DI ATAS 5 TAHUN
27 Mei 2019

Agar Tidak Kelewat Batas, Ajari Anak 5 Etika di Tempat Umum

Jangan biarkan anak berperilaku buruk di keramaian
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Membawa Si Kecil belanja ke supermarket, makan ke restoran, atau bahkan ke pesta ulang tahun, bisa menjadi pengalaman yang menantang bagi Moms dan Dads. Sewaktu-waktu, perilaku anak bisa jadi memburuk di tempat-tempat umum karena berbagai alasan.

Menurut Sharon K. Hall, Ph.D., penulis Raising Kids in the 21st Century, anak-anak secara alami cenderung ingin menyenangkan orang tua mereka, sehingga mereka akan berusaha berperilaku seperti yang Moms ajarkan kepadanya.

“Ketika kita sudah menentukan ekspektasi dengan jelas pada anak sejak ia balita tentang bagaimana ia harus bersikap, mereka akan menerapkan ekspektasi-ekspektasi itu pada dirinya sendiri,” ujar Sharon.

Para ahli pun mengatakan bahwa bahkan anak berusia 18 bulan sekalipun akan bersikap responsif terhadap harapan orang tua mereka.

Tidak berarti anak-anak tidak akan pernah berperilaku buruk, tetapi jika Moms terbiasa menetapkan harapan yang jelas akan perilaku yang baik, disertai dengan konsekuensi tertentu jika harapan itu tidak terpenuhi, maka anak akan tahu bahwa berperilaku baik seperti yang Moms minta itu penting dan harus dilakukannya.

Jadi, apa yang harus Moms lakukan? Setidaknya, ajari anak etika dasar ketika ia berada di tempat umum agar nantinya ia tahu sikap seperti apa yang harus diterapkan di lingkungan sosial. Berikut lima etika di tempat umum yang bisa Moms ajarkan pada Si Kecil.

Baca Juga: 7 Makanan yang Bisa Redakan Tantrum Balita, Moms Mau Coba?

1. Tidak Mengganggu Orang Lain

Ajari Anak 5 Etika di Tempat Umum

Inilah salah satu etika di tempat umum yang harus anak pahami, terutama di tempat yang tidak terlalu ramai namun terdapat orang lain yang memiliki kepentingan di sana, misalnya tempat ibadah, ruang praktik dokter, atau restoran.

Katakan pada anak bahwa orang yang sedang beribadah memerlukan suasana yang tenang agar khusyuk ibadahnya.

Begitu pun orang yang sedang mengantri di ruang praktik dokter, mereka mungkin sedang sakit sehingga butuh ketenangan.

Ajarkan pada anak untuk tidak berteriak, tidak berlari-larian, atau apapun yang mengusik kepentingan orang lain yang berada di sana.

2. Menghormati Orang Lain

Ajari Anak 5 Etika di Tempat Umum

Etika di tempat umum berikutnya yang harus diketahui buah hati adalah menghormati Si Kecil.

Menghormati orang lain berarti anak memiliki toleransi, sikap, dan tata krama yang baik, serta menghargai perbedaan.

Kemampuan ini harus dimiliki anak terutama ketika ia berada di tempat orang lain, misalnya diajak Moms berkunjung ke rumah kerabat, atau menghadiri pesta ulang tahun temannya.

Ajarkan pada anak untuk mengucapkan "terimakasih" ketika diberi suguhan, memberi salam ketika bertemu, dan berpamitan ketika hendak pergi.

“Bila kita fokus mulai dari usia 2 tahun, anak akan memahami lebih cepat dan tidak melakukan perlawanan. Mereka pun akan jadi lebih disiplin dan bersikap baik,” ujar Robert Brooks, PhD, penulis buku Raising a Self-Disciplined Child.

Baca Juga: Ajarkan 4 Prinsip Dasar Ini Agar Si Kecil Dapat Tumbuh Sopan

3. Menggunakan Fasilitas Umum dengan Wajar

Ajari Anak 5 Etika di Tempat Umum

Mungkin anak merasa sah-sah saja berdiri dan menginjak bangku mobil pribadi Moms atau Dads. Tapi, sikap tersebut tidak bisa dilakukan ketika anak menggunakan transportasi umum.

Anak harus tahu bahwa kursi di transportasi umum itu akan diduduki oleh orang lain setelah dirinya, sehingga tidak boleh dikotori.

Begitu juga ketika anak bermain di playground, misalnya, anak harus belajar untuk memperlakukan mainan yang ada di sana sebagai milik bersama.

Itu artinya, ia tidak bisa mendominasi permainan yang ada, mau berbagi dengan anak lain, dan tidak merusaknya.

4. Berbicara Sopan Kepada Orang Lain

Ajari Anak 5 Etika di Tempat Umum

Salah satu etika di tempat umum yang paling penting adalah bersikap sopan. Di tempat umum, selalu ada kemungkinan anak berinteraksi dengan dengan orang lain yang ditemuinya, misalnya teman-teman Moms dan Dads, pelayan di restoran, kasir minimarket, petugas playground, bahkan dokter dan perawat di rumah sakit.

Nah, anak harus mampu berkomunikasi dengan baik terhadap orang-orang yang ditemuinya di tempat umum.

Katakan pada anak untuk tidak berteriak, menimpali pembicaraan yang tidak melibatkannya, memotong pembicaraan, atau mengikuti kata-kata orang lain.

Baca Juga: 5 Cara Agar Anak Menghargai Perbedaan Pendapat

5. Tidak Berperilaku Agresif

Ajari Anak 5 Etika di Tempat Umum

Beberapa anak bisa bersikap agresif jika sedang marah, frustrasi, atau bad mood. Kalau sudah begini, anak bisa membentak, menggigit, atau bahkan memukul orang lain.

Meski tidak bertujuan untuk menyakiti orang lain, perilaku agresif tidak bisa diterima, terutama jika dilakukan di tempat umum.

Moms bisa mengajarkan pada anak untuk memperlakukan orang lain sebagaimana ia ingin diperlakukan. Misalnya, jika tidak mau dipukul, berarti anak pun tidak boleh memukul.

Kembangkan kemampuan berkomunikasi pada anak, agar ia mampu mengomunikasikan dengan baik keinginannya tanpa harus mengungkapkannya dengan emosi.

Itulah lima etika di tempat umum bagi anak yang harus dikuasai sejak dini, ya, Moms. Jangan lupa ajari anak etika di tempat umum agar ia menjadi anak yang mudah beradaptasi di mana pun ia berada.

(VAN/INT)

Artikel Terkait