KESEHATAN
30 Mei 2020

Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Ion?

Perlu selektif akan kandungan cairan yang masuk ke tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Tubuh manusia terdiri 70% air dan kualitas serta kuantitasnya penting untuk menjaga kita tetap sehat dan bugar.

Selama kehamilan, Moms setidaknya membutuhkan hingga 3 liter air untuk kesehatan dan perkembangan yang lebih baik bagi Moms dan bayi dalam kandungan.

Moms perlu mengonsumsi minuman yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang saat hamil.

Lalu amankan minuman ion untuk ibu hamil?

Baca Juga: 7 Jenis Minuman Sehat untuk Ibu Hamil, Segar dan Enak!

Minuman Ion Selama Kehamilan

Agar Terhidrasi Saat Berpuasa, Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Ion.jpg

Foto: depositphotos.com

Hampir setiap orang mengalami kesulitan menjaga keseimbangan pH, terutama ibu hamil.

Selama kehamilan tubuh Moms akan menjadi lebih asam karena bayi menggantikan unsur-unsur basa tubuh dengan kadar asam yang dihasilkan.

Bayi mengonsumsi elemen alkali ibu dan menghasilkan kadar asam yang ditambahkan ke sistem ibu dan semua ini menghasilkan penumpukan asam dan refluks asam selama kehamilan.

Kadar asam yang dikeluarkan dari cairan ketuban oleh plasenta dalam tubuh wanita hamil semakin menambah penumpukan asam dan refluks.

Racun, bahan kimia, dan radikal bebas lainnya ada dalam tubuh dan akan memperburuk sistem kekebalan tubuh ibu dan bayi dalam kandungan, sehingga rentan terhadap berbagai penyakit.

Ibu hamil akan kesulitan menjaga pH. Maka dari itu Moms perlu mengonsumsi minuman ion.

Menurut jurnal Hindawi, alkalinitas diperlukan agar tetap sehat dan tumbuh dengan baik, serta ibu dan bayi perlu menetralkan kadar asam dalam tubuh.

Alkali dapat mengikat kadar asam dan menetralisirnya, sehingga pH tetap terjaga selama kehamilan.

Baca Juga: Ini Alasan Air Putih adalah Minuman Terbaik saat Hamil

Kebutuhan Air Selama Kehamilan

Agar Terhidrasi Saat Berpuasa, Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Ion 2.jpg

Foto: depositphotos.com

Bayi dalam kandungan membutuhkan banyak air, bukan hanya karena 70% dari tubuhnya adalah air, namun juga kantung ketuban yang tumbuh penuh dengan hampir 100% air.

Sedangkan ibu hamil sendiri memerlukan lebih banyak air.

Dikutip dari jurnal Circulation, selama kehamilan, volume darah ibu hamil akan meningkat sebanyak 20-100%.

Dengan semua kebutuhan ekstra air selama kehamilan, banyak ibu hamil mengalami kesulitan menjaga air yang keluar, apalagi saat mual di pagi hari.

Air yang terionisasi basa memiliki manfaat membuat lebih banyak air yang menyerap ke dalam sel dan air yang terionisasi cenderung memiliki efek menetap saat perut terasa mual.

Dengan begitu, Moms tidak perlu takut kekurangan air selama kehamilan.

Baca Juga: 5 Minuman Sehat untuk Membantu Program Hamil

Manfaat Mengonsumsi Minuman Ion

Agar Terhidrasi Saat Berpuasa, Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Ion 3.jpg

Foto: news-medical.ne

Menurut ahli ginekologi Jepang yang terkemuka, Prof. Watanabe Ifao dari Rumah Sakit Watanabe, Jepang, manfaat minum air terionisasi telah dibuktikan oleh puluhan ribu pasien.

Penelitiannya menunjukkan bahwa minum air terionisasi alkali dapat menurunkan risiko preeklampsia, suatu kondisi berbahaya yang berkembang karena keasaman tubuh ibu yang terlalu lama menetap.

Selain itu, mengonsumsi minuman ion saat hamil akan membantu menstabilkan tekanan darah, mengurangi retensi air dan mengurangi pembengkakan di bagian kaki.

Menariknya, penelitian tersebut juga menunjukkan kecerdasan bayi di atas rata-rata.

Itulah penjelasan tentang minuman ion selama kehamilan. Konsultasikan juga dengan dokter ya, sebelum mengonsumsinya.

Baca Juga: Ini Alasan Air Putih adalah Minuman Terbaik saat Hamil

Artikel Terkait