NEWBORN
3 Agustus 2020

Alat Bantu Laktasi untuk Menyusui Si Kecil, Perlu atau Tidak?

Menggunakan alat bantu laktasi untuk bayi menyusui
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh sera
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menyusui adalah salah satu bagian terpenting dalam perjalanan seorang ibu, apalagi di awal kelahiran bayi. Bagi kebanyakan Moms, memberikan ASI dengan menyusui sudah memberikan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan kesehatan bayi.

Namun terkadang, ada beberapa masalah yang timbul sehingga membuat bayi membutuhkan asupan tambahan lain yang tidak bisa dipenuhi hanya dengan menyusui.

Salah satu metode yang bisa dilakukan untuk memberikan asupan tambahan pada bayi adalah dengan menggunakan lactation aid atau alat bantu laktasi.

Yuk Moms, kita kenali lebih lanjut tentang alat bantu laktasi ini.

Baca Juga: Ketahui 7 Kontak Laktasi agar Sukses Menyusui

Penggunaan Alat Bantu Laktasi

medela-supplemental-nursing-system-sterile-29.jpg

Foto: momandbabyshop.com

Lactation Aid atau alat bantu laktasi adalah sebuah alat bantu yang bisa digunakan Moms untuk memberi asupan tambahan pada bayi bersamaan ketika bayi sedang menyusu pada payudara ibu.

Asupan tambahan yang diberikan melalui alat bantu laktasi bisa berupa ASI perah, susu formula, air glukosa dengan tambahan kolostrum, atau air glukosa biasa.

Kapan Perlu Menggunakan Alat Bantu Laktasi?

freepik7.jpg

Foto: freepick.com

Beberapa sebab kenapa moms perlu menggunakan alat bantu laktasi di antaranya adalah:

  • Ketika aliran persediaan ASI dari payudara Moms terlalu sedikit, bayi membutuhkan tambahan dari ASI perah
  • Ketika berat badan bayi kurang, maka bayi membutuhkan tambahan kalori untuk meningkatkan berat badan. Hal ini bisa dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Terkadang, beberapa bayi mengalami mudah lelah ketika proses menyusui. Alat bantu bayi bisa membantu agar bayi mendapatkan kebutuhannya dalam jangka waktu yang relatif lebih singkat.
  • Bagi Moms yang sedang melakukan relaktasi, alat bantu laktasi bisa membantu agar bayi belajar menyusui lagi

Kelebihan Penggunaan Alat Bantu Laktasi

Photo by Irina Murza on Unsplash.jpg

Foto: Unsplash.com/Irina Murza

Alat bantu laktasi memiliki kelebihan dibandingkan metode lainnya karena bayi berada di payudara dan menyusui. Selain itu, alat bantu laktasi memiliki banyak manfaat seperti:

  • Bayi bisa mendapatkan ASI tambahan yang dibutuhkan bersamaan dengan menyusui, sehingga tidak perlu memperkenalkan metode atau teknik menyusui lain.
  • Bayi lebih banyak berlatih menyusui dengan benar. Jika bayi tidak menyusu dengan benar, ASI tidak akan naik tabung
  • Ibu dapat menikmati pengalaman penuh menyusui.
  • Membantu menghindari preferensi botol atau bingung puting. Ada sedikit kemungkinan bayi akan mulai memilih botol daripada payudara atau berhenti menyusui dengan benar karena kebingungan puting susu dengan dot botol.
  • Meningkatkan aliran ASI. Suplemen pada payudara menghilangkan frustrasi bayi dengan aliran lambat ketika pasokan ASI sangat rendah.
  • Payudara dirangsang untuk menghasilkan lebih banyak ASI dengan menyusui tambahan.
  • Bayi merasa bahwa menyusui dengan payudara membuatnya kenyang sehingga memperkuat keinginannya untuk menyusui.

Baca Juga: 5 Posisi Menyusui yang Benar Menurut Konselor Laktasi, Jangan Salah Lagi Ya!

Kelemahan Penggunaan Alat Bantu Laktasi

Photo by Brytny.com on Unsplash.jpg

Foto: Unsplash.com

Selain banyak manfaatnya, ada beberapa kelemahan penggunaan alat bantu laktasi yang perlu moms perhatikan. Dikutip dari breastfeedingusa.org, Lauren Fruehan, seorang konsultan laktasi, menjelaskan kelemahan alat bantu laktasi, yang di antaranya:

  • Bagi pemula, penggunaan alat bantu laktasi terkesan rumit untuk dipelajari dan menyebabkan frustrasi
  • Kendala biaya juga bisa menjadi faktor karena harga alat bantu laktasi cukup mahal
  • Bayi mungkin lebih suka aliran ASI/asupan tambahan dalam alat bantu laktasi, karena mengalir lebih cepat dibanding hanya menyusu pada payudara saja
  • Membersihkan alat bantu laktasi cukup memakan waktu
  • Karena memerlukan pemasangan ketika menyusui, moms terkadang merasa enggan menggunakannya ketika dikelilingi orang lain

Memasang Alat Bantu Laktasi

www.canadianbreastfeedingfoundation.org.jpg

Foto: canadianbreastfeedingfoundation.org

Sebelum menggunakan alat bantu laktasi, pastikan bayi sudah belajar menempel pada payudara dengan benar dan menyusui dengan baik. Terkadang, Moms dan bayi mengalami kesulitan di awal penggunaan alat bantu laktasi.

Tapi dengan latihan, menggunakan alat bantu laktasi akan menjadi lebih mudah dengan setiap kali Moms melakukannya. Minta perawat untuk membantu Anda menggunakan salah satu dari dua metode penggunaan bantuan laktasi ini.

Untuk memasang alat bantu laktasi, Moms bisa melakukannya dengan dua cara. Yang pertama, Moms memasang alat bantu laktasi dengan benar, dan setelah itu, bayi melakukan proses menyusui.

Cara yang lain, Moms memulai dulu menyusui bayi. Setelah bayi sudah menyusui dengan baik, Moms bisa menyelipkan alat bantu laktasi ke dalam mulut bayi yang sedang menyusui.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Hiperlaktasi Saat Menyusui

Tips Penggunaan Alat Bantu Laktasi

freepik5.1.jpg

Nah, untuk Moms yang baru menggunakan alat bantu laktasi, yuk simak tips di bawah ini.

  • Semakin baik hisapan bayi pada payudara Moms, alat bantu laktasi akan semakin mudah digunakan.
  • Kadang-kadang bermanfaat bagi ibu untuk memegang selang pada alat bantu laktasi di tempatnya dengan jarinya, karena beberapa bayi cenderung mendorong tabung keluar dari posisinya dengan lidah mereka.
  • Botol yang mengandung suplemen umumnya tidak boleh lebih tinggi dari kepala bayi. Jika alat bantu laktasi hanya berfungsi ketika botol dipegang lebih tinggi dari kepala bayi, maka ada yang salah dengan alatnya.
  • Selalu lihat kondisi dari selang dan pastikan cairan telah mengalir dengan baik.

Nah, itulah informasi penting seputar alat bantu laktasi yang perlu Moms ketahui. Jadi, perlu atau tidaknya alat bantu laktasi pada proses menyusui bergantungpada kondisi Moms dan Si Kecil. Selalu konsultasikan dengan dokter anak terkait hal ini ya Moms.

Artikel Terkait