RUPA-RUPA
17 Mei 2019

Adakah Investasi Optimal untuk Menyiapkan Dana Pendidikan?

Banyaknya pilihan produk keuangan untuk investasi pendidikan anak, adakah yang paling optimal untuk Moms gunakan?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, segala hal yang berkaitan dengan anak pastinya akan mendapatkan perhatian yang khusus. Paling sederhananya saja, makanan yang ia konsumsi setiap harinya pastinya selalu dijaga kebersihan dan gizinya, bukan?

Atau kesehatannya selalu Moms jaga agar terhindar dari infeksi penyakit sekecil apa pun. Jadi, apalagi dengan masa depan anak, tentunya setiap orang tua ingin yang terbaik.

Jalan yang ditempuh agar anak mendapatkan masa depan yang baik adalah membimbingnya agar menjadi seseorang yang cerdas dan berpendidikan. Caranya dengan mengikuti pendidikan di sekolah.

Saat ini, beragam sekolah, baik sekolah swasta maupun negeri saling berlomba-lomba untuk memberikan fasilitas dan kualitas terbaik. Banyak pilihan yang ditawarkan dan semuanya tentu saja juga sebanding dengan anggaran pendidikan yang harus dikeluarkan.

Sebagai orang tua, Moms dan pasangan harus menyadari pentingnya persiapan dana pendidikan anak sejak dini. Meskipun saat ini anak masih kecil atau bahkan belum lahir, Moms harus memulai menyiapkan dana pendidikan.

Alasannya karena semakin bertambahnya tahun, maka semakin meningkat anggaran untuk masuk sekolah.

Hal ini diungkapkan juga oleh Annissa Sagita, konsultan perencana keuangan. Ia mengatakan kalau orang tua harus punya visi dan misi ingin anaknya dimasukkan ke sekolah seperti apa, merencanakan anggaran yang ingin dicapai, serta produk keuangan yang dipilih sebagai investasi untuk mengumpulkan dana pendidikan.

Terdengarnya berat, ya, Moms? Tapi lebih baik mulai dari sekarang daripada nantinya akan terlambat.

“Menyiapkan dana pendidikan anak harus menyeluruh, jangan hanya sampai masuk TK atau SD saja. Melainkan hingga ia lulus SMA dan menyiapkan dana untuk anak masuk perguruan tinggi,” ujar Annissa saat Kulwap Orami Community pada Rabu (20/3) lalu.

Baca Juga: Selain Tabungan Konvensional, Ini 5 Cara untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Produk Keuangan untuk Investasi Dana Pendidikan Anak

Adakah Investasi Optimal untuk Menyiapkan Dana Pendidikan-2.jpeg

Foto: sheknows

Menyiapkan dana pendidikan anak adalah investasi jangka menengah hingga panjang, maka sebagai seorang konsultan perencana keuangan, Annissa tidak menyarankan Moms untuk memakai investasi jangka pendek seperti logam mulia atau deposito.

“Investasi jangka menengah pilihannya adalah investasi reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap/obligasi, surat utang negara (ORI, SUKRI, Sukuk Tabungan /ST, Saving Bond Ritel /SBR, reksa dana campuran. Jangka panjang yang bisa dipakai adalah reksa dana campuran, reksa dana saham, dan saham,” ujar Annissa.

Terlepas dari produk investasi yang ingin Moms dan pasangan pilih, sebaiknya berinvestasilah jika kondisi keuangan sudah sehat, sudah memahami profil dari produk itu sendiri, dan mengerti cara kerja dari produk investasi yang dibeli.

Tidak disarankan untuk mengikuti suatu produk investasi hanya karena mengikuti tren atau ikut-ikut teman saja.

Baca Juga: Ini Dia Jurus Menghadapi Inflasi Biaya Pendidikan Anak

Investasi Optimal untuk Dana Pendidikan Anak, Adakah?

Adakah Investasi Optimal untuk Menyiapkan Dana Pendidikan-3.jpg

Foto: chicagotribune

Jawabannya adalah tidak ada investasi yang optimal untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Mengapa demikian?

“Pada dasarnya investasi tergantung dari jangka waktu, biaya pendidikan target sekolah, dan profil risiko keuangan orangtua. Setiap orangtua memiliki target yang berbeda-beda sehingga tidak bisa disamaratakan semua,” ungkap Annissa yang juga aktif mengajar di kelas-kelas sosialisasi perencana keuangan pemula ini.

Untuk itu, sebelum berinvestasi, pastikan Moms dan pasangan sudah memahami benar tentang profil dan risiko produk investasi yang dipilih.

Tak perlu takut jika saat ini penghasilan pas-pasan, karena semua tergantung pada target yang dituju. Semakin panjang waktu yang dibutuhkan untuk berinvestasi, maka semakin besar target yang bisa dicapai.

Jadi, siapkan yang terbaik untuk masa depan anak mulai dari sekarang agar nantinya tidak mengalami kesulitan dalam keuangan rumah tangga, ya, Moms!

(DG)

Artikel Terkait