kharisma ini, merasa bahwa sudah saatnya sang anak mulai berhenti ASI.

56963310_2143872565710443_4499055657827866111_n.jpg

Mengutip dari Kumparan, Acha ingin memanfaatkan waktu proses syuting film '99 Nama Cinta' dalam waktu dekat ini, menyapih sang buah hati. Ia membawa Si Kecil ke Indonesia, agar bisa dirawat oleh ibunya saat Acha menjalani syuting nanti.

“Saya ingin memanfaatkan hal ini sebagai momen pendewasaan bagi Bridgia,” ucap Acha Septriasa.

Bagi Moms yang ingin mulai menyapih anak, mungkin Moms bingung bagaimana cara terbaik untuk menyapih anak. Bahkan bagi beberapa orang, hal ini bisa jadi hal yang menyedihkan.

Dikutip dari buku The Womanly art of Breastfeeding, banyak orang melihat menyapih sebagai akhir dari hubungan intim ibu dan anak, akan tetapi hal ini sebenarnya merupakan hal yang positif sebagai suatu awal dari pengalaman yang lebih luas, apalagi kita bisa menyapih dengan cinta. Agar Moms tidak bingung lagi, yuk simak cara menyapih dengan cinta di bawah ini.

Baca Juga: Agar Sukses, Ikuti 3 Hal yang Boleh dan Jangan Dilakukan Saat Menyapih Bayi dari ASI

1. Tidak Menolak, Tidak Juga Menawarkan ASI

menyapih anak dengan cinta

Tahap pertama untuk bisa menyapih dengan cinta, konselor laktasi Jamie Owens, menyarankan agar Moms tidak menolak memberikan ASI, tapi juga tidak menawarkannya.

Cara ini mungkin akan memakan waktu lama, apalagi jika Si Kecil terus-terusan meminta ASI pada ibu. Namun metode ini tidak akan tidak akan meninggalkan trauma pada anak, seperti menyapih dengan meninggalkan anak misalnya.

Meski lambat, cara ini bisa menjadi cara yang ampuh. Istilahnya perlahan tapi pasti. Lama-kelamaan, anak akan lupa dan tidak meminta ASI lagi.

2. Tentukan Jangka Waktu

Coba tentukan berapa lama Moms ingin kegiatan menyapih anak ini selesai. Karena bisa jadi di tengah perjalanan, kita berubah pikiran atau membutuhkan waktu lebih.

Jika Moms menentukan waktu, maka Moms jadi tahu apa yang harus dilakukan, menyapih dengan cinta pun bisa selesai tepat waktu.

Baca Juga: Si Kecil Masih Minta Susu Botol di Tengah Malam? Ini 4 Cara Menyapihnya

3. Berikan Distraksi

menyapih anak dengan cinta

Agar bisa menyapih dengan cinta, Moms harus pintar mengalihkan perhatian anak. Sebelum ia berpikir ingin menyusu, coba tawarkan Si Kecil mainan favoritnya, memberikan camilan favorit sebagai pengganti susu, atau membawa anak bermain di luar.

Sedangkan jika anak tiba-tiba bangun di malam hari dan ingin menyusu, Moms bisa mengalihkan perhatiannya dengan menenangkannya, mengajaknya ngobrol, atau memberikan anak minum air putih.

4. Cobalah untuk Menolak Beberapa Kali

Pilih beberapa waktu untuk menyusui anak yang ingin Moms pertahankan. Kita bisa memilih untuk menyusui anak di pagi hari, saat tidur siang, dan tidur malam. Ketiganya membuat tidur lebih mudah, karena menyusui membantu bayi tertidur.

Selain ketiga waktu itu, Moms bisa memilih untuk tidak menyusui anak. Begitulah menyapih dengan cinta yang baik.

Baca Juga: Sebelum Menyapih Anak, Pertimbangkan Dulu Beberapa Hal Ini

5. Ajak Anak Berbicara Mengenai Menyapih

menyapih anak dengan cinta

Menyapih anak dengan cinta tidak harus selalu dengan cara-cara yang terkesan memaksa. Moms bisa coba untuk mengajak anak berbicara mengenai hal ini, karena ia sudah bisa mengerti sedikit demi sedikit.

Beri pengertian pada anak agar ia mengerti dan bisa mengerti sedikit mengapa waktu menyusunya kini harus berkurang.

Berapa pun usia anak, menyapih adalah perubahan besar bagi kedua orang antara ibu dan anak. Ketika waktu yang tepat untuk menyapih sudah datang, ingatlah untuk melakukannya dengan pelan tapi pasti. Menyapihlah dengan aman dan cinta. Lakukan saat Moms sudah siap melakukannya.

"Tetapi jika kita sedang mempertimbangkan untuk menyapih dan menangis setiap kali memikirkannya, mungkin kita belum siap," kata Laura Sayce, konselor laktasi yang berbasis di Johannesburg. Jadi, apakah Moms sudah siap untuk menyapih anak?

Artikel Terkait