PROGRAM HAMIL
8 November 2019

Adakah Posisi Seks yang Dapat Menentukan Jenis Kelamin Bayi?

Tengok juga adakah bukti ilmiah bahwa semua ini berhasil.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms, yuk cari tahu, adakah posisi seks yang dapat menentukan jenis kelamin yang diinginkan?

Biasanya, ketika pasangan suami-istri telah memiliki anak pertama, baik lelaki atau perempuan, mereka mencoba kembali punya anak dengan harapan jenis kelamin yang berbeda dari anak pertama.

Untuk mendapatkannya, banyak pasangan mencoba berbagai cara, termasuk mencari tahu, adakah posisi seks yang tepat untuk jenis kelamin tertentu.

Jeffrey Steinberg, MD, direktur program seleksi gender di Fertility Institutes in Los Angeles mengatakan orang-orang telah berusaha mencari tahu selama berabad-abad, tetapi benar-benar tidak ada posisi bercinta yang dapat mempengaruhi jenis kelamin bayi.

Hal ini, masih dimiliki oleh ketentuan Tuhan meskipun banyak metode dan mitos yang menakjubkan.

Baca Juga: Ketahui Pengaruh Kesuburan Dengan Pertambahan Usia

Apa Sajakah Mitos dalam Menentukan Jenis Kelamin Bayi?

Adakah Posisi Seks yang Dapat Menentukan Jenis Kelamin Bayi 01.jpg

Foto: pregnancy.com

Soal makanan, mengonsumsi daging dan makanan asin konon bisa membuat Moms mendapatkan anak laki-laki. Mengonsumsi banyak makanan penutup pun konon bisa membuat Moms dan Dads mendapatkan seorang anak perempuan.

Dalam posisi seks, ada pula mitos untuk bercinta pada posisi berdiri ketika seperempat bulan apabila menginginkan seorang putra. Ada pula mitos untuk bercinta pada posisi misionaris ketika bulan purnama mendapatkan seorang anak perempuan.

Ada pula Kalender Cina yang berumur 700 tahun yang memberi tahu wanita tanggal mana yang akan menghasilkan konsepsi anak laki-laki atau perempuan, berdasarkan usia ibu dan bulan konsepsi.

Tetapi tidak ada bukti ilmiah bahwa semua ini berhasil.

Baca Juga: Selain Buah Zuriat, 7 Buah Ini Juga Bagus untuk Program Hamil

Memilih Jenis Kelamin Anak

Adakah Posisi Seks yang Dapat Menentukan Jenis Kelamin Bayi 2.jpg

Foto: pixabay.com

Meskipun demikian, pemilihan jenis kelamin telah menjadi bisnis besar. Saat ini, banyak promosi kehamilan yang memungkinkan pasangan untuk mendapatkan keinginan mereka.

Sebagai contoh, Dr. Shettles menyarankan pasangan yang mencari anak laki-laki untuk melakukan hubungan seks sedekat mungkin dengan ovulasi, karena saat itulah cairan vagina dan serviks wanita cenderung menjadi yang paling basa, suatu kondisi yang membuat konsepsi paling menguntungkan bagi mereka yang memiliki sperma Y yang kurang sehat.

Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh New England Journal of Medicine melaporkan bahwa tidak ada hubungan antara waktu hubungan seksual dan jenis kelamin bayi.

"Benar-benar tidak banyak yang dapat dilakukan untuk memilih jenis kelamin bayi," simpul Dr. Steinberg.

Jika benar-benar bertekad untuk memiliki seorang anak perempuan, ada dua prosedur medis berteknologi tinggi yang melibatkan penyortiran sperma atau embrio yang lebih menjanjikan, tetapi etikanya masih diperdebatkan.

Baca Juga: Kenali Penyakit Radang Panggul, Apakah Memengaruhi Kesuburan?

Kapan Bisa Tahu Jenis Kelamin Si Kecil?

Adakah Posisi Seks yang Dapat Menentukan Jenis Kelamin Bayi 3.jpg

Foto: pixabay.com

Banyak pasangan yang mencari tahu jenis kelamin bayi mereka, bahkan saat usia kandungan yang sangat dini. Padahal, jenis kelamin baru bisa diketahui pada usia kandungan 18 hingga 20 minggu, itupun kalau posisi si kecil di perut memungkinkan.

Elizabeth Pryor, MD, FACOG bahkan pernah diminta mengetahui jenis kelamin berdasarkan detak jantung janin.

Padahal, hal itu adalah mitos dan belum terbukti secara ilmiah kalau hal ini benar.

Yang lain lagi menggunakan tes pendulum. Bandul diayunkan di atas perut hamil dan jenis kelamin bayi konon terungkap bergantung pada cara pendulum itu berayun.

Sekali lagi, tidak ada bukti yang terdokumentasi bahwa tes ini berfungsi.

Oleh karena itu, jangan frustrasi jika dokter tidak tahu apa jenis kelamin bayi dengan USG. Belilah pakaian warna-warna netral agar aman!

(TPW/DIN)

Artikel Terkait