DI ATAS 5 TAHUN
11 Desember 2018

Anak Dibully oleh Guru, Apa yang Harus Dilakukan?

Cari informasi lebih dalam dan segera cari jalan keluarnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Walau mungkin tidak disangka-sangka, orang tua tak boleh menutup mata terhadap fakta bahwa insiden anak di-bully guru bisa dan telah terjadi.

Dalam beberapa kasus, akibatnya fatal bagi kondisi fisik, emosional, bahkan jiwa anak.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bully atau perundungan adalah proses, cara, perbuatan menggunakan kekuatan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang yang lebih lemah darinya.

Perundungan bisa terjadi dalam bentuk fisik, verbal, sosial, dan online atau cyberbullying.

Dalam insiden anak di-bully guru, beberapa kemungkinan yang bisa terjadi adalah:

- Mempermalukan anak di depan murid lain dengan melontarkan pernyataan atau candaan yang bersifat SARA, maupun menyinggung orientasi seksual, latar belakang sosial ekonomi, kehidupan pribadi, atau kemampuan belajar.

- Dengan sengaja menjadikan anak sebagai contoh buruk bagi murid lain.

- Memaksa atau mengancam anak untuk melakukan sesuatu, baik dengan tekanan fisik maupun psikis.

Sebagian besar keluhan anak tentang guru “jahat” mungkin memang berasal dari salah tafsir anak atas sikap tegas guru yang mendorongnya untuk lebih tekun belajar dan mendapatkan nilai bagus.

Tapi bila keluhan disertai dengan perubahan drastis dalam perilaku atau semangat sekolah anak, Moms perlu mulai menanggapi serius keluhan masalah anak dan guru dengan beberapa langkah berikut:

Baca Juga: 5 Jenis Bullying yang Mungkin Dialami Anak

Menggali Informasi dari Anak

apa yang harus dilakukan saat anak merasa dibully oleh gurunya 1

Untuk mencari tahu apakah masalah anak dan guru terjadi karena konflik biasa atau akibat tindakan guru yang melewati batas, Moms bisa bertanya pada anak tentang beberapa hal berikut:

- Sudah berapa lama anak merasa terintimidasi atau tidak menyukai guru tersebut?

- Apa sebelumnya ada masalah tentang perilaku negatif anak di kelas?

- Apa guru tersebut memberikan perlakuan yang sama pada murid lain?

Katakan bahwa Moms akan mencoba meluruskan masalah ini, sehingga dia perlu bicara jujur dan terbuka tentang apa yang dialaminya.

Mendokumentasikan Insiden Perundungan

apa yang harus dilakukan saat anak merasa dibully oleh gurunya 2

Dibandingkan dengan perundungan fisik, perundungan secara emosional dan verbal akan lebih sulit dibuktikan.

Untuk itu, kesaksian anak di-bully guru perlu Moms dokumentasikan secara objektif melalui rekaman maupun tulisan.

Informasi spesifik yang harus Moms dokumentasikan adalah tanggal kejadian, waktu kejadian, para saksi, tindakan dan ucapan yang dilakukan, serta konsekuensi akibat kejadian tersebut.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menjelaskan Bullying Pada Anak?

Bertanya Pada Orang Tua Murid Lain

apa yang harus dilakukan saat anak merasa dibully oleh gurunya 3

Peristiwa tidak menyenangkan di sekolah yang menimpa anak ataupun murid lain, biasanya akan diceritakan pada orang tua.

Untuk mendapatkan informasi tambahan, Moms bisa mencoba bertanya secara pribadi pada orang tua murid lain apakah anaknya pernah mengeluhkan perlakuan guru tertentu.

Bila orang tua murid lain juga mengungkapkan kekhawatiran mereka akan perlakuan guru pada anak, hal tersebut bisa menjadi indikasi ada masalah anak dan guru yang serius dan perlu segera diselesaikan.

Berbicara dengan Pihak Sekolah

apa yang harus dilakukan saat anak merasa dibully oleh gurunya 4

Moms sudah mendapat banyak informasi dan data kuat bahwa anak di-bully guru?

Maka langkah selanjutnya adalah berdiskusi dengan pihak sekolah untuk mencari jalan keluar bagi masalah anak dan guru ini.

Jangan lupa untuk mendokumentasikan secara tertulis waktu, isi, dan hasil pertemuan Moms dengan pihak sekolah.

Ini akan diperlukan bila masalah anak di-bully guru tidak bisa diselesaikan di tingkat sekolah dan perlu dibawa ke dinas pendidikan.

Baca Juga: 6 Jenis Emotional Abuse Ini Sering Tanpa Sadar Orang Tua Lakukan Kepada Anak

Menguatkan Anak

apa yang harus dilakukan saat anak merasa dibully oleh gurunya 5

Sama seperti perundungan yang dilakukan oleh teman sebaya, insiden anak di-bully guru yang berlangsung dalam waktu lama juga bisa membuat anak trauma, stres, sulit tidur, depresi, hingga memiliki pemikiran untuk bunuh diri.

Karena itulah, Moms juga perlu memberikan dukungan dan banyak mendengarkan pendapat anak untuk menguatkan kembali rasa percaya dirinya.

Moms tidak perlu terlalu banyak membahas tentang masalah anak dan guru, cukup bantu anak untuk menyadari kelebihan dirinya dan mengalihkan fokusnya pada aktivitas atau hobi yang disukai.

Sebagian besar korban perundungan tidak berani melaporkan apa yang mereka alami.

Taktik mengabaikan, pergi dari tempat, atau meminta dengan tegas untuk berhenti juga sulit diterapkan oleh anak bila pelakunya adalah guru.

Jadi Moms perlu segera melakukan intervensi bila ada indikasi serius anak di-bully guru.

Apakah anak Moms juga pernah mengalami di-bully oleh gurunya?

(WA)

Artikel Terkait