PERNIKAHAN & SEKS
20 April 2020

Ketahui 4 Alasan Mengapa Suami Berbohong

Tidak hanya pertanda suami berselingkuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Orami

Mungkin sangat sulit untuk memahami mengapa suami berbohong kepada Moms.

Apalagi ketika menikah, Moms dan pasangan sudah mengikat janji suci untuk saling mencintai, menghormati, dan percaya satu sama lain.

Lalu, bagaimana jika Moms mengetahui suami telah mengungkapkan kebohongan?

Moms mungkin mencari tahu tentang adanya alasan tertentu yang mendasarinya.

"Berbohong rasanya seperti bentuk pengkhianatan yang serius. Tetapi jika Anda tahu suami berbohong, pemberian reaksi yang dapat memengaruhi kemungkinan pasangan untuk berbohong lagi," tulis Amy Morin, LCSW, pekerja sosial klinis dan psikoterapis berlisensi, mengutip Everyday Health.

Ada empat alasan mengapa suami mungkin telah berbohong kepada Moms. Cari tahu lebih lanjut berikut ini, Moms.

Baca Juga: Ini 5 Kebohongan yang Boleh Dikatakan Pada Pasangan

Alasan Suami Berbohong pada Moms

Ada beberapa alasan mengapa suami mungkin telah berbohong kepada Moms.

Moms perlu memahami bahwa hal ini tidak melulu berkaitan dengan suami yang telah berselingkuh. Mengutip Her Norm, berikut ini beberapa alasannya.

1. Untuk Melindungi Perasaan Istri

suami berbohong-1

Foto: Orami Photo Stock

Suami yang berbohong mungkin sebenarnya memiliki niat baik ketika ia berbohong tentang hal-hal kecil.

Suami mungkin merasa bahwa dengan berbohong, ia sebenarnya menjaga perasaan Moms dalam jangka panjang.

Suami mungkin juga tidak merasa perlu berbagi kebenaran tentang semua macam masalah yang terjadi dalam hidupnya. Hal ini membuatnya secara insting berbohong.

Studi dalam European Journal of Education Studies, menyatakan bahwa seseorang mungkin tidak merencanakan kebohongan yang dikatakan.

Mereka hanya menghabiskan sedikit upaya ketika mereka berbohong, dan merasa sedikit sedih.

2. Untuk Memudahkan Sesuatu

suami berbohong-2.jpg

Foto: verywellmind.com

Pria cenderung tidak ingin berkelahi dengan pasangan hidupnya. Karena itu, suami tidak jujur karena terkadang mungkin lebih mudah berbohong daripada mengatakan yang sebenarnya.

Misalnya, ketika suami mengatakan ia pulang malam karena bekerja, padahal sebenarnya ia bersenang-senang dengan teman-teman prianya, ia mungkin tidak ingin ada keributan.

Ini bisa jadi karena Moms mungkin akan berasumsi bahwa pria pulang telat berarti selingkuh dengan wanita lain.

Dalam situasi ini, suami mungkin merasa bahwa berbohong membuat sang istri tidak perlu mempermasalahkan sesuatu.

Baca Juga: Tips Menghadapi Suami yang Cemburu, Jangan Ikut Panas, Moms!

3. Tidak Ingin Berargumen dengan Istri

suami berbohong-3

Foto: Orami Photo Stock

Selain ingin membuat situasi tidak semakin runyam, suami yang berbohong mungkin karea ia tidak ingin berargumen dengan istri, yang kemudian menjadi sebuah pertengkaran rumah tangga.

Mengutip Counseling, orang yang sering berbohong mungkin punya keinginan untuk bisa memegang kendali terhadap situasi.

Mereka membuat kebohongan yang sesuai dengan narasi yang diinginkan.

Misalnya pada kasus pulang larut malam tadi, suami mungkin khawatir sang istri akan marah dengan apa yang sebenarnya ia lakukan. Dengan berbohong, suami hanya ingin menyelamatkan hubungan pernikahan.

4. Tidak Lagi Menghormati Istri

suami berbohong-5

Foto: Orami Photo Stock

Ini mungkin menjadi salah satu alasan yang cukup ekstrem, bahwa suami berbohong karena tidak lagi menghormati istrinya lagi.

Alasan mengapa suami tidak lagi mengatakan hal yang sebenarnya adalah karena dia mungkin tidak merasa perlu untuk memberitahu sang istri tentang cerita lengkapnya.

Kondisi ini bisa sangat sulit dihadapi, terutama saat Moms menjalin hubungan dengan seseorang yang dicintai. Tapi itu bisa menjadi gejala atau pertanda dari hubungan pernikahan yang mulai usang.

Jika suami tidak menghormati istrinya saat ini, dia tidak akan pernah melakukannya lagi.

Baca Juga: Kenali 5 Tanda Suami Kangen Istri, Moms Pernah Mengalaminya?

Itu dia Moms, kemungkinan alasan suami berbohong pada istri. Jika Moms merasakan kondisi ini, sebaiknya bicarakan dengan suami baik-baik atau berkonsultasi ke konselor pernikahan ya, Moms.

Artikel Terkait