KEHAMILAN
8 Desember 2019

Amankah Menggunakan Minyak Esensial saat Hamil?

Hindari penggunaannya di awal kehamilan
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Mmankah menggunakan minyak esensial saat hamil? Simak penjelasannya berikut ini.

Selama bertahun-tahun, banyak orang telah menggunakan minyak esensial tidak hanya sebagai aromaterapi saja, namun juga mengobati berbagai macam penyakit. Bahkan jenis minyak ini juga bisa menghilangkan rasa sakit dan nyeri pada kehamilan, tetapi tidak selalu direkomendasikan untuk digunakan pada wanita hamil.

Minyak esensial ini pada dasarnya mengandung bahan kimia yang dapat diserap ke dalam tubuh. Bila terserap ke dalam tubuh, minyak esensial akan bekerja seperti obat-obatan.

Pada ibu hamil, minyak ini mungkin akan masuk melalui plasenta dan mencapai janin di dalam kandungan.

Amankah Menggunakan Minyak Esensial Saat Hamil?

1. Minyak Esensial di Trimester Pertama

minyak esensial saat hamil

Jika Moms ingin menggunakan minyak esensial saat hamil, jangan gunakan di awal kehamilan.

“Karena berpotensi menyebabkan kontraksi rahim atau mempengaruhi bayi pada tahap awal perkembangannya,” Jill Edwards, dokter kedokteran naturopati yang berpusat di Oregon yang berspesialisasi dalam perawatan kehamilan.

Ibu hamil juga harus menghindari produk aromaterapi dan perawatan di trimester pertama, karena minyak esensial adalah bahan utama yang digunakan dalam aromaterapi.

2. Minyak Esensial di Trimester Kedua dan Ketiga

minyak esensial saat hamil

"Pada trimester kedua dan ketiga, beberapa minyak esensial aman digunakan saat hamil, karena janin dalam kandungan sudah lebih berkembang," tambah Jill Edwards.

"Setelah memasuki trimester kedua dan ketiga, beberapa minyak esensial tertentu dapat mengurangi beberapa gejala kehamilan seperti mual, pergelangan kaki bengkak, dan stretch mark," kata Dr. Nada Milosavljevic, pendiri dan direktur Program Kesehatan Integratif di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan pencipta SageTonic. Tipsnya, Moms harus menggunakan minyak esensial saat hamil, dari merek yang terkenal.

Jangan lupa bahwa penggunaan minyak esensial saat hamil hanya boleh diaplikasikan pada bagian permukaan kulit saja. Jangan diminum atau ditelan karena berisiko menyebabkan keguguran, persalinan prematur, atau secara negatif mempengaruhi janin di dalam kandungan Moms.

Moms mungkin harus mencampurkan minyak esensial dengan minyak zaitun atau minyak kelapa sebelum dioleskan ke kulit.

3. Minyak Esensial yang Harus Dihindari Saat Hamil

minyak esensial saat hamil

Minyak esensial yang dapat menyebabkan kontraksi adalah jenis minyak esensial yang harus dihindari penggunaannya. Dilansir dari jurnal yang diterbitkan oleh International Federation of Professional Aromatherapists dalam jurnal Pregnancy Guidelines, berikut adalah daftar minyak esensial yang harus dihindari saat hamil:

  • Oregano
  • Thyme
  • Savoury
  • Clove
  • Cinnamon
  • Cumin
  • Aniseed
  • Fennel
  • Anise star
  • Sweet Birch
  • Wintergreen

Kesimpulannya, pastikan Moms tidak menggunakan minyak esensial ini saat hamil. Tunggulah hingga Moms melahirkan.

(AWD/DIN)

Artikel Terkait